Advertisement
Source : commons.wikimedia.org

10 Tempat Wisata di Blora Terbaru yang Populer, Sudah Pernah ke Sini?

Mulai dari wisata edukasi, wisata budaya dan sejarah, wisata alam, hingga wisata yang cocok untuk keluarga bisa kamu temukan di Blora.

19 Desember 2025 Nadia Kamila

2. Kereta Api Lokomotif Drensin

Kereta jenis kedua menggunakan mesin Honda buatan Jepang dan kapasitas penumpangnya hanya 6 orang dewasa saja. Harganya pun lebih mahal Rp50.000 tapi rutenya juga lebih jauh dibandingkan tipe Ruston.

5. Desa Wisata Sambongrejo (Kampung Samin)

 desa wisata sambongrejo
jadesta.kemenparekraf.go.id

Melansir dari website resmi pemerintah Jawa Tengah, Desa Sambongrejo menerima penghargaan sebagai salah satu desa terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023. 

Selain menikmati alam pedesaan, kamu bisa memilih berbagai paket wisata. Mulai dari edukasi pembuatan tempe dengan bungkus daun jati, mengikuti kelas keterampilan membatik, hingga berkunjung ke Kampung Samin. 

Pertama kali datang ke Kampung Samin, kamu akan disambut dengan kesenian tradisional Drumblek dan Klothek Lesung. Klothek Lesung adalah seni musik tradisional dari alat penumbuk padi. 

Untuk kamu pecinta sejarah dan budaya, wajib berkunjung ke Pendopo Agung Kampung Samin untuk belajar kearifan lokal sedulur sikep Samin. Banyak pitutur atau nasihat bijak yang bisa didapatkan dari sini.

8 Rekomendasi Wisata Ciwidey untuk Keluarga dan Ramah Anak, Seru Banget!

6. Waduk Tempuran

tempat wisata di blora waduk tempuran
visitjawatengah.jatengprov.go.id

Pemerintah Kolonial Belanda membangun Waduk Tempuran pada tahun 1914. Fungsinya untuk irigasi pertanian, budidaya ikan air tawar, pencegah banjir, hingga sumber PDAM lokal. 

Namun kini Waduk Tempuran menjadi tempat wisata baru di Blora yang populer. Terdapat banyak cafe dan resto yang menyediakan ikan segar dari waduk, wisata perahu untuk keliling waduk, hingga kolam renang.

Wisata ini cocok sebagai destinasi wisata bersama keluarga besar karena ada banyak aktifitas yang bisa dilakukan di Waduk Tempuran. Diantaranya:

  • Keliling Waduk dengan menaiki speedboat, bebek bermesin, dan wisata perahu
  • Mengabadikan momen di banyak spot foto estetik ataupun sunset di waduk
  • Bersantai di gazebo menikmati keindahan waduk
  • Wisata petik buah jambu 
  • Mencicipi kuliner ikan air tawar segar
  • Kalau beruntung, bisa melihat kumpulan atlet dayung yang berlatih di waduk

Harga tiket masuknya hanya Rp10.000 dan kamu bisa puas menikmati seluruh spot wisata di waduk mulai jam 8 pagi hingga jam 6 sore. 

7. Goa Kidang Tinapan

tempat wisata di blora goa kidang tinapan
visitjawatengah.jatengprov.go.id

Goa Kidang TInapan adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi pecinta sejarah. Terdapat jejak arkeologis berupa fosil kerangka manusia yang diberi nama manusia Karst Goa Kidang.

Menurut hasil penelitian, manusia Karst ini hidup pada zaman Holosen atau tahun 9560 sampai 9300 sebelum masehi. Uniknya peneliti menemukan fosil ini dalam posisi meringkuk menghadap arah matahari terbit yang diyakini merupakan ritual penguburan manusia tertua. 

Sebenarnya aktivitas yang bisa dilakukan di Goa Kidang Tinapan ini hanya terbatas pada berjalan-jalan menjelajahi keindahan goa dan belajar sejarah saja. Hal ini wajar karena destinasi ini masuk cagar budaya.

8. Replika Fosil Gajah Purba Blora

tempat wisata di blora Replika Fosil Gajah Purba Blora
visitjawatengah.jatengprov.go.id

Rekomendasi tempat wisata di Blora terbaru yang populer lainnya adalah Replika Fosil Gajah Purba Blora. Replika fosil ini berada di kawasan alun-alun  Blora yang bebas dikunjungi siapapun setiap hari tanpa membayar tiket masuk.

Para arkeologi menemukan fosil gajah raksasa ini di Desa Mendalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora pada Maret tahun 2009 lalu. Banyaknya fosil yang ditemukan, akhirnya menjadikan Blora sebagai tempat riset para arkeolog dari berbagai kampus di dalam hingga luar negeri.

Gajah purba ini bernama Elephas Hysudrindicus dan hidup sekitar 800 ribu hingga 200 ribu tahun yang lalu. Tinggi gajah purba ini sekitar 5 meter dan beratnya sekitar 8 ton!

Uniknya fosil gajah ini hampir 90% tulang belulangnya masih utuh ketika ditemukan dan kini disimpan di Museum Geologi Bandung. Sementara replikanya dibuat dari kayu jati yang mirip dengan bentuk aslinya. 

Halaman:

Advertisement