Tips Agar Pemilik Kost Akrab Dengan Penghuni Kost

Tips Agar Pemilik Kost Akrab Dengan Penghuni Kost – Anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja atau #DiKosAja selama pandemi Covid-19 ini tentunya menjadi salah satu hal yang tak bisa diabaikan begitu saja, baik oleh penghuni ataupun pemilik kost. Dengan adanya anjuran physical distancing tentunya banyak anak kost yang memilih untuk tidak kembali ke kampung halaman serta mengurangi aktivitas di luar kost. Hal ini tentu membuat pemilik kost, khususnya yang tinggal satu gedung dengan anak kost, akan lebih sering bertemu dengan para penghuninya.

Memasuki bulan Ramadan, kondisi saat ini sebenarnya bisa dijadikan momen agar para pemilik kost yang tinggal satu gedung dengan anak kost dapat mengakrabkan diri. Saat anak kost merasa akrab dan dekat dengan pemilik kost, biasanya mereka menjadi lebih betah untuk tinggal di kost milik Anda.

Nah, bagi pemilik kost yang tinggal satu rumah atau satu gedung dengan penghuni kost-nya, berikut ini adalah tips-tips yang bisa disimak agar pemilik kost menjadi semakin akrab dengan penghuni kost sehingga sama-sama betah di kost.

Tips Agar Pemilik Kost Akrab Dengan Penghuni Kost

 

1. Buat Suasana Kost Senyaman Mungkin

Suasana kost yang nyaman tentu menjadi salah kunci agar hubungan antara pemilk kost dan anak kost bisa berjalan dengan baik. Jika suasana kost nyaman, tentunya penghuni kost pun akan merasa nyaman berada di kost serta tidak sungkan untuk menjalin komunikasi baik dengan pemilik kost yang tinggal satu gedung dengan mereka. Suasana kost yang nyaman juga penting di saat kondisi wabah saat ini, di mana banyak anak kost harus tinggal #DiKosAja untuk mengurangi risiko penyebaran virus.

2. Anggap anak kost seperti anak sendiri

Perlakuan anak kost sebagai mana Anda memperlakukan anak sendiri. Luangkanlah waktu untuk melakukan hal kecil yang membuat anak kost merasa diperhatikan seperti menanyakan kabar, menanyakan kondisi kesehatan, dan lain sebagainya. Saat bulan puasa, Anda juga bisa membantu anak kost bangun sahur.

Bila tidak ada rasa canggung, tentunya anak kost Anda akan lebih betah untuk tinggal #DiKosAja selama wabah serta di masa depan mereka pun cenderung memilih untuk tetap memilik properti kost Anda sebagai tempat tinggal sementara.

3. Perbanyak bertegur sapa dan berbincang dengan anak kost

Jangan terkesan cuek dan tidak peduli. Cukup banyak pemilik kost yang bahkan tak pernah bertemu muka seminggi sekali dengan para penghuni kostnya. Padahal, selain mampu mencairkan suasana, sering berbincang dengan anak kost membuat mereka makin betah karena mempunyai pemilik kost yang ramah, begitu juga sebaliknya.

4. Tanyakan bila anak kost ada kesulitan atau perlu dibantu

Berada jauh dari keluarga, tinggal di kota perantauan, tentunya banyak suka duka yang dialami oleh anak kost. Banyak pula orang yang menjadi anak kost untuk pertama kalinya sehingga mereka sering menghadapi kesulitan. Oleh karena itu, rutin menanyakan kondisi anak kost apakah mereka mengalami kesulitan atau sedang butuh bantuan tentu akan membangun keakraban antara pemilik dan anak kost.

5. Sering membagikan atau memberi makanan untuk anak kost

Bagi anak kost, mendapatkan makanan tentunya menjadi hal yang cukup dinanti-nantikan. Apalagi di kondisi seperti sekarang, di mana sebagian dari mereka terkadang mengalami keterbatasan uang bulanan atau sulitnya mencari makanan saat semua warung tutup karena pandemi di tengah bulan Ramadan. Sebagai pemilik kost, Anda bisa membantu meringankan beban mereka dengan cara berbagi makanan. Tidak harus tiap hari, hal tersebut dapat dilakukan bila ada kesempatan berbagai atau bila ada makanan lebih. Misalnya dengan membagikan takjil untuk berbuka atau mempersiapkan sekardus indomie di dapur yang bisa bebas dimasak oleh penghuni kost.

6. Tidak terlalu kaku saat menghadapi kebiasaan anak kost

Bukan berarti membiarkan anak kost melakukan apa saja, melainkan lebih memaklumi berbagai macam kebiasaan anak kosan yang masih dapat ditolerir serta mencoba memahami kenapa mereka melakukan hal tersebut. Misalnya, tolerir terhadap anak kost yang senang bermain gitar di kamar kost untuk mengusir kebosanan di tengah wabah Corona. Selama kegiatan ini tak mengganggu penghuni lainnya, tentu tak perlu melarang anak kost tersebut bermain gitar. Terlalu banyak peraturan yang kaku tanpa memandang kondisi anak kost malah akan membuat anak kost tidak betah menyewa kamar di properti kost Anda.

Ada banyak manfaat positif dari mengakrabkan diri dengan penghuni kost. Selain membuat mereka lebih betah selama masa #DiKosAja, anak kost yang merasa dekat dan akrab dengan pemilik kost tentu bisa membantu memberikan review positif sehingga lebih banyak orang yang tertarik untuk menyewa kamar kos di properti Anda.