15 Contoh Soal OSN Geografi SMA 2026 Tingkat Kabupaten/Kota dan Kunci Jawabannya
Sudah siap mengikuti olimpiade geografi tingkat SMA? Uji pemahamanmu dengan contoh-contoh soal berikut ini.
Perjuangan untuk bisa lolos olimpiade geografi tentu tidak mudah, apalagi persaingan OSN sangat ketat. Kamu bisa berlatih dengan contoh soal OSN geografi SMA 2026. 🌍✍️
Sudah siap menghadapi OSN Geografi yang dijadwalkan mulai bulan Juni nanti? Simak artikel berikut ini.
Contoh Soal OSN Geografi SMA 2026

Momen OSN geografi sudah di depan mata. Bagi kamu yang sudah terdaftar pada olimpiade tersebut dan harus bersaing dengan peserta yang lain, persiapan yang dilakukan wajib matang.
Catat jadwal OSN Geografi di tingkat SMA yang sudah diumumkan secara resmi adalah sebagai berikut:
- Jadwal Uji Coba: 5-6 Mei 2026 (sinkronisasi data [mode semi daring])
- Uji Coba Cabang Geografi: 7-8 Mei 2026
- OSN-K Geografi (tingkat kabupaten/kota) : 18 Juni 2026
- OSN-P (tingkat provinsi): 27–29 Juli 2026
- OSN Tahap Nasional/Final : 14–20 September 2026
Jangan mengira bahwa saat OSN geografi nanti, kamu hanya akan ditanya hafalan terkait nama-nama gunung, peta, dan iklim saja.
Lebih dari itu, olimpiade geografi membahas hal-hal terkait pola dan proses spasial yang mencakup berbagai hal seperti fenomena alam (gempa bumi, tsunami) dan aktivitas yang dilakukan manusia (migrasi, pariwisata, perdagangan).
Untuk bisa lancar mengerjakan soal OSN geografi, pahami silabus OSN dari ‘Panduan Olimpiade Sains Nasional 2026 untuk SMA sederajat’ dengan rincian berikut ini:
- Iklim dan perubahan iklim: pengantar cuaca dan iklim, sirkulasi atmosfer, kebencanaan dan manajemen bencana
- Sumber daya dan manajemen sumber daya
- Geografi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan
- Geologi, geomorfologi, dan penggunaan lahan
- Geografi pertanian dan permasalahan pangan
- Kependudukan dan dinamika penduduk
- Geografi ekonomi dan globalisasi
- Geografi pembangunan dan ketimpangan spasial
- Geografi kota, peremajaan kota, dan perencanaan kota
- Pariwisata dan manajemen pariwisata
- Geografi budaya dan identitas regional
- Perpetaan dan interpretasi informasi geospasial
Sudah siap untuk berlatih soal-soal OSN geografi agar kamu bisa menjadi pemenang di kompetisi tersebut? 🏅
Soal 1
Fenomena La Niña yang terjadi di Samudra Pasifik memberikan efek besar pada kondisi curah hujan di Indonesia. Dampak utama La Niña di wilayah Indonesia bagian barat adalah…
A. Penurunan suhu permukaan laut yang drastis di seluruh pesisir Indonesia
B. Peningkatan curah hujan di atas rata-rata sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor
C. Musim kemarau yang lebih panjang akibat tekanan udara tinggi yang menetap
D. Pergeseran zona angin pasat ke arah timur yang melemahkan arus angin lokal
E. Penguatan arus Humboldt yang menurunkan suhu daratan secara signifikan
Jawaban: B
Pembahasan:
La Niña ditandai dengan pendinginan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Jika hal tersebut terjadi, akan ada penghangatan di Pasifik bagian barat, termasuk perairan Indonesia.
Kondisi tersebut meningkatkan penguapan dan pembentukan awan konvektif sehingga curah hujan di Indonesia, terutama wilayah barat yang meningkat jauh di atas normal.
Dampaknya adalah risiko banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi meningkat signifikan.
Soal 2
Fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah sampai timur yang memberikan dampak penurunan curah hujan secara signifikan di wilayah Indonesia adalah…
A. La Nina
B. El Nino
C. Dipole Mode Negatif
D. Sirkulasi Walker Normal
E. Monsun Barat
Jawaban: B
Pembahasan:
El Nino menyebabkan massa udara lembap bergeser ke arah Amerika Selatan, sehingga wilayah Indonesia mengalami kekeringan.
Soal 3
Konsep carrying capacity (daya dukung lingkungan) dalam hal pengelolaan sumber daya alam merujuk pada…
A. Kemampuan teknologi manusia untuk mengeksploitasi sumber daya alam secara maksimal
B. Jumlah penduduk maksimum yang dapat didukung suatu wilayah tanpa merusak ekosistemnya
C. Kapasitas pemerintah dalam mengalokasikan anggaran untuk pelestarian lingkungan
D. Luas lahan produktif yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan suatu negara
E. Tingkat konsumsi energi per kapita yang ditetapkan oleh badan lingkungan internasional
Jawaban: B
Pembahasan:
Carrying capacity merupakan jumlah maksimum organisme, misalnya manusia, yang dapat hidup secara berkelanjutan dalam suatu ekosistem tanpa membuat kerusakan permanen pada sumber daya yang ada.
Soal 4
Suatu wilayah di Indonesia mempunyai karakteristik bentang alam berupa bukit-bukit kerucut (conical hills), sungai bawah tanah, dan stalaktit.
Proses geomorfologi dominan yang membentuk wilayah tersebut adalah…
A. Denudasional
B. Marine
C. Karstifikasi
D. Glasial
E. Eolin
Jawaban: C
Pembahasan: Karstifikasi adalah proses pelarutan batuan kapur (limestone) oleh air yang mengandung CO2. Karakteristik khasnya adalah terdapat bentang alam eksokarst (dolina, bukit karst) dan endokarst (gua, sungai bawah tanah).
Halaman:



