25 Tokoh Kemerdekaan yang Kurang Dikenal, Pahlawan yang Terlupakan ?

Posted on Posted in Uncategorized

25 Tokoh Kemerdekaan yang Kurang Dikenal – Memperjuangan kemerdekaan Indonesia agar bisa menjadi seperti saat ini tentu bukanlah hal yang mudah. Seluruh rakyat ikut berjuang, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Pergerakan pemuda dari berbagai daerah pun ikut muncul. Tokoh-tokoh besar yang identik dengan perjuangan juga mulai menunjukkan kiprahnya demi tanah air.

Namun, dibalik tokoh-tokoh besar yang kamu kenal saat ini, ternyata masih ada banyak sekali tokoh penting yang bekerja dibalik layar, bahkan kurang dikenal.

Banyak yang menganggap bahwa pahlawan Indonesia yang terlupakan tersebut disebabkan karena alasan perjuangannya.

Padahal, perjuangan mereka tidak kalah penting dengan perjuangan tokoh lain yang namanya tercantum di buku-buku pelajaran atau bahkan dipajang di dinding kelas.

Penasaran dengan tokoh kemerdekaan dengan jasa besar tersebut? Berikut ini adalah pahlawan kemerdekaan dan keterangannya. Selamat membaca!

Kamu masih menyimpan selembar uang sepuluh ribuan? Jika iya, kamu dapat melihat ilustrasi tokoh pahlawan Indonesia bernama Frans Kaisiepo.

Beliau adalah salah satu pahlawan yang berasal dari Papua untuk berjuang mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia.

Pasca kemerdekaan Indonesia, beliau menjadi Envoy Republik serta terus memantau resistence movement di Papua agar Belanda bisa keluar Indonesia.

Setelah berhasil melawan penjajah, Frans Kaisiepo menjabat sebagai gubernur di Irian Barat hingga tahun 1973.

  • 2. Bernard Wilhem Lapian

Pejuang yang memiliki jiwa nasionalis bernama Bernard Wilhem Lapian lahir di Minahasa. Pahlawan yang memerdekakan Indonesia tersebut sebenarnya sudah berjuang sejak Belanda menjajah Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan melawan Jepang hingga zaman kemerdekaan berhasil dicapai.

Bernard Wilhem Lapian pernah memberikan kontribusi besar dengan mendirikan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa.

Selain itu, beliau juga berperan penting dalam peristiwa heroik merah putih yang terjadi bulan Februari 1946. Setelah Indonesia merdeka, beliau menjabat sebagai Gubernur Sulawesi selama satu tahun.

Baca juga :  15 Kata Mutiara Inspiratif dari Para Pahlawan Nasional Indonesia
  • 3. Tan Malaka

Pahlawan yang memiliki kontribusi besar di dunia pendidikan adalah Tan Malaka. Beliau merupakan guru lulusan Belanda yang kemudian mendedikasikan diri untuk mencerdaskan rakyat Indonesia.

Namun, niat baik tersebut tidak didukung Belanda, sehingga Tan Malaka diasingkan oleh Belanda. Perjuangan Tan Malaka pun terus dilakukan sampai akhirnya Tan Malaka dieksekusi pada 21 Februari 1949.

  • 4. Surastri Karma Trimurti

S.K. Trimurti adalah pahlawan wanita yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Jika kamu pernah mendengar nama Sayuti Melik, seorang pengetik naskah proklamasi, maka S.K Trimurti adalah istri beliau.

Perjuangan S.K. Trimurti untuk menjadi seorang wartawati, guru, sekaligus penulis membuatnya harus ditangkap hingga dipenjara.

S.K. Trimurti berusaha menyadarkan bangsa Indonesia bahwa negara ini sedang dijajah. Ia tetap menulis beberapa surat kabar dan memperjuangkan kebebasan pers, berekspresi, hingga memperjuangan kaum-kaum yang tertindas.

  •  5. Wikana

Wikana mungkin menjadi salah satu nama yang jarang terdengar. Pada zaman kabiner Pedana Menteri Sjahrir, sebenarnya Wikana pernah enjadi menteri negara urusan pemuda.

Kiprahnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia terwujud dalam bentuk dorongan pada Bung Karno agar segera mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia.

Saat itu, Informasi bahwa Jepang sudah mengalami kekalahan pada Perang Dunia II sudah tersebar. Wikana juga berhasil membujuk para militer Jepang agar tetap membiarkan upacara pembacaan teks proklamasi 1945 berlangsung.

  • 6. B.M. Diah

Peranan B.M. Diah sebagai seorang pahlawan di era kemerdekaan tidak boleh diremehkan. Jika pada saat itu belum ada ponsel untuk mempermudah penyebaran informasi, maka B.M Diah lah yang menyumbangkan kontribusi cukup besar agar berita tentang kemerdekaan Indonesia dapat tersebar.

Beliau adalah tokoh wartawan yang terus berusaha menyebarkan berita bahwa Indonesia telah merdeka meskipun Jepang berusaha membuat berita sebaliknya, bahkan sampai menyegel kantor berita.

  • 7. Mayor Jenderal TNI Isman (Mas Isman)

Pejuang kemerdekaan Indonesia yang lahir di Bondowoso tahun 1942 merupakan salah satu pejuang yang kiprahnya tidak bisa dianggap remeh.

Mas Isman mempelopori berdirinya Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), bahkan terlibat dalam pertempuran yang terjadi di Malang.

Kutipan Mas Isman yang cukup terkenal hingga saat ini adalah “Karena pengorbanan rakyat demikian besarnya terhadap perjuangan bangsa, hendaknya selalu dipupuk rasa rendah hati, luwes dalam penampilan, namun tetap tegas dalam berpegang pada prinsip-prinsip perjuangan.

Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, jangan angkuh, dan suka menakut-nakuti rakyat”.

  • 8. Ki Bagus Hadikoesoemo

Tokoh keagamaan Muhammadiyah DIY merupakan pahlawan yang aktif dalam berbagai organisasi, sehingga pengetahuannya dalam organisasi keagamaan maupun organisasi kenegaraan sudah tidak diragukan lagi.

Ki Bagus Hadikoesoemo pernah menjadi wakil ketua PP Muhammadiyah menggantikan Mas Mansoer. Selain itu, beliau juga pernah menjadi anggota BPUPKI dan PPKI.

  • 9. I Gusti Ngurah Made Agung

Predikat Raja Badung II sudah disandang oleh I Gusti Ngurah Made Agung. Sesuai dengan namanya, beliau adalah raja yang berasal dari Badung, Bali.

Meskipun I Gusti Ngurah Made Agung gugur ketika Perang Puputan, namun beliau telah berhasil membangkitkan semangat perjuangan masyarakat Bali dalam melawan Belanda.

  • 10. Mayor Jenderal H.R. Moehammad Mangoendiprojo

Pahlawan yang pernah menjabat sebagai pimpinan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) ini memiliki kisah perjalanan berliku. Beliau pernah ditangkap dan ditahan pasukan Inggris ketika berusaha menemui soerang Komandan Pasukan Inggris ketika peristiwa 10 November.

Mayjend H.R. Moehammad Mangoendiprojo juga pernah bekerja sebagai seorang pamong praja serta bendahara Badan Keamanan Rakyat atau BKR, sehingga kontribusinya pada NKRI pun cukup besar.

  • 11. Komisaris Jenderal Dr. H. Moehammad Jasin

Tokoh pahlawan kemerdekaan yang berasal dari kalangan kepolisian adalah Komisaris Jenderal Dr.H. Moehammad Jasin. Beliau dikenal sebagai Bapak Brimob Polri setelah berhasil mendirikan satuan eliter Brimob.

Perjuangannya untuk mempertahankan Indonesia dari penjajah adalah dengan ikut berperang dalam Agresi Militer Belanda I, Agresi Militer Belanda II, hingga pertempuran 10 November.

Tidak tanggung-tanggung, beliau pun meminta seluruh anggota kepolisian untuk bisa berjuang di medan pertempuran.

Baca juga :  Quote Kata Kata Indah 17 Agustus - Ucapan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Beserta Gambarnya
  • 12. Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah

Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah adalah salah satu pahlawan yang memiliki latar belakang organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Cara memperjuangkan Indonesia yang dilakukan beliau adalah dengan mendirikan surat kabar ‘Soeara Nahdlatul Oelama’ serta ‘Berita Nahdlatul Ulama’ yang juga digunakan untuk berdakwah secara modern.

Peranan Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah dalam melawan penjajah Jepang adalah dengan menjadi seorang Panglima Laskar Mujahid atau Hizbullah.

  • 13. Sukarni Kartodiwirjo

Pahlawan yang berasal dari Blitar dan memiliki peran penting dalam mendirikan organisasi Persatuan Pemuda Kita adalah Sukarni Kartodiwirjo. Selain itu, beliau juga pernah menjadi seorang Ketua Pengurus Besar Indonesia Muda.

Apabila kamu pernah mendengar peristiwa Rengasdengklok, maka Sukarni juga memiliki peran penting dalam peristiwa tersebut.

Bahkan, pasca pembacaan naskah proklamasi, Sukarni diminta menyebarkan berita bahwa Indonesia telah merdeka. Akhirnya, Sukarni pun didaulat sebagai Duta Besar Indonesia di Peking.

  • 14. Letnan Jenderal TNI Djamin Gintings

Seorang tokoh pejuang kemerdekaan yang berasal dari Karo, Sumatera Utara dan memiliki kontribusi besar dalam bidang militer adalah Letnan Jenderal TNI Djamin Gintings.

Beliau pernah bergabung dalam Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) sebagai ajang untuk mendapatkan pengetahuan dasar militer.

Setelah itu, beliau pun menyebarkan semangat perjuangan pada para pemuda untuk tetap bertahan dalam melawan Jepang.

Kontribusi pasca kemerdekaan yang dilakukan Djamin Ginting adalah menjadi seorang sekretaris presiden sekaligus wakil sekretaris RI. Beliau juga didaulat sebagai seorang Duta Besar RI di Kanada.

  • 15. K. H. R. As’ad Syamsul Arifin

Tokoh pahlawan yang berasal dari organisasai Nahdlatul Ulama dari Indonesia ini memiliki peran penting dalam mengorbankan semangat juang para santri. Pada pertempuran 10 November di Surabaya, beliau juga berada di garda terdepan.

Sebenarnya, K. H. R. As’ad Syamsul Arifin merupakan keturunan Sunan Ampel dan Sunan Kudus, sehingga perjuangannya untuk kemerdekaan Indonesia juga tidak terlepas dari nilai agama.

  • 16. Harun Said bin Muhammad Ali atau Harun Tohir

Harun Tohir adalah pahlawan yang berasal dari Gresik. Beliau menyandang pangkat Kopral Dua KKO.

Sebagai seorang pahlawan, beliau mengemban tugas yang sangat berat untuk melakukan pengeboman di Mc Donald House, Singapura.

  • 17. Usman Hj. Mohd Ali

Perjuangan Usman Hj. Mohd Ali selaku pahlawan tidak jauh berbeda dengan Harun Tohir. Beliau berkontribusi besar untuk melakukan pemasangan bom waktu di McDonald House.

Latar belakang pengeboman tersebut didasarkan pada upaya penentangan pemerintah Indonesia terhadap penyatuan Malaysia. Namun, pada akhirnya Usman Hj. Mohd Ali dan Usman ditangkap oleh pihak Singapura, kemudian dihukum gantung.

  • 18. Halim Perdana Kusuma

Nama pahlawan yang diabadikan menjadi nama bandar udara Jakarta ini memiliki jasa ketika berjuang melawan Belanda di Sumatera. Halim Perdana Kusuma melakukan pembelian senjata dari Thailand. Beliau gugur pada usia 25 tahun. Masih sangat muda, bukan?

  • 19. Daan Mogot

Apakah kamu pernah mendengar nama jalan Daan Mogot? Sebenarnya, nama jalan tersebut terinspirasi dari seorang pahlawan yang bernama Daan Mogot. Beliau adalah seorang mantan anggota PETA sekaligus pelatih PETA di wilayah Bali dan Jakarta.

Tidak hanya itu, beliau juga memiliki pengalaman sebagai komandan TKR di Jakarta berpangkat Mayor. Sayangnya, Daan Mogot gugur ketika berjuang melawan tentara Jepang.

  • 20. Letnan Jenderal Tahi Bonar Simatupang

Pahlawan yang namanya diabadikan menjadi sebuah nama jalan besar di Cilandak ini memiliki kontribusi di bidang militer.

TB Simatupang ikut melawan Belanda dengan bergerilya bersama Jenderal Sudirman. TB Simatupang juga pernah diutus untuk menjadi perwakilan TNI untuk Konferensi Meja Bundar yang diselenggarakan di Den Haag.

  • 21. Margonda

Pahlawan yang namanya jarang disebut salah satunya adalah Margonda. Banyak yang beranggapan bahwa Margonda adalah nama jalan, namun sebenarnya beliau memiliki kontribusi besar untuk kemerdekaan Republik Indonesia.

Margonda adalah pejuang yang tidak berasal dari golongan militer, namun ia mampu medirikan Angkatan Muda Republik Indonesia sebagai awal mula TNI. Sayangnya, Margonda harus gugur ketika melawan tentara Inggris.

  • 22. Laksamana Malahayati

Pahlawan wanita yang merupakan putri dari Laksamana Mahmud Syah ini merupakan pejuang emansipasi wanita sebelum lahirnya Kartini.

Perjuangan pemilik nama asli Keumalahayati ini ditujukan untuk mengusir armada Portugis yang akan menjajah Indonesia.

  • 23. Kasman Singodimedjo

Pernah sekilas mendengar nama Kasman Singodimedjo? Beliau adalah sosok yang layak untuk dikagumi karena berkontribusi pasca kemerdekaan.

Kasman Singodimedjo merupakan Ketua Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan organsisasi lainnya. Beliau juga menginginkan penggunaan istilah musyawarah dibandingkan demokrasi.

  • 24. Maria Walanda Maramis

Salah satu pahlawan wanita Indonesia yang bernama Maria Walanda Maramis memperjuangkan pendidikan untuk para wanita.

Hal tersebut dikarenakan adanya keinginan agar keluarga Indonesia dapat lebih sejahtera dan anak-anak bisa lebih sehat. Oleh karena itu, beliau mendirikan Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya atau PIKAT.

  • 25. Hj. Rangkayo Rasuna Said

Pahlawan wanita yang hebat dalam memperjuangkan kemerdekaan adalah Hj. Rangkayo Rasuna Said. Meskipun pernah dipenjara oleh Belanda, beliau tetap berusaha memperjuangkan hak wanita dan pria.

Selain itu, beliau juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (RIS).

Demikian 25 tokoh kemerdekaan yang kurang dikenal. Kamu bisa mulai mencari tahu kiprah para pahlawan tersebut dengan membacanya dari buku biografi pahlawan atau dengan menelusuri buku-buku sejarah.

Pahlawan yang tidak dikenal bukan berarti pahlawan tanpa kontribusi, apalagi zaman dulu sudah terdapat banyak pahlawan wanita dunia yang juga tidak kalah penting.

Baca juga :  12 Film Epik Tentang Kisah Nyata Pahlawan Nasional Indonesia

Tokoh pejuangan kemerdekaan yang juga menjadi pahlawan kemerdekaan merupakan orang yang jasanya harus selalu kita kenang. Tanpa perjuangan mereka, mustahil saat ini kita bisa hidup dengan tenang tanpa adanya dentuman bom atau bunyi senapan.

Kini, saatnya kamu melakukan kontribusi besar untuk meneruskan tantangan menjaga kemerdekaan. Perjuanganmu saat ini adalah menjaga keutuhan bangsa Indonesia dari bahaya pecahnya persatuan akibat generasi yang mudah diadu domba. Jadi, apakah kamu sudah siap menghadapi tantangan perjuangan saat ini?