5 Tips Jitu Agar Lulus Psikotes dan Contoh Soal Psikotes

 Lailla | Sen, 25 Mei 2020

5 Tips Jitu Agar Lulus Psikotes dan Contoh Soal Psikotes – Ujian berbentuk psikotes sering digunakan sebagai cara untuk menyeleksi mahasiswa atau karyawan di perusahaan. Meksipun terlihat mudah, tetapi untuk mengerjakan soal psikotes dibutuhkan banyak latihan dan pembiasaan. Masalah yang kerap dihadapi dalam mengerjakan soal psikotes adalah waktu yang terbatas, sehingga ada soal-soal yang terlewat. Lalu, bagaimana cara mengatasi soal psikotes yang penuh trik?

Tips Mengerjakan Soal Psikotes dan Contoh Soal Psikotes

pixabay.com

Mengerjakan soal psikotes membutuhkan konsentrasi dan persiapan yang matang. Tanpa persiapan cukup, kamu tidak akan siap ketika mengerjakannya. Tidak cukup hanya dengan mencari cara mengakali psikotes karena jenis soal psikotes bermacam-macam. Jika kamu menjawab asal-asalan, penilai tidak dapat menganalisis karakter dan kepribadianmu secara tepat. Akibatnya, kamu bisa ditolak masuk Perguruan Tinggi hingga ditolak bekerja.

Proses seleksi tes psikotes sangat sering dilakukan sebelum seseorang maju sampai tahap wawancara. Mulanya, pendaftar akan diminta mengirim CV, kemudian menjalani serangkaian seleksi. Selain itu, tes psikotes juga seringkali digunakan untuk menyeleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Fungsi tes psikotes memang sangat beragam, sehingga tidak mengherankan jika ada banyak lokasi yang menggunakan sistem seleksi tes psikotes untuk menyaring peserta atau kandidat.

Macam-Macam Soal Psikotes

Jenis soal psikotes yang diujikan di satu tempat dan tempat lainnya bisa berbeda. Namun, secara umum prinsip untuk mengerjakan soal psikotes tetaplah sama. Sebagai tambahan informasi, berikut ini adalah macam-macam soal psikotes yang seringkali diujikan.

1. Tes Psikotes Logika Aritmatika

Tujuan tes logika aritmatika adalah melatih kecermatan dan ketelitian dalam memecahkan masalah. Kemampuan penjawab akan diuji, terutama dalam hal berhitung, mulai dari tingkat mudah hingga tingkat yang sulit.

2. Tes Wartegg

Tes wartegg bertujuan untuk melihat kepribadian seseorang dalam mengambil keputusan. Jadi, penilai darpat mengetahui cara pengambilan keputusanmu sekaligus menilai karakter. Tes ini membutuhkan kemampuan analisis yang tajam karena muncul dalam bentuk gambar yang berbeda-beda. Biasanya, terdapat gambar metode proyektif dan peserta tes diminta membentuk sesuatu melalui garis-garis pada soal tersebut.

3. Tes Kemampuan Verbal

Test ini bertujuan untuk menilai kemampuan seseorang dalam berbahasa. Soal yang muncul biasanya berkaitan dengan sinonim, mencari antonim, dan atau hubungan kata. Dituntut ketelitian dan kecermatan penjawab soal agar bisa menyelesaikan seluruh soal yang diujikan.

4. Tes Psikotes Spasial

Tes psikotes spasial bertujuan untuk mengetahui kemampuan imajinasi seseorang. Soal yang muncul berkaitan dengan bangun ruang dan menuntut penjawabnya agar teliti ketika menjawab. Banyaklah berlatih soal tes spasial agar dapat lebih cepat dalam mengerjakan.

5. Personal Preference Schedule Test

Dalam soal psikotes personal preference schedule test, terdapat dua alternatif pilihan jawaban, antara A atau B. Biasanya, pilihan jawaban yang dipilih akan menunjukkan kepribadian penjawab soal. Sebaiknya hindari untuk mengosongkan jawaban karena akan berpengaruh pada hasil analisis.

6. Kraeplien atau Pauli Test

Jenis test dalam psikotes ini disajikan dalam bentuk angka-angka yang disusun membujur dengan jumlah angka yang baik sudah ditambah, dikurang, maupun dibuat dengan operasi hitungan lainnya. Nantinya kamu akan diminta untuk menjawab angka sesuai pola susunannya. Tujuan Pauli Test adalah menilai kemampuan konsentrasi serta ketelitian. Selain itu, kemampuan adaptasi dari penjawab soal juga dapat diketahui.

7. Army Alpha Intelegence Test

Soal psikotes tersebut menggunakan kombinasi angka dan juga deretan angka. Biasanya terdapat keterkaitan antara satu soal dengan soal lainnya. Tujuan tes ini adalah mencari tahu kemampuan daya tangkap seseorang terkait penerimaan instruksi dan pemahaman terhadap perintah.

8. Draw Man Test

Tes menggambar saat psikotes disesuaikan dengan jenis pekerjaan atau posisi yang dilamar seseorang. Peserta tes diminta menggambar manusia sesuai kemampuan, sehingga dapat diketahui karakteristik seseorang, seperti dalam hal pengambilan keputusan. Tes psikotes gambar orang sebenarnya dapat dipelajari.

Fungsi Tes Psikotes

Tes psikotes selain untuk menyaring pendaftar suatu lapangan kerja atau mahasiswa ternyata memiliki banyak fungsi lainnya.

1. Mengetahui kepribadian seseorang, seperti calon siswa atau mahasiswa maupun calon karyawan.
2. Mengukur kemampuan seseorang dengan lebih mudah.
3. Mengetahui kondisi kejiwaan seseorang.
4. Mengetahui karakter, baik secara umum maupun secara khusus.
5. Menyeleksi seseorang dengan objektif.
6. Menjadi dasar penerimaan karyawan.
7. Menempatkan seseorang sesuai kemampuannya di bagian perusahaan berdasarkan analisis kepribadiannya.

Tips Mengerjakan Soal Psikotes

Untuk dapat menyelesaikan soal psikotes, diperlukan tips dan trik khusus untuk tiap soal. Setiap jenis soal psikotes membutuhkan cara pengerjaan yang berbeda. Secara umum, terdapat beberapa tips yang dapat kamu lakukan.

1. Berlatih Soal-Soal Psikotes

Perbanyak aktivitas mengerjakan contoh soal psikotes agar kamu semakin terbiasa. Sebenarnya, terdapat banyak bentuk soal psikotes dengan pola yang sama dengan beberapa modifikasi saja. Jika kamu sudah tahu konsep cara pengerjaannya, proses pengerjaan soal psikotes semakin cepat. Dapatkan soal psikotes dari buku atau secara online. Variasi buku soal psikotes akan menambah pengetahuanmu terkait variasi soal.

2. Melatih Kecepatan dan Konsentrasi

Kunci keberhasilan mengerjakan soal psikotes adalah kecepatan dan ketepatan. Berusahalah untuk fokus ketika menjawab soal psikotes agar kamu dapat mengetahui maksud pertanyaan dan memutuskan jawaban paling tepat.

3. Percaya Diri dan Optimis

Setelah banyak berlatih soal psikotes dan mengikuti try out, bersikaplah percaya diri dan optimis ketika mengerjakan. Sikap optimis akan memberikan sugesti positif, sehingga proses mengerjakan soal akan terasa lebih mudah. Sebaliknya, jika sejak awal kamu sudah tidak percaya diri, ketika mengerjakan soal kamu akan merasa kesulitan.

4. Berdoa Sebelum Tes

Jangan lupa berdoa untuk memohon kemudahan ketika mengerjakan soal. Pada akhirnya, Tuhan tahu yang terbaik setelah kamu sudah berusaha dan berdoa.

5. Mengetahui Trik Mengerjakan Soal Psikotes

Setiap jenis soal psikotes memiliki cara tersendiri untuk mengerjakannya. Berikut ini adalah tips untuk mengerjakan masing-masing kategori soal:

• Tes Logika Aritmatika: Lihat deret secara keseluruhan agar kamu dapat mengidentifikasi pola apakah berupa urutan, pengelompokan urut, atau pengelompokan lompat. Langsung pindah ke soal berikutnya apabila kamu merasa soal tersebut sulit. Ingat bahwa kamu memiliki waktu terbatas. Latihlah kecepatan mengerjakan soal logika aritmatika.

• Tes Logika Penalaran: pahami pola-pola atau kecenderungan pada soal, kemudian buat prediksi. Lakukan secara hati-hati dan teliti.

• Tes Verbal: hafalkan soal dan jawaban, atau cek kembali hubungan soal dan jawaban.

• Tes Kraeplien/Pauli: Hindari penggunaan mekanik yang memperlama proses pengerjaan soal. Jangan lakukan kecurangan saat mengerjakan soal dan tetap jagalah konsentrasi.

• Wartegg Test: buat kombinasi urutan menggambar, seperti sesuai nomor dan secara acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Jika menjawab terlalu urut, kamu akan dinilai kaku, sedangkan jika terlalu acak akan dianggap suka membangkang. Hindari mengerjakan soal dimulai nomor 5 karena berkaitan dengan orientasi seks.

• Draw A Man Test (DAM): Gambarlah orang secara utuh (mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki) serta detailnya (mata, hidung, dsb). Gambar orang ketika sedang melakukan aktivitas.

• Army Alpha Intelegence Test: konsentrasilah pada apa yang dikatakan narator, karena tidak ada pengulangan. Tunggulah sampai instruksi selesai dibacakan dan jangan terburu-buru.

• Menggambar Pohon: Buat gambar secara detail dan rinci (terdapat tangkai, bentuk daun, buah, akar). Agar lebih mudah ketika menggambar, kamu bisa berlatih dengan memfoto pohon di sekitar, kemudian latih kemampuanmu.

• Edwards Personal Preference Schedule (EPPS): Jawab setiap pertanyaan dengan jujur sesuai kondisi atau yang paling mendekati. Setiap pertanyaan akan saling berkaitan.

Contoh Soal Psikotes Lengkap

Tes Psikotes: Tes Kepribadian

Jelaskan reaksi anda terhadap situasi dan keadaan seperti dibawah ini.

1. Ketika membuat suatu rencana, saya yakin dapat melaksanakan rencana tersebut. ( )
2. Saya terkadang tidak bisa segera memulai bekerja ketika saya seharusnya memulainya ( )
3. Ketika saya gagal melaksanakan tugas untuk pertama kali, saya gigih mencobanya sampai berhasil ( )
4. Saya jarang mencapai tujuan-tujuan penting yang sudah ditetapkan sebelumnya ( )
5. Saya menyerah melakukan sesuatu sebelum saya berhasil menyelesaikannya ( )
6. Saya takut menghadapi kesulitan dan selalu menghindarinya ( )
7. Jika saya mendapati pekerjaan yang terlihat sulit, saya tidak mau mencoba melakukan pekerjaan tersebut ( )
8. Ketika saya harus mengerjakan sesuatu yang kurang saya sukai, saya tetap menyelesaikannya ( )
9. Jika saya sudah memutuskan melakukan sesuatu, akan langsung saya kerjakan tanpa menunda ( )
10. Jika mencoba hal baru dan tidak berhasil, saya langsung menyerah ( )
11. Saya tidak mampu mengatasi masalah-masalah baru yang tak terduga karena hal itu diluar prediksi saya ( )
12. Saya menghindari mencoba sesuatu yang baru apabila terlihat rumit dan kompleks ( )
13. Kegagalan akan membuat saya berusaha lebih keras dan lebih baik dari sebelumnya ( )
14. Saya sering merasa kurang yakin dengan kemampuan saya sendiri ketika mengerjakan sesuatu ( )
15. Saya dapat mengandalkan diri sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain ( )
16. Saya sering dan mudah menyerah ( )
17. Sepertinya saya tak mampu mengatasi masalah-masalah kehidupan saya sendiri ( )

Cara Menghitung Skor

Sistem penilaian tes psikotes kepribadian adalah dengan skala 14 poin. Poin 1 diberikan ketika jawabannya ‘Sangat Tidak Setuju’ dan poin 14 jika ‘Sangat Setuju’.

Keterangan:
Pada soal No: 1, 3, 8, 9, 13, 15 isikan dengan angka 14 jika jawabannya sangat setuju dan poin 1 jika sangat tidak setuju.
Untuk soal No: 2, 4, 5, 6, 7, 10, 11, 12, 14, 16, 17 isikan dengan angka 14 jika jawabannya sangat tidak setuju dan poin 1 jika sangat setuju.

Skala keefektifan diri
Super Efektif: 238 poin
Super Tidak Efektif: 17 poin

Tes Psikotes: Tes Motivasi Kepemimpinan

Jawablah pertanyaan ini secara spontan dengan skala 1 sampai dengan 5 dan jangan berpikir terlalu lama.

1. Saya merasa sangat senang jika ide-ide saya dipakai orang banyak.
2. Saya memotivasi orang lain untuk mengajukan saran-saran yang membangun dalam menyelesaikan tugas bersama.
3. Saya tidak segan memuji secara tulus orang lain yang telah bekerja dengan baik.
4. Saya sering memberikan semangat orang lain baik pada saat mendapat kemudahan maupun kesusahan.
5. Pencapaian tujuan bersama (tujuan tim) lebih penting bagi saya daripada tujuan pribadi saya sendiri
6. Orang-orang sering menggunakan gagasan saya.
7. Ketika bekerja sama dalam tim, kekompakan tim adalah sangat penting bagi saya.
8. Ketika terlibat dalam proyek tim, saya cenderung membimbing rekan-rekan yang lain.
9. Saya ikut gembira jika orang lain dapat membuat prestasi yang bagus.
10. Ketika bekerja dalam tim, masalah yang dihadapi oleh anggota tim adalah masalah saya juga.
11. Saya senang memecahkan masalah-masalah yang terjadi antara satu orang dengan orang lain.
12. Ketika terlibat dalam suatu proyek bersama, saya sering menjadi pencetus gagasan.
13. Ketika bekerja sama dengan rekan-rekan lainnya, saya cenderung menyampaikan gagasan saya kepada yang lainnya, tidak hanya memendamnya.
14. Saya senang kalau saya bisa meyakinkan orang lain.

Keterangan jumlah skor

14-27: Motivasi untuk menjadi pemimpin sangat rendah
28-55: Motivasi untuk menjadi pemimpin masih belum kuat (belum stabil)
56-70: Motivasi untuk menjadi pemimpin sangatlah kuat

Tes Psikotes: Tes Teamwork

Jawablah pertanyaan tanpa harus berpikir lama. Berilah nilai skala 1 sampai dengan 10, misalnya
apabila pada nomor satu, jawabannya sangat percaya penuh, angka yang ditulis adalah 10. Jika sangat tidak percaya, angka yang diberikan adalah 1.

1. Jika bekerja dengan rekan kerja lainnya, seberapa besar kamu percaya bahwa rekanmu bekerja dengan baik ?
2. Seberapa besar kamu menghargai rekan-rekan kerja dalam perusahaan?
3. Seberapa besar kamu peduli kesulitan yang dihadapi rekan dalam tim kerja?
4. Seberapa baik kamu mengakomodasi cara-cara penyelesaian tugas yang diinginkan oleh mayoritas anggota tim ?
5. Seberapa baik kamu mengikuti jadwal kerja yang telah menjadi kesepakatan tim?
6. Seberapa baik kamu berkomunikasi dengan rekan kerja lainnya untuk kelancaran tugas tim?
7. Seberapa baik kamu mendelegasikan kewenangan terhadap anggota tim?
8. Seberapa baik kamu dapat meyakinkan anggota tim lain bahwa tim bisa sukses?
9. Seberapa baik kamu meredakan persilisihan yang terjadi antara anggota tim?
10. Seberapa baik kamu mendengarkan saran dan pendapat pihak lain?

Keterangan total nilai:

85-100: nilai kerja sama tim baik.
71-84: nilai kerjasama tim sedang.
65-70: nilai kerjasama tim kurang.
Kurang dari 65: nilai kerja sama tim buruk.

Tes Psikotes: Tes Responsibility

1. Ketika muncul suatu masalah dalam pekerjaan yang ada kaitannya dengan hal hal yang menjadi kewajiban saya, maka saya akan…

A. Mencari kambing hitam penyebab masalah
B. Bertanggung jawab
C. Membiarkan masalah tetap berlangsung
D. Melihat dulu apakah ada orang lain yang bersalah
E. Mungkin ada pihak lain harus bertanggungjawab

2. Ketua panitia kegiatan harus membuat laporan pertanggungjawaban. Sebagai ketua, maka…

A. Saya menugaskan pembuatan laporan kepada anak buah.
B. Saya bersama anak buah menyusun laporan.
C. Saya sendiri yang menyusun laporan karena tidak ingin ada kesalahan yang dibuat anak buah.
D. Laporan harus dibuat sekretaris.
E. Tim khusus harus dibentuk untuk membuat laporan tersebut.

3. Jika diberikan tugas kantor yang berat oleh atasan, maka saya…

A. Jujur mengatakan pada atasan tugasnya terlalu berat
B. Meminta keringanan
C. Meminta rekan kerja membantu
D. Berusaha menyelesaikan sebaik-baiknya
E. Menolak dan berterus terang bahwa tugas terlalu berat

Jawaban :
1. B
2. B
3. D

Tes Psikotes: Tes Integritas dan Kejujuran

1. Hampir semua pegawai di kantor instansi saya meminta uang tanda terima kasih atas pengurusan surat izin tertentu. Namun, sebenarnya menurut peraturan kantor, hal tersebut tidak diperbolehkan. Saya akan…

A. Ikut melakukannya karena teman kantor juga melakukannya.
B. Melakukannya hanya jika terpaksa membutuhkan uang tambahan untuk keperluan keluarga. Apalagi gaji kantor memang kecil.
C. Melakukan hal tersebut sesekali saja.
D. Berusaha semampunya untuk tidak melakukannya.
E. Tidak ingin melakukannya sama sekali.

2. Kamu adalah seorang karyawan apotek. Tiba-tiba, seorang pembeli ingin membeli obat-obatan tertentu yang harus dibeli menggunakan resep dokter. Tapi, sang pembeli tidak mempunyai resep itu. Dia memaksa ingin membelinya dan dia memberikan sejumlah uang pada Anda agar mau memberikannya. Apa yang kamu lakukan?

A. Saya memberikan obat tersebut kepadanya, apalagi tidak ada yang tahu
B. Saya ragu-ragu pada keputusan apa yang saya ambil
C. Saya akan berkonsultasi kepada rekan sejawat dulu
D. Saya akan menolaknya
E. Saya menerima uang tersebut dan memberikan obatnya

3. Ketika banyak pegawai di kantor tidak mematuhi peraturan tentang larangan penggunaan fasilitas internet kantor untuk keperluan pribadi pendapat saya…

A. Saya juga tidak akan mematuhi peraturan yang sangat sulit itu
B. Jika hanya saya yang mematuhi peraturan tersebut, sebenarnya juga percuma
C. Saya akan terus mematuhi peraturan tersebut meskipun banyak yang melanggar
D. Saya mematuhi peraturan tersebut dan berusaha mengajak pegawai lain untuk turut mematuhinya
E. Sebaiknya peraturan yang sulit seperti itu harus diubah

Jawaban :
1. E
2. D
3. D

Tes Psikotes: Tes Inisiatif & Kreativitas

1. Saya ditugaskan di front office untuk melayani tamu pimpinan. Pada saat pimpinan saya tidak berada di tempat ada tamu pimpinan yang memerlukan keputusan segera. Tapi, atasan tidak dapat dihubungi. Yang saya lakukan adalah…

A. Mengambil keputusan tanpa petunjuk atasan selama tidak bertentangan dengan kebijakan umum pimpinan.
B. Tidak berani mengambil keputusan tanpa petunjuk atasan.
C. Ragu dalam mengambil keputusan tanpa petunjuk atasan.
D. Menunda pengambilan keputusan tanpa petunjuk atasan saya.
E. Mengambil keputusan tanpa petunjuk atasan karena keadaan sangat mendesak.

2. Organisasi saya sedang mengalami masalah internal, sikap saya…

A. Bagaimana pun publik berhak tahu, saya akan beritahukan masalah internal tersebut kepada publik
B. Saya berusaha memberikan gagasan pemecahan masalah kepada pimpinan, sambil menjaga kerahasiaan masalah
C. Membiarkan pimpinan yang mengambil keputusan
D. Saya tentu saja berusaha menjaga keamanan posisi saya agar tidak terusik
E. Saya berusaha agar jangan sampai terkena imbasnya

3. Seorang teman memiliki isteri yang akan melahirkan. Karena tidak memiliki biaya rumah sakit, dia meminjam uang dari kamu. Padahal, uangmu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Yang akan saya lakukan…

A. Meminta maaf dan mengatakan yang sebenarnya bahwa saya tidak punya uang untuk dipinjamkan.
B. Saya pinjamkan sisa uang saya yang sedikit tersebut.
C. Saya menolak meminjamkan uang karena itu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
D. Saya akan memberikan solusi dengan membantunya meminjam uang dari teman lain.
E. Saya memberikan saran agar teman meminjam dari orang lain

Jawaban :
1. A
2. B
3. D

Tes Psikotes: Tes Efisiensi Bekerja

1. Setiap hari, saya masuk kantor paling cepat dibandingkan pegawai lainnya. Yang saya lakukan setelah tiba adalah…

A. Masuk ruangan dan membaca koran
B. Santai di luar gedung kantor untuk menikmati udara segar
C. Masuk ke ruangan dan mengobrol dengan rekan kerja
D. Masuk ke ruangan dan membuat rencana kerja
E. Masuk ke ruangan dan memulai pekerjaan kemarin yang belum selesai atau tertunda

2. Atasan memintamu untuk lembur kerja, sedangkan kamu sudah berjanji kepada anak untuk mengantarnya ke pesta ulang tahun sahabatnya. Yang akan saya lakukan…

A. Pulang diam-diam tanpa sepengetahuan atasan
B. Berpura-pura sakit agar diizinkan pulang
C. Menghubungi anak saya menjelaskan agar naik taksi
D. Bekerja lembur karena yakin anak saya memaklumi
E. Meminta izin pimpinan mengantar anak saya kemudian kembali ke kantor untuk lembur

3. Jika saya memiliki bawahan yang kompetensinya rendah, maka…

A. Saya menuntutnya untuk meningkatkan kemampuan
B. Saya menegaskan bila dia tidak meningkatkan kemampuannya, maka saya akan menghentikannya
C. Saya akan memberhentikannya sesegera mungkin
D. Saya meminta atasan untuk memindahkannya ke unit lain
E. Saya membimbingnya dan memintanya untuk meningkatkan kemampuan

Jawaban :
1. D
2. E
3. E

Tes Psikotes: Tes Wartegg

Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi 8 gambar menjadi gambar-gambar yang bermakna. Empat di antaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan 4 (empat) lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII).


Sebagai tips, Sebaiknya kamu menggambar benda hidup untuk awalan berupa garis lengkung dan menggambar benda mati untuk awalan garis lurus. Benda di alam lebih menunjukkan bentuk bentuk yang tidak kaku seperti buatan manusia.

Tes Psikotes: Tes Matematika dasar

1 Dasawarsa + 3 lustrum – 1 windu = …

A. 23 tahun
B. 20 tahun
C. 17 tahun
D. 13 tahun
E. 10 tahun

Jawaban : C

Tes Psikotes: Tes Kemampuan penalaran

Semua dosen adalah pegawai negeri.
Sebagian dosen adalah seniman.

A. Sebagian seniman adaah pegawai negeri
B. Sebagian pegawai negeri adalah dosen
C. Sebagian seniman adalah dosen
D. Tidak semua seniman adalah pegawai negeri
E. Semua seniman adalah pegawai negeri

Jawaban : E

Setelah kamu mengetahui jenis-jenis soal psikotes, saatnya untuk berlatih mengerjakan contoh soal psikotes. Semakin banyak kamu berlatih variasi soal, akan semakin cepat pula pengerjaan soal yang akan kamu lakukan. Ketahui kekurangan dan kelebihanmu ketika menjawab soal psikotes. Untuk jenis soal yang dapat diperbaiki dengan meningkatkan kemampuan, kamu bisa terus berlatih sambil membiasakan diri agar bisa lebih baik. Pahami trik untuk mengerjakan setiap jenis soal psikotes agar skor yang kamu dapatkan senantiasa meningkat. Mintalah masukan atau saran dari temanmu apabila kamu sering mengerjakan soal psikotes bersama-sama.

Sudah memahami berbagai jenis tes psikotes hingga tips dan contoh soal-soalnya?. Persiapkan dirimu dengan baik untuk mengerjakan soal-soal psikotes. Setelah berusaha belajar dan mengerjakan soal psikotes, cobalah mengikuti tes psikotes online berbayar maupun gratis. Saat ini sudah tersedia banyak grup yang memberikan informasi terkait tes online psikotes. Selain itu, kamu juga bisa mengunduh paket lengkap soal psikotes pdf secara gratis dan mencetaknya agar lebih nyaman ketika mengerjakan.