Advertisement
Source : Getty Images/Yazid Nasuha

Allahumma A’Inni ‘Ala Dzikrika Wa Syukrika Wa Husni ‘Ibadatik, Keutamaan dan Waktu Membacanya

Bagi kamu yang ingin mengamalkan doa Allahumma A’Inni ‘Ala Dzikrika Wa Syukrika Wa Husni ‘Ibadatik, dalam artikel ini Mamikos akan menjelaskan keutamaan dan waktu untuk membacanya. Yuk, baca!

12 Maret 2025 M Ansor

Apa Keutamaan Doanya?

Melihat dari penjelasan di atas, kita dapat melihat betapa dalamnya doa ini. Dimana melalui doa ini, kita dapat meminta pertolongan Allah SWT mengenai 3 hal termasuk berdzikir, bersyukur, serta beribadah.

Ketiga hal tersebut merupakan keutamaan yang Insya Allah bisa kita dapatkan dengan mengamalkan doa Allahumma A’Inni ‘Ala Dzikrika Wa Syukrika Wa Husni ‘Ibadatik.

Nah, mengutip dari Islampos.com, adapun penjelasan lengkap mengenai 3 keutamaan yang sekaligus menjadi 3 permintaan dalam doa ini adalah sebagai berikut.

1. Berdzikir

Keutamaan pertama dari doa ini adalah berdzikir. Dengan memanjatkan doa Allahumma A’Inni ‘Ala Dzikrika Wa Syukrika Wa Husni ‘Ibadatik, kira dapat meminta pertolongan kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam menunaikan amalan dzikir.

Dzikir sendiri memiliki bentuk yang beragam, bisa dalam bentuk membaca Al-Qur’an, mengingat dan memuji Allah SWT, mempersibuk diri dengan melaksanakan hal-hal yang bermanfaat di jalan Allah SWT dan masih banyak lagi yang lainnya.

Permintaan untuk senantiasa melaksanakan dzikir disebutkan pertama dalam doa ini sebelum bersyukur dan ibadah. Mengapa demikian? Untuk menjawabnya, kamu dapat membaca QS Al Baqarah ayat 152 berikut.

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al Baqarah: 152).

Dengan berdzikir kepada Allah SWT maka seorang muslim sudah pasti merasa bersyukur. Begitupun sebaliknya, jika seseorang tidak berdzikir, maka ia tidak bersyukur kepada Allah SWT.

2. Bersyukur

Keutamaan kedua yang sekaligus menjadi permintaan kedua dalam doa ini adalah bersyukur. Melalui doa ini, kita dapat meminta kepada Allah SWT agar merasa lebih bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan terhadap kita oleh-Nya.

Syukur sendiri merupakan perbuatan terpuji yang dapat kita lakukan untuk memuji Allah SWT sekaligus bentuk pengakuan hamba dalam harinya terhadap karunia Allah SWT.

Sebagai manusia sekaligus umat muslim, kita memang sudah sepatutnya senantiasa merasa bersyukur karena karunia dan nikmat yang Allah SWT berikan tak terhitung jumlahnya.

Dalam QS An-Nahl 16:18, Allah SWT berfirman “Dan, jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” 

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam QS Al-Baqarah 152 berikut ini.

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (QS. Al Baqarah: 152)

Esensi dari rasa syukur sendiri tidak hanya mengucapkan kalimat “Alhamdulillah” saja setiap kali mendapatkan nikmat dari Allah SWT. Syukur juga harus dilakukan dengan menggunakan segala nikmat dan karunia yang Allah berikan di jalan yang diridhai oleh-Nya serta selalu bersikap qana’ah.

Tulisan Allohumma Innaka ‘Afuwwun Kariim Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu ‘Annaa Yaa Kariim dan Artinya

3. Beribadah dengan Baik

Keutamaan ketiga sekaligus permintaan ketiga dalam doa ini yaitu agar dapat beribadah dengan baik. Salah satu tujuan dari penciptaan manusia di bumi yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Maka dari itu, sebagai umat muslim kita harus senantiasa melaksanakan amalan ibadah setiap harinya.

Adapun yang dimaksud dengan beribadah dengan baik adalah ibadah yang dibarengi dengan rasa yang ikhlas, tulus, sekaligus sesuai dengan tuntutan Allah SWT.

Halaman:

Advertisement