Source : magnific.com/magnific

Skor TKA SMA Sederajat 2026 Tidak Lagi 0-100, Ini Mekanisme Skoring Terbarunya!

Pelaksanaan TKA tahun ini memiliki perbedaan, salah satunya mengenai skor TKA SMA sederajat 2026 tidak lagi 0-100. Yuk, ketahui lebih jauh dalam pembahasan artikel berikut.

19 Oktober 2026 Fanny

Tes Kemampuan Akademik adalah suatu asesmen yang terstandar nasional untuk dapat mengukur capaian akademik peserta didik pada mapel tertentu. 

Di tahun ini, pada pelaksanaannya terdapat perubahan terkait hasil pelaporan dengan penggunaan skor TKA SMA sederajat 2026 tidak lagi 0-100. Hal tersebut dirancang dan diputuskan karena sejumlah alasan tertentu.  

Untuk memahaminya lebih jauh mengenai skoring TKA 2026, mari simak penjelasan berikut ini.

Perubahan Skoring pada TKA SMA Sederajat

Skor TKA SMA sederajat 2026 tidak lagi 0-100
magnific.com/magnific
Ada Perubahan! Ini 4 Perbedaan TKA SMA 2025 dan 2026, Mulai Jumlah Soal Hingga Durasi Pengerjaan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tahun ini pada jenjang SMA sederajat mengalami perubahan pada pelaporan hasilnya.

Skor TKA SMA sederajat 2026 tidak lagi 0-100 tetapi memakai rentang skor 200-800, dengan pembulatan sampai dua angka yang ada di belakang koma. Jadi, nantinya peserta didik akan mendapat skor seperti 753,20 atau 812,35 dan bukan lagi memakai skala 0-100.

Angka 200 merupakan batas bawah pelaporan, sementara angka 800 merupakan batas atas pelaporan. Angka tersebut bukanlah batas mutlak kemampuan siswa, namun batas dari skala pelaporan.

Tidak hanya itu saja, hasil TKA juga akan dilengkapi dengan kategori capaian, yaitu kategori Baik, Memadai, dan Kurang. Ada juga predikat Istimewa bagi peserta didik yang mampu mendapatkan minimal 725,00 pada setiap mata uji. 

Contohnya, seorang peserta didik memperoleh skor Bahasa Indonesia 745, Bahasa Inggris 725, dan Matematika 733, maka ia mendapat predikat Istimewa. 

Berbeda dengan peserta didik lain yang mendapat skor Bahasa Indonesia 745, Bahasa Inggris 800, dan Matematika 720, maka ia belum mendapat predikat Istimewa. 

Alasan Perubahan Skoring

Meskipun begitu, perlu dipahami bahwa perubahan skala skoring dari 0-100 menjadi 200-800 ini tidak berarti jika soal-soal TKA dibuat lebih sulit. 

Sebab, kesulitannya sendiri ditentukan oleh rancangan soal, sementara skala menentukan pada bagaimana hasil akan dilaporkan. 

Merangkum dari sejumlah sumber, adapun perubahan penetapan skala skoring didasari oleh beberapa faktor, seperti yang diutarakan oleh pihak Pusmendik Kemendikdasmen, yaitu:

1. Bukan persentase benar dan salah
Rentang skoring 200-800 dipakai untuk menegaskan jika skor TKA adalah suatu skala kemampuan terstandar, bukan merupakan persentase benar dan salah.

Apabila dibandingkan dengan transkrip nilai secara konvensional dengan skala 0-100, skor sering kali dipahami sebagai persentase jawaban benar.

2. Agar tidak membuat peserta didik cemas
Mengutip dari laman Detik, kemampuan siswa diestimasikan memakai metode IRT 2PL dalam TKA yaitu Item Response THeory Two-parameter Logistic Model di mana kemampuan diukur melalui pola respon pada soal dan juga karakteristik butir soal seperti daya beda dan tingkat kesulitan. 

IRT ini akan menghasilkan angka desimal positif, nol, sampai desimal negatif (seperti -1,5). Tetapi, agar lebih mudah dibaca dan tidak menimbulkan kecemasan dan merasa dihukum pada peserta didik, maka nilai digeser ke bilangan positif antara 200-800.

3. Agar sesuai pendekatan pengukuran dan sebagai bahan evaluasi
Pembaruan skor ini juga ditetapkan dengan tujuan untuk dapat menyajikan informasi dari kemampuan akademik melalui skala yang sesuai dengan apa yang menjadi pendekatan pengukurannya. 

Hasil TKA nanti juga diharapkan mampu membantu memberikan informasi capaian yang lebih akurat kepada peserta didik tentang capaian belajarnya, pihak sekolah dapat memperbaiki pembelajarannya, serta perguruan tinggi memperoleh informasi pendukung.

4. Meningkatkan ketepatan interpretasi hasil TKA
Perubahan skala skor juga dilakukan untuk mengurangi anggapan jika nilai TKA sama dengan presentasi jawaban benar dan salah. Contohnya, saat skor 600 diperoleh, bukan artinya peserta didik mendapat benar 60% dari soal tersebut.

Sehingga, perubahan bukan untuk menaikan kemampuan menurunkan nilai peserta, tetapi untuk meningkatkan keadilan, kualitas, serta ketepatan interpretasi hasil TKA.

Strategi Menghadapi TKA 2026

Di sisi lain, untuk meningkatkan persiapan pelaksanaan TKA, sekolah dan para siswa dapat melakukan berbagai latihan dan membuat strategi pembelajaran. 

Merujuk laman Neon Uji, berikut adalah beberapa strategi sekolah dan siswa untuk menghadapi TKA 2026 mendatang, yaitu:

1. Petakan kemampuan siswa 
Untuk mengetahui kemampuan siswa, bisa dimulai dengan asesmen diagnostik atau try out, di mana hasilnya nanti akan membantu guru dalam menemukan materi yang sudah dikuasai serta kompetensi yang perlu untuk diperkuat.

2. Latihan secara rutin
Latihan berkala bisa dilakukan jauh-jauh hari, ini akan membantu peserta didik terbiasa dengan karakter soal yang ditemukan, mengerjakan ujian dengan basis komputer, hingga mengatur waktu.

3. Variasi tingkat kesulitan soal yang dikerjakan
Ketika melatih mengerjakan soal, vasirasikan tingkat kesulitannya serta kelompokkan sesuai materi, mata pelajaran, atau kompetensi. Apabila guru bisa melihat kemampuan siswa sekaligus mengetahui materi yang paling banyak mengalami kendala.

4. Analisis hasil
Setelah try out dilakukan, analisis hasil dari kesalahan siswa untuk mengetahui materi mana yang harus diperkuat. Hasil juga dapat menjadi bahan evaluasi pembelajaran yang dapat dilanjutkan dengan latihan tambahan, pengayaan, hingga pendampingan individual.

Jadwal Seleksi Masuk PTN 2027: TKA, SNBP, UTBK-SNBT, & Jalur Mandiri Lengkap

Penutup

Demikian, informasi mengenai perubahan skala skoring pada pelaksanaan TKA SMA sederajat tahun ini. Semoga membantu.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta