13 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja selain Bakpia dan Gudeg, Ada Apa Saja?
Ada banyak hal menarik dari Jogja, sehingga tak heran jika kota pelajar ini selalu menjadi tujuan wisata baik para turis lokal maupun Internasional.
13 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja selain Bakpia dan Gudeg, Ada Apa Saja? — Ada banyak sekali hal menarik dari Jogjakarta, sehingga sama sekali tak mengherankan jika kota pelajar tersebut selalu jadi tujuan wisata para turis.
Pada ulasan kali ini, Mamikos akan merekomendasikan oleh-oleh khas Jogja selain bakpia dan gudeg yang pastinya cocok untuk dibeli bagi orang-orang tersayang di rumah. 🛍️🛒
Daftar Isi
- Ide Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja Selain Bakpia dan Gudeg
- Pilihan dan Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja yang Menarik
- 1. Mi Lethek
- 2. Yangko
- 3. Roti Kembang Waru
- 4. Keripik Belut
- 5. Manisan Salak
- 6. Geplak
- 7. Ayam Goreng Kalasan
- 8. Peyek Tumpuk
- 9. Wedang Uwuh
- 10. Tiwul dan Gatot
- 11. Walang Goreng
- 12. Kain Lurik
- 13. Tas Bahan Kulit
Ide Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja Selain Bakpia dan Gudeg

Jogja menawarkan keragaman dalam wisata budaya, sejarah, dan kuliner yang menarik dan unik. Belum lagi pusat seni dan kerajinan yang memadukan tradisi dan modernitas yang selalu menggairahkan untuk dikulik. 🛍️🛒🎁
Membeli oleh-oleh khas Jogja juga sangat disarankan sebab hal tersebut menjadi simbol kenangan dan pengalaman dari perjalanan yang penuh kesan.
Selain itu, membeli rekomendasi oleh-oleh khas Jogja juga dapat mendukung berbagai usaha lokal. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan ide oleh-oleh apa saja yang bisa dibeli bagi sanak saudara tercinta setelah membaca ulasan Mamikos di sini.
Pilihan dan Rekomendasi Oleh-oleh Khas Jogja yang Menarik
Berikut ini Mamikos sudah merangkum pilihan rekomendasi oleh-oleh khas Jogja selain bakpia dan gudeg yang bisa kamu beli untuk keluarga, teman, sahabat, sanak saudara bahkan tetangga.
1. Mi Lethek

Mi lethek adalah salah satu makanan tradisional khas Bantul yang dapat menjadi opsi rekomendasi oleh-oleh khas Jogja yang kamu beli nanti.
Makanan satu ini dikenal karena warnanya yang cenderung kusam namun jauh lebih aman ketimbang mi konvensional pada umumnya.
Proses pembuatan mi ini menggunakan tepung singkong yang masih diolah dengan cara yang tradisional. Rasanya pun tawar, sehingga bisa diolah menjadi aneka hidangan menarik.
Mi Lethek sangat cocok untuk kamu bawa sebagai oleh-oleh khususnya bagi keluarga tercinta. Keberadaan mie ini menjadi salah satu simbol pelestarian makanan khas daerah yang wajib kita dukung penuh.
2. Yangko

Di masa lampau, yangko hanya bisa disantap oleh mereka yang berdarah biru saja. Namun saat ini, penganan satu ini dapat dinikmati semua kalangan tanpa terkecuali.
Kudapan khas Jogja ini dibuat dari tepung ketan sehingga bertekstur kenyal dengan rasa manis yang dominan. Yangko dipotong kecil lalu dibungkus rapi dalam kertas sehingga cocok untuk disantap sekali waktu.
Yangko biasanya diisi kacang tanah sehingga memberikan cita rasa gurih manis yang khas.
Saat ini, sudah ada inovasi modern seperti rasa durian dan stroberi untuk memperkaya pilihan rasa. Yangko bisa bertahan hingga satu bulan jika ditaruh di lemari es sehingga penganan ini cocok untuk dibawa ke luar Jogja.
3. Roti Kembang Waru

Roti kembang waru menjadi rekomendasi oleh-oleh Jogja selain bakpia yang Mamikos sarankan di artikel ini. Bentuk roti ini sangat khas sebab memiliki delapan kelopak bunga waru.
Asal Roti kembang waru ini dari Kotagede dan sudah populer sejak zaman kerajaan Mataram. Rasanya dominan manis dan bertekstur lembut sehingga banyak kalangan menyukainya.
Roti ini memiliki filosofi yakni melambangkan harmoni alam yang saling berdampingan dengan kehidupan manusia. Opsi ini sangat cocok untuk kamu pilih jika bosan membawa bakpia atau oleh-oleh sejenis yang begitu-begitu saja.
4. Keripik Belut

Keripik belut menjadi ide oleh-oleh khas Jogja berikutnya yang bisa kamu pertimbangkan beli untuk mereka yang tersayang.
Rasa dari keripik ini tentu saja dominan gurih dengan tekstur garing dan renyah. Hidangan khas ini berasal dari kawasan Godean dan selalu terbuat dari belut segar yang dibumbui sedemikian rupa lalu dan digoreng hingga kering.
Industri rumahan di daerah Sleman telah mengembangkan keripik belut sehingga kini memiliki berbagai varian rasa lain bukan hanya original. Rasa seperti balado dan barbeque juga sudah bisa kamu nikmati.
Selain menjadi kudapan atau teman nonton film, keripik ini juga cocok untuk kamu jadikan sebagai pelengkap lauk makan.
Halaman:


