Apa yang Dimaksud dengan Harmonisasi Jenis dalam Sistem Sertifikasi Halal? Ini Penjelasannya
Mari, pahami mengenai harmonisasi jenis yang berhubungan dengan sistem sertifikasi halal, melalui penjelasan berikut ini.
Seiring dengan semakin luasnya penerapan kewajiban akan sertifikasi halal di Indonesia, terdapat berbagai istilah yang berkaitan dengan hal tersebut.
Salah satunya seperti harmonisasi jenis produk halal yang harus diketahui dan diperhatikan, khususnya bagi para pelaku usaha.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud harmonisasi jenis dalam sistem sertifikasi halal? Berikut, penjelasannya. π§βπ»ππ
Mengenal Tentang Harmonisasi Jenis Terkait Sistem Sertifikasi Halal
Setiap umat muslim harus memperhatikan konsumsi makanan dan minuman, terutama makanan dan minuman yang halal dan halalan thayyiban. Oleh sebab itu, pelabelan halal dalam makanan maupun minuman menjadi sesuatu yang krusial.
Terkait pelabelan produk halal terdapat istilah harmonisasi jenis. Harmonisasi jenis pada produk halal merujuk pada kode dan kategori klasifikasi produk wajib bersertifikat halal yang didasarkan pada Keputusan Kepala BPJPH Nomor 307 Tahun 2025.Β
Harmonisasi ini memiliki tujuan untuk dapat mengintegrasikan klasifikasi nasional dengan sistem internasional seperti halnya Harmonized System (HS Code).Β
Dengan begitu, standar produk halal Indonesia mampu selaras, memberikan kepastian hukum, hingga memperlancar arus perdagangan perdagangan halal global.Β
Tanpa adanya penyelarasan atau penyesuaian kode produk, maka pelaku usaha seringkali harus menghadapi hambatan teknis ketika ekspor dan impor.
Adapun, alasan harmonisasi jenis produk menjadi penting, di antaranya:Β
1. Menjamin integritas suplai
Rantai pasokan seperti bahan mentah sampai produk jadi, mengikuti standar kehalalan yang konsisten.
2. Menciptakan kepastian dalam hukum
Tidak ada lagi keraguan akan klasifikasi produk yang masuk ke wilayah Indonesia karena kode sistem harmonisasi yang seragam.
3. Efisiensi waktu dan biaya
Langkah ini dapat mengurangi risiko penarikan produk yang disebabkan oleh ketidaksesuaian standar kriteria bahan atau kesalahan administrasi.
Penetapan klasifikasi spesifik yang harus dipatuhi oleh para pelaku usaha dalam maupun luar negeri berdasarkan BPJPH mencakup kategori makanan dan minuman, bahan tambahan pangan, dan kosmetik serta obat bahan alam.Β
Di sisi lain, ketika pelaku usaha telah mendapatkan sertifikat halal, maka hal ini akan memengaruhi produknya.Β
Mulai dari pencantuman label halal pada setiap produk, adanya jaminan konsistensi kehalalan produk, laporan perubahan bahan atau proses produksi, hingga memisahkan fasilitas halal dan nonhalal.
Penutup
Demikian, penjelasan singkat terkait harmonisasi jenis yang berhubungan dengan sistem sertifikasi halal. Semoga membantu. πβοΈ
Referensi:
Apa Yang Dimaksud Dengan Harmonisasi Jenis Dalam Sistem Sertifikasi Halal? [Daring]. Tautan: https://minhajshahabah.id/apa-yang-dimaksud-dengan-harmonisasi-jenis-dalam-sistem-sertifikasi-halal/Β
Apa yang Dimaksud dengan Harmonisasi Jenis Dalam Sistem Sertifikasi Halal? Perubahan Tidak Termasuk Revisi [Daring]. Tautan: https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/citizen/pr-7010049694/apa-yang-dimaksud-dengan-harmonisasi-jenis-dalam-sistem-sertifikasi-halal-perubahan-tidak-termasuk-revisi?page=all
Muslim Wajib Tahu, Ini Beda Halal dengan Halalan Tayyiban [Daring]. Tautan: https://www.viva.co.id/edukasi/1497980-muslim-wajib-tahu-ini-beda-halal-dengan-halalan-tayyibanΒ
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah


