6 Tulisan Aksara Lampung beserta Cara Penulisan dan Contoh Kalimatnya
Jika kamu ingin mengetahui bagaimana cara menulis dengan menggunakan aksara Lampung, maka kamu dapat menemukan caranya pada artikel berikut.
Selain terkenal memiliki banyak bahasa daerah. Indonesia juga terkenal memiliki banyak sekali aksara daerah yang hingga sekarang masih dipertahankan pemiliknya.
Salah satu aksara daerah yang ada di Indonesia dan masih lestari hingga sekarang adalah aksara Lampung.
Yuk, simak penjelasan lengkap tentang aksara lampung di bawah ini! 📖✨
Daftar Isi
Tentang Aksara Lampung

Hingga sekarang tidak ada yang tahu secara pasti kapan pertama kali aksara Lampung ini digunakan sebagai bahasa tulis masyarakat Lampung.
Namun, menurut penelitian dan berdasarkan penemuan naskah tertua yang ditulis dengan menggunakan aksara Lampung.
Sebuah dugaan menyatakan aksara Lampung mulai eksis dipergunakan sejak abad ke-17 M hingga abad ke-20 M.
Seiring dengan perjalanan waktu, peran aksara Lampung mengalami nasib yang sama dengan aksara daerah di Indonesia yang keberadaannya mulai tergantikan dengan aksara latin.
Meski demikian aksara Lampung yang menurut beberapa pakar adalah turunan dari aksara brahmi dengan perantara aksara Kami ini masih diajarkan di beberapa sekolah di Lampung.
Keberadaan aksara Lampung tidak hanya memiliki nilai linguistik, tetapi juga mengandung makna historis dan kultural yang sangat kuat bagi masyarakat Lampung. Aksara ini menjadi salah satu bukti peradaban serta identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Melalui berbagai naskah kuno, aksara Lampung merekam pengetahuan, adat istiadat, hingga nilai-nilai kehidupan masyarakat Lampung pada masa lampau.
Aksara Lampung sendiri merupakan sebuah sistem tulisan abugida yang tersusun dari tiga macam unsur yakni kelabai surat sebanyak 19 aksara dasar, benah surat sebanyak 12 diakritik, dan tanda baca.
Seperti aksara Brahmi pada umumnya semua setiap konsonan pada aksara Lampung merepresentasikan satu suku kata dengan bunyi vokal inheren /a/ atau /É”/ yang bisa diubah dengan memberikan diakritik tertentu.
Rumpun Aksara Lampung
Untuk arah penulisannya sendiri, aksara lampung ditulis dari arah kiri ke kanan. Aksara Lampung ini ada yang berpendapat bahwa masih termasuk rumpun yang sama dengan aksara hulu (Surat Ulu).
Alasan yang membuat keduanya dianggap satu rumpun adalah karena memiliki kemiripan dalam bentuk aksaranya.
Ciri yang menonjol dari kedua rumpun ini adalah memiliki huruf yang bentuknya goretan patah-patah agak melengkung dan tidak mempunyai pasangan.
Bentuk kedua rumpun aksara ini bisa dikatakan lebih sederhana apabila dibandingkan dengan rumpun turun huruf brahmi lainnya seperti aksara Bali dan aksara Jawa.
Aksara Lampung sering disebut dengan Had Lampung. Penulisan Had Lampung mendapat pengaruh besar dari aksara Pallawa dan huruf Arab.
Jika dilihat bentuknya, Had Lampung disinyalir memiliki hubungan kekerabatan yang dengan aksara rejang, aksara rencong, aksara sunda, aksara bengkulu dan aksara lontara.
Had Lampung sendiri terdiri atas gugus konsonan, anak huruf, huruf ganda, anak huruf ganda, dan huruf induk.
Beberapa orang menyebut Had Lampung dengan sebutan Kaganga yang menulis dan membacanya dari kiri ke kanan. Sekedar informasi tambahan untukmu bahwa Had Lampung ini memiliki huruf induk sebanyak 20 buah.
Halaman:


