30 Contoh Soal Bilangan Bulat Kelas 6 SD dan Pembahasannya
Temukan berbagai macam tipe contoh soal bilangan bulat kelas 6 SD.
30 Contoh Soal Bilangan Bulat Kelas 6 SD dan Pembahasannya β Apakah kamu sudah mengetahui bilangan bulat? Mulai dari menghitung suhu udara minus, menghitung untung-rugi saat jualan, sampai menghitung naik-turunnya lantai gedung tinggi. Jadi, belajar bilangan bulat untuk kehidupan sehari β hari juga, lho!
Jika dulu hanya ada angka positif, saatnya kenalan juga sama angka negatif dan nol. Bilangan negatif ini menunjukkan posisi atau keadaan yang βkurangβ dari nol. Misalnya, kalau suhu udara di kota kamu -3Β°C, artinya suhunya tiga derajat di bawah nol. Seru, kan?Β
Mamikos akan membahas konsep dasar bilangan bulat dengan cara yang mudah dipahami. Setelah itu, ada banyak contoh soal lengkap dengan pembahasannya, agar kamu semakin jago mengerjakan soal matematika kelas 6 SD di sekolah. Yuk, semangat belajar! πππ
Daftar Isi
Mengenal Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah angka-angka yang tidak punya pecahan atau desimal. Artinya, kalau ada angka pecahan atau desimal seperti 3,5 atau Β½, itu bukan bilangan bulat. Untuk bilangan bulat, ada tiga kelompok angka yang perlu kamu kenal:
1. Bilangan Bulat Negatif (-) β Bilangan ini lebih kecil dari nol. Biasanya dipakai untuk menunjukkan kehilangan, penurunan, atau posisi di bawah permukaan.
Contoh: -1, -2, -3, dan seterusnya.
2. Nol (0) β Nol adalah titik tengah bilangan bulat. Angka ini netral, artinya tidak bernilai positif maupun negatif.
3. Bilangan Bulat Positif (+) β Bilangan ini lebih besar dari nol dan dipakai untuk menunjukkan penambahan, kenaikan, atau posisi di atas permukaan.
Contoh: 1, 2, 3, dan seterusnya.
Garis bilangan sering dipakai untuk memvisualisasikan bilangan bulat. Buatlah garis lurus dengan nol di tengah, lalu angka positif ke kanan, dan angka negatif ke kiri. Cara ini akan memudahkan kamu untuk belajar bilangan bulat.
Rumus dan Konsep Bilangan Bulat
Nah, jika kamu sudah tahu pemahaman bilangan bulat, mari belajar bagaimana untuk rumus bilangan bulat. Ciri khas bilangan bulat bilangan bulat bisa ditambah, dikurang, dikali, dan dibagi tanpa menghasilkan pecahan.
1. Penjumlahan Bilangan Bulat
Tanda Sama β Hasil Positif
Kalau kedua bilangan memiliki tanda yang sama, tinggal jumlahkan angkanya dan tulis tanda yang sama.
Contoh: (+5) + (+3) = +8
Contoh: (-5) + (-3) = -8
Tanda Berbeda β Kurangi, Ikuti Tanda yang Lebih Besar
Kalau tanda beda, kurangi nilai mutlak (angka tanpa tanda) dan hasilnya mengikuti tanda bilangan yang lebih besar.
Contoh: (+7) + (-3) = +4
Contoh: (-7) + (+3) = -4
π Tips: Buatlah di garis bilangan. Kalau positif, gerak ke kanan; kalau negatif, gerak ke kiri.
2. Pengurangan Bilangan Bulat
Pengurangan bisa diubah jadi penjumlahan dengan mengubah tanda angka yang dikurangkan:
π β π = π + ( βπ)
Contoh:
5 β 3 = 5 + (-3) = 2
(-5) β (-3) = -5 + (+3) = -2
3. Perkalian Bilangan Bulat
Ada aturan tanda yang wajib diingat:
(+) Γ (+) = (+)
(-) Γ (-) = (+)
(+) Γ (-) = (-)
(-) Γ (+) = (-)
Contoh:
4 Γ 3 = 12
(-4) Γ (-3) = 12
4 Γ (-3) = -12
(-4) Γ 3 = -12
4. Pembagian Bilangan Bulat
Aturan tanda pembagian sama dengan perkalian:
(+) Γ· (+) = (+)
(-) Γ· (-) = (+)
(+) Γ· (-) = (-)
(-) Γ· (+) = (-)
Contoh:
12 Γ· 3 = 4
(-12) Γ· (-3) = 4
12 Γ· (-3) = -4
(-12) Γ· 3 = -4
30 Contoh Soal Bilangan Bulat Kelas 6 SD dan Pembahasannya
Wah, kamu sudah paham dan mengerti konsep rumus dari bilangan bulat. Yuk, mari latihan soal bersama!
1. Hasil dari (-7) + 9 adalahβ¦
A. -16
B. 2
C. -2
D. 16
β Jawaban: B. (-7) + 9 = 2
2. Hasil dari 15 β (-8) adalahβ¦
A. 7
B. -7
C. 23
D. -23
β Jawaban: C. 15 β (-8) = 15 + 8 = 23
Halaman:



