8 Tips Supaya Terhindar Dari Sakit Maag

 Posted on Kamis, Juni 20th, 2019  Posted in Info Penting, Informasi  Mamikos

8 Tips Supaya Terhindar Dari Sakit Maag – Bukan rahasia lagi, saat kegiatan padat dan rutinitas tak bisa ditinggalkan, kita akan lupa dengan yang namanya waktu makan, bahkan lupa dengan yang namanya waktu istirahat. Biasanya saat kita terlambat makan, sakit yang pertama menyerang adalah Maag.

Sakit maag merupakan salah satu penyakit yang umum terjadi di Indonesia. Menurut data dari beberapa pusat endoskopi di Indonesia, ada sekitar 7000 kasus sakit maag yang dilakukan endoskopi, dan lebih dari 85% merupakan dispepsia fungsional. Dispepsia fungsional merupakan kondisi sakit maag yang tidak diketahui penyebabnya. Lantas, apakah sakit maag bisa dihindari?

8 Tips Supaya Terhindar Dari Sakit Maag Yang Dapat Mengganggu Aktifitas

1. Makan dalam porsi kecil dan tidak terburu-buru

Bila kamu makan dalam porsi kecil dan tidak terburu-buru, maka perut akan lebih mudah dalam mencerna apapun yang kamu masukkan. Perut yang tidak memiliki banyak tekanan yang harus dicerna dengan cepat kemungkinannya tidak akan mendorong makanan tersebut kembali ke esofagus.

2. Mengurangi minum minumam berkarbonasi

Makanan Sebelum Olahraga - Minuman Berkarbonasi

Minuman berkarbonasi penuh dengan gelembung. Jenis minuman ini mungkin terlihat menarik dalam kaleng atau botol, tetapi penting untuk diingat bahwa gelembung tersebut akan terus mendesis di dalam perut. Karbonasi dapat menyebabkan terbentuknya tekanan di bagian dalam perut. Kondisi ini dapat mendorong isi perut kembali ke esofagus, sehingga menyebabkan kenaikan asam lambung.

3. Mulai mencoba makan makanan yang rendah asam

Oleh-oleh khas Bali - Buah Lokal Bali

Asam lambung dapat dibawa oleh makanan asam. Buah-buahan jeruk adalah beberapa dari makanan yang paling asam. Selain jeruk, kurangi juga makanan asam lain seperti tomat, nanas, lemon, limau, serta cuka.

4. Menghindari makanan berlemak

Makanan yang kaya protein dapat meningkatkan tekanan sfingter esofagus bawah sehingga dapat menahan refluks asam lambung ke tenggorokan. Dengan demikian dapat membantu mencegah terjadinya naiknya asam lambung. Namun demikian, hal ini sebaliknya terjadi pada makanan yang berlemak.

Pada makanan yang berlemak dapat menurunkan tekanan sfingter esofagus bawah dan menyebabkan naiknya asam lambung.

5. Ubah posisi badan sesudah makan

Dibandingkan duduk berselonjor, berdirilah sesudah makan agar dapat membantu makanan dan asam lambung tetap berada di dalam lambung dan tidak keluar ke tenggorokan.

6. Perbanyak minum air putih

Jogging

Dengan meminum air putih, air akan bekerja lebih cepat untuk meningkatkan kadar pH di dalam usus. Pada prinsipnya cairan membantu ‘membilas’ cairan asam lambung dan menetralisir keasaman yang ada.

7. Kurangi makan bawang merah, bawang putih dan bawang bombai

Bawang putih dapat membuat sakit perut dan kembung. Oleh karena itu, bawang dapat menyebabkan kenaikan asam lambung. Banyak orang yang sering mengalami naiknya asam lambung juga mendapati bahwa gejala mereka akan lebih buruk ketika mereka makan bawang mentah.

8. Jauhi makanan pedas

Banyak orang menemukan bahwa makanan pedas dapat membuat mereka sakit perut. Kurangi makan makanan pedas karena makanan tersebut mampu membuat naiknya asam lambung sampai ke esofagus.