15 Jurusan Kuliah IPA yang Jarang Diminati 2020

15 Jurusan Kuliah IPA yang Jarang Diminati 2020

15 Jurusan kuliah IPA yang jarang diminati 2020 – Bagi kalian yang sekarang masih duduk di bangku SMA pastinya sudah tau yang namanya penjurusan. Biasanya saat kamu naik kelas 2 atau kelas 11 biasanya sudah mulai dilakukan penjurusan antara masuk kelas IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Penjurusan ini sebenarnya memang mendidik agar para siswa lebih fokus kedalam salah satu rumpun ilmu pengetahuan. Biasanya, anggapan masyarakat bahwa jurusan IPA memiliki siswa yang lebih pintar dibandingkan jurusan IPS, padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar . Tetapi ada sebagian anak IPA yang terlanjur masuk jurusan IPA tetapi memilih pindah ke IPS karena suka terhadap dunia politik ,ekonomi atau yang berhubungan dengan sosial lainnya atau berubah ketertarikannya.


Setelah kamu lulus pastinya kamu akan memilih jurusan sesuai dengan jurusan saat SMA agar nanti saat kuliah tidak merasa salah jurusan karena tidak tahu apa yang dibahas. Jika sudah terlanjur salah memilih jurusan ketika SMA, masih ada jurusan IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran) yang menuntut kita untuk bisa mempelajari materi jurusan IPA dan IPS. Memang untuk jurusan kuliah IPA di beberapa perguruan tinggi menjadi salah satu yang banyak peminatnya dan memiliki passing grade yang tinggi. Jurusan tersebut diantaranya adalah Kedokteran dan jurusan Teknik. Tetapi di balik jurusan IPA yang memiliki banyak peminat ternyata ada 15 Jurusan kuliah IPA yang jarang diminati 2020Mengapa peminat jurusan tersebut sedikit? Mungkin karena kurang populer jurusannya atau memang peluang kerjanya kurang menjanjikan. Nah langsung saja kita membahas 15 jurusan kuliah IPA yang jarang diminati 2020:


1. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati : Teknik Planologi



Jika kamu masih bingung dengan jurusan yang akan diambil selepas lulus nanti, cobalah untuk mempertimbangkan jurusan Teknik Planologi. Jurusan ini mempelajari tentang wilayah atau kota beserta unsur-unsur yang ada didalamnya. Teknik Planologi merupakan penggabungan dari Geologi, Geografi, Ekonomi, Politik, Sosial Budaya dan lainnya. Jika kamu berminat, lebih baik mendaftar ke kampus ITB, ITS atau UB Malang karena memiliki akreditasi A. Passing grade teknik planologi ini memiliki skor  50,1% untuk kampus ITB . Peluang kerja setelah lulus jurusan Teknik Planologi sangat luas, misalnya saja bekerja di lapangan atau di perusahaan. Kamu pun bisa menjadi seorang konsultan di industri konstruksi, sektor perumahan, hingga sektor hukum kontrak dan hukum komersial.  

2. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Meteorologi


Jurusan meteorologi mungkin menjadi jurusan yang jarang didengar karena tidak sepopuler jurusan teknik. Namun, jika kamu bisa masuk jurusan ini, peluang kerja yang akan kamu dapatkan cukup besar karena hanya sedikit dari kampus di Indonesia yang memiliki jurusan ini, diantaranya IPB dan Unhas. Ilmu ini akan mempelajari tentang bumi beserta gejala-gejalanya. Dalam perkuliahan, kamu akan mempelajari banyak hal karena jurusan ini juga menawarkan beberapa konsentrasi, misalnya meteorologi pertanian, penerbangan, militer, maritim, dan hidrometeorologi. Untuk bisa masuk jurusan Meteorologi di ITB, Passing grade di IPB hanya menyampai 28,6 %. Setelah lulus nanti, ilmu yang kamu dapatkan dari jurusan meteorologi dapat diterapkan di instansi pemerintah misalnya di BMKG, peneliti di LIPI, RISTEK, hingga memproduksi alat yang berkaitan dengan bidang meteorologi.

3. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Ilmu Kelautan


Teruntuk untuk mendalami ilmu tentang laut karena cinta dengan alam? Cobalah mempertimbangkan jurusan Ilmu Kelautan.Jurusan ini mempelajaritentang segala hal tentang laut mulai dari makhluk hidup, gelombang dan yang berhubungan dengan laut. Ketika menjalani perkuliahan, kamu akan diajarkan hal tentang semua bidang ilmu yang masih berkaitan erat dengan laut, misalnya saja biologi laut, gelombang, topografi, fisika, kimia, dan sebagainya. Pengetahuanmu mengenai oseanografi, instrumentasi kelautan, hingga hidrobiologi dan penginderaan jarak jauh juga akan didapatkan ketika berkuliah di jurusan Ilmu Kelautan. Tidak semua Perguruan Tinggi Indonesia menyediakan jurusan tersebut, sehingga kamu bisa mencarinya di ITS, Universitas Brawijaya, atau di Institut Teknologi Bandung.  Di ITS passing grade jurusan kelautan ini hanya mencapai 31,9 % dengan akreditasi A, selain itu di UB Malang dan ITB juga memiliki akreditasi A. Setelah lulus dari jurusan ilmu kelautan, kamu akan mendapatkan peluang untuk bekerja sebagai dosen atau pengajar, pegawai di bidang kelautan, maupun instansi lain yang masih ada kaitannya dengan bidang studi atau mata kuliah yang pernah kamu pelajari.

4. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Kehutanan



Ingin melindungi hutan Indonesia dari kerusakan? Cobalah untuk mendaftar di jurusan kehutanan. Seperti yang sudah kita ketahui, jumlah hutan di Indonesia sangat luas, sehingga diperlukan lulusan berkualitas yang diharapkan mampu menjaga sumber daya alam sebagai paru-paru dunia tersebut. Semakin lama memang jurusan ini semakin sempit peluangnya karena semakin sempit hutan yang ada terutama di Indonesia. Di UGM saja passing grade jurusan ini hanya 20,9% jadi kemungkinan untuk diterima terbuka lebar. Kamu bisa belajar banyak hal selama menjalani studi di jurusan kehutanan, baik untuk kepentingan hutan Indonesia, pembuatan regulasi maupun undang-undang, hingga kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat di lingkungan sekitar hutan. Peluang kerjanya pun terbuka lebar, sehingga kamu yang ingin berkontribusi maksimal untuk alam Indonesia bisa mendaftar jurusan kehutanan.

5. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknologi Hasil Hutan


Juruan Teknologi Hasil Hutan memang bukan jurusan yang dinilai populer bagi sebagian anak SMA, apalagi jika cita-cita mereka adalah menjadi seorang dokter atau masuk jurusan teknik. Sebenarnya, jurusan ini menjadi solusi masalah kehutanan yang semakin sempit di Indonesia, tetapi sayangnya peminatnya masih belum banyak. Terdapat beberapa kampus besar yang memiliki jurusan ini diantaranya UGM,IPB dan UNHAS. Passing grade di IPB memiliki skor 24,5% dan 28,9% di UNHAS. Selama perkuliahan, kamu akan diajarkan banyak hal tentang cara menghasilkan produk hasil hutan yang menghasilkan manfaat, baik untuk hutan itu sendiri maupun untuk masyarakat di sekitarnya. Setelah lulus dari jurusan Teknologi Hasil Hutan nanti, peluang kerja yang akan kamu dapatkan sangat beragam, misalnya saja sebagai ahli konservasi tanah dan air, seorang pengawas hutan, ahli konservasi hutan, manajer ilmu alam, hingga seorang spesialis konservasi alam. 

6. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian





Jurusan penyuluhan dan komunikasi pertanian menjadi salah satu jurusan yang akan menghasilkan lulusan kompeten di bidang penyuluhan bidang pertanian. Jurusan ini merupakan turunan dari fakultas pertanian yang tugasnya memberikan edukasi kepada petani agar lebih baik lagi. Bayangkan saja jika kamu bisa diterima di jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, maka kamu bisa menyampaikan banyak informasi kepada para petani untuk meningkatkan hasil produksinya, dengan demikian kesejahteraan mereka juga akan meningkat. Oleh karena itu, jika kamu sudah masuk jurusan ini, usahakan untuk belajar sebaik mungkin demi memperbaiki kondisi bangsa, terutama petani. Hanya terdapat beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia yang memiliki jurusan ini, salah satunya adalah UGM. Di UGM jurusan ini hanya memiliki passing grade sebesar 39,30%. Tertarik mencoba?

7. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknik Astronomi


Jika kamu senang mengamati bintang, mempelajari alam semesta, maupun hanya senang mengamati benda-benda langit, alasan tersebut bisa kamu jadikan motivasi masuk jurusan Astronomi.  Jurusan ini mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan benda-benda langit.  Namun, yang perlu kamu tahu adalah jurusan ini bukanlah jurusan yang mempelajari ramalan bintang atau Astrologi, jadi tidak perlu khawatir setelah lulus nanti kamu akan menjadi seorang peramal. Untuk peluang jurusan ini memang tidak banyak dibutuhkan, jadi peminatnya tidak terlalu banyak. Di Indonesia, hanya di kampus IPB yang memiliki jurusan astronomi. Meskipun demikian, setelah lulus nanti kamu bisa bekerja di instansi milik pemerintah maupun instansi swasta. Selain itu, kamu juga bisa bekerja di LAPAN yang merupakan salah satu lembaga antariksa, hingga bekerja di observatorium untuk mengamati bintang-bintang. Tidak menutup kemungkinan kamu juga akan terjun di bidang industri teknologi karena selama perkuliahan kamu juga akan belajar materi tersebut. 

8. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknik Pengelasan


Jangan menganggap remeh jurusan Teknik Pengelasan ketika akan berkuliah nanti. Jurusan ini dianggap sepele karena jika ingin belajar las tidak harus kuliah, belajar dengan tukang las saja bisa. Namun, sebenarnya ada banyak dasar-dasar atau teori yang hanya bisa kamu dapatkan di bangku perkuliahan. Kamu bisa mengambil jurusan ini di PPNS-ITS dengan akreditasi yang bagus yaitu nilai A. Setelah lulus dari jurusan teknik pengelasan, kamu bisa menjadi seorang ahli las, membuka bengkel las sendiri, maupun bekerja di kantor karena hampir semua tempat akan memerlukan ahli las. Jika ingin bekerja di lembaga atau instansi, cobalah melamar di PT KAI atau PT PELNI.

9. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknik Perkapalan


Senang dengan berbagai macam hal yang berhubungan dengan kapal bisa menjadi alasan bagi kamu untuk mengambil jurusan Teknik Perkapalan. Belum banyak yang melirik jurusan ini karena hanya ada beberapa kampus  di Indonesia yang memiliki jurusan ini. Jurusan teknik perkapalan ini bisa anda temui di ITS, UNHAS, UNDIP, UI dengan passsing grade berkisar antara 31-39%. Hal yang akan kamu pelajari selama menempuh studi di jurusan Teknik Perkapalan adalah bentuk kapal dan strukturnya, bahkan hingga proses produksi dan cara pengoperasiannya. Teknik Perkapalan mempelajari hal yang berkaitan dengan perancangan dan pembangunan kapal, hingga aspek hukum laut. Jadi, kamu tidak hanya mempelajari kapal saja. Peluang kerja lulusan Teknik Perkapalan tidak hanya terbatas untuk bidang yang berhubungan dengan transportasi laut, terutama kapal saja, tetapi juga di berbagai sarana transportasi lain sebagai seorang perencana transportasi hingga manajer transportasi.

10. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknik Perpipaan


Jurusan Teknik Perpipaan masih dianggap belum populer. Jurusan ini memang tergolong baru sehingga belum begitu banyak peminatnya tetapi sebenarnya peluangnya masih sangat besar. Jurusan perpipaan bisa kamu temui di PPNS-ITS. Selama menjalani studi di jurusan Teknik Perpipaan, kamu bisa belajar banyak hal, misalnya tentang pipa, struktru bangunan, mekanikal, hingga materi untuk anak teknik. Peluang lulusan teknik perpipaan tentu saja sangat lebar, misalnya menjadi ahli di bidang sistem perpipaan dan instalasinya, pengelolaan limbah, dan yang masih ada hubungannya dengan pipa. Untuk bisa diterima di jurusan yang hanya ada satu di Indonesia ini, yaitu di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, kamu perlu belajar keras agar dapat diterima.

11. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja


Jangan remehkan jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jurusan ini tergolong baru karena mulai diberlakukannya keselamatan kerja pada perusahaan-perusahaan baik swasta maupun negara. Jurusan ini yang terbaik ada di UI, tetapi sayangnya hanya menerima sedikit mahasiswa saja. Setelah lulus nanti, kamu bisa bekerja di instansi pemerintah atau perusahaan swasta yang membutuhkan konsultan bidang keselamatan dan kesehatan kerja, menjadi seorang dosen, hingga menjadi seorang penguji standar keselamatan, penguji standar makanan, hingga menjadi seorang penyuluh karyawan untuk menjaga keselamtan, hingga memastikan sebuah perusahaan telah menerapkan standar keselamatan yang tepat.

12. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Manajemen Sumberdaya Perairan 


Jika kamu ingin belajar banyak hal mengenai manajemen sumber daya alam di wilayah perairan, maka tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan. Jurusan yang berada dibawah teknik perikanan ini mengajarkan ilmu pemanfaatan tentang sumber daya perairan agar tidak dieksploitasi secara berlebih dan tetap lestari. Bisa kamu bayangkan jika Indonesia memiliki wilayah yang dikelilingi laut, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat untuk bisa menjaga eksistensi sumber daya alam agar tetap terjaga. Kampus yang memiliki jurusan ini ada di UNDIP, IPB, UB dan USU. Di UB nilai passing grade jurusan ini bernilai 26,03%. Peluang lulusan jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan sangat beragam, misalnya saja menjadi seorang peneliti dan ahli teknologi pangan, konsultan lingkungan, ahli konservasi tanah dan air, spesialis konservasi alam, spesialis perairan, hingga bekerja di Dinas Perikanan, Balitbang Kelautan dan Perikanan, Perusahaan Budidaya Laut, Konsultan, serta menjadi wirausahawan.

13. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Budidaya Perairan


Jurusan Budidaya Perairan atau akuakultur menjadi salah satu jurusan yang kerap dipandang sebelah mata, namun sebenarnya lulusan jurusan ini bisa menjadi sukses apabila terus tekun. Jurusan yang membahas tentang budidaya ikan di air mulai dari konsumsi hingga hias. Passing grade jurusan ini memiliki skor 24,33% di Universitas Brawijaya. Selain UB jurusan ini ada di kampus Unair, Unsoed dan Unri. Selama menempuh studi di jurusan Budidaya Perairan, kamu akan belajar banyak hal tentang biota yang terdapat di wilayah perairan laut dan air tawar. Selain itu, kamu juga akan diajarkan cara pembibitan hingga panen, teknologi yang perlu diterapkan, hingga aspek kelestarian lingkungan. Peluang kerja setelah lulus dari jurusan Budidaya Perairan tentu sangat luas. Jika senang berwirausaha, kamu bisa menjadi membuka lapangan kerja sendiri. Kamu juga bisa bekerja di instansi pemerintah yang masih berkaitan dengan perikanan dan perairan, peneliti dan ahli teknologi pangan, spesialis pengairan, bahkan peneliti hewan.

14. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknologi Hasil Perikanan


Jurusan Teknologi Hasil Perikanan bisa kamu pilih jika memiliki ketertarikan dengan ikan atau ingin menjadi seorang wirausahawan di bidang perikanan. Jurusan turunan dari fakultas perikanan tersebut mengajarkan untuk menguasai, menerapkan dan mengembangkan teknologi yang berkaitan dengan perikanan. Materi perkuliahan yang diberikan akan sangat erat kaitannya dengan manajemen industri, bisnis perikanan, serta proses pasca panen di industri di sektor perikanan (budidaya ikan, pengelolaan hasil limbah, hingga masalah yang berkaitan).  Jurusan ini dapat kamu temui di UB, UGM, Undip dan IPB. di UB passing grade jurusan ini berkisar antara 18-30%. Peluang kerja setelah lulus dari jurusan Teknologi Hasil Perikanan sangat luas, apalagi 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan. Kamu bisa bekerja di instansi pemerintah yang bergengsi, seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenristek, hingga perusahaan swasta yang tidak kalah terkenal. Ada pula peluang menjadi manajer akuakultural dan ahli teknik pertanian. Tertarik?

15. Jurusan Kuliah Yang Jarang Diminati: Teknik Desain dan Manufaktur


Sekilas jurusan Teknik Desain dan Manufaktur bukanlah jurusan favorit, namun peluang bekerja lulusan jurusan ini cukup menjanjikan. Jurusan ini masih sepi peminat tetapi banyak perusahaan yang membutuhkan untuk proses desain sampai dengan manufaktur yang begitu kompleks. Jurusan ini bisa anda temui di PPNS-ITS Surabaya. Selama proses perkuliahan, kamu akan belajar banyak hal tentang inovasi berbagai macam produk yang disesuaikan dengan perkembangan pengetahuan. Setelah lulus, kamu pun bisa mencoba peluang kerja menjadi seorang ahli di industri desain, hingga ahli di bidang manufaktur. Tidak menutup kemungkinan juga kamu akan terjun di bidang pembuatan kapal atau bidang lain yang membutuhkan lulusan teknik desain dan manufaktur.

Demikian pembahasan mengenai jurusan kuliah IPA sepi peminat. Data-data diatas diambil dari beberapa passing grade pada kampus-kampus besar dan favorit di Indonesia yang memiliki nilai rendah dan referensi dari berbagai website informasi lainnya. Namun, kamu perlu tahu bahwa meskipun jurusan yang kamu inginkan tidak terkenal atau sepi peminat, jika kamu belajar dengan sungguh-sungguh pasti kamu akan dibutuhkan di banyak tempat. Agar pencarianmu lebih spesifik, langsung saja cari jurusan kuliah IPS yang jarang diminati tapi menjanjikan, jurusan kuliah IPA yang jarang diminati, jurusan yang jarang diminati di UGM, jurusan yang jarang diminati di UNPAD, jurusan yang jarang diminati di IPB, jurusan yang jarang diminati di UNDIP, maupun jurusan yang jarang diminati di kampus-kampus Indonesia. Niatkan kuliah yang kamu ambil untuk memperbaiki kondisi negeri ini dan bukan hanya sekadar mengambil jurusan favorit karena gengsi saja. Ada pula jurusan yang jarang diminati tapi dibutuhkan, sehingga kamu bisa menjadikannya sebagai salah satu motivasi untuk tetap meneruskan studi. Semoga bermanfaat.