Apakah Boleh Jalur Mandiri Tidak Diambil? Berikut Penjelasannya
Bagi kamu yang penasaran ingin mengetahui apakah boleh jalur mandiri yang sudah diterima tidak diambil, baca artikel ini untuk jawaban lengkapnya!
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum MendaftarΒ
Sebelum mengikuti proses seleksi Jalur Mandiri PTN, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Berikut diantaranya:
1. Dapat Mengikuti Jalur Mandiri di Banyak Perguruan Tinggi
Berbeda dengan jalur SNBP atau SNBT yang dibatasi pemilihan perguruan tinggi, melalui Jalur Mandiri kamu dapat memilih banyak PTN dengan mengikuti beberapa pendaftaran seleksi Jalur Mandiri di PTN-PTN yang diinginkan.
Hal ini dikarenakan tak ada aturan baku terkait maksimal Jalur Mandiri PTN yang dapat diikuti. Kamu dapat mengikuti lebih dari satu Jalur Mandiri di PTN yang berbeda asalkan dapat memenuhi syarat atau ketentuan masing-masing PTN yang dituju.
Selain itu, pastikan juga bahwa jadwal tes seleksinya berbeda satu sama lain, tidak dalam tanggal yang sama atau bertabrakan.
2. Daya Tampung dan Biaya Kuliah Jalur Mandiri
Sama seperti Jalur lainnya yang memiliki daya tampung berbeda-beda pada setiap program studi atau PTN yang dipilih. Daya tampung Jalur Mandiri juga berbeda-beda setiap prodi atau PTN nya.
Secara umum, kuota untuk jalur Mandiri yaitu kurang lebih 30%, namun, untuk jumlah pasti setiap PTN mungkin saja akan berbeda-beda setiap program studinya.
Kemudian, untuk biaya kuliah melalui Jalur Mandiri sedikit berbeda dengan jalur lain. Jalur Mandiri umumnya membutuhkan biaya yang lebih besar.
Namun, para pendaftar jalur ini juga akan dimintai untuk mengisi informasi mengenai keuangan keluarga mulai dari data pekerjaan orang tua, penghasilan, dan lain sebagainya.Β
Data yang diisikan tersebut nantinya akan dijadikan sebagai aspek penentuan besaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) per semester calon mahasiswa ke depannya agar tidak terlalu memberatkan atau terlalu tinggi nominalnya di luar kemampuan calon mahasiswa.
Tidak hanya UKT, melalui Jalur Mandiri, pendaftar juga akan dikenakan uang pangkal. Hal ini menyebabkan biaya yang harus dikocek melalui jalur ini cukup mahal dibandingkan dengan yang lainnya.
3. Jalur Mandiri Dapat Dijadikan Alternatif Pilihan Terakhir Masuk PTN
Sebenarnya, Jalur Mandiri bukan satu-satunya jalur seleksi terakhir yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa. Masih ada jalur lain yang dapat diikuti yaitu SPAN-PTKIN.
Namun, jalur tersebut hanya dikhususkan untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) saja seperti UIN (Universitas Islam Negeri) atau IAIN (Institut Agama Islam Negeri).
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa pelaksanaan Jalur Mandiri umumnya dilakukan terakhir setelah pengumuman SNBT. Jadi, dapat dikatakan bahwa jalur ini merupakan opsi terakhir yang dapat diikuti calon mahasiswa baru jika ingin berkuliah di PTN umum dan bukan PTKIN.
Apakah Boleh Jalur Mandiri Tidak Diambil?
Apakah boleh Jalur Mandiri tidak diambil jika sudah diterima? Jawabannya, boleh. Calon mahasiswa yang mengikuti seleksi Jalur Mandiri dan dinyatakan lolos diperbolehkan jika tidak ingin mengambil kesempatan tersebut selagi belum mengikuti proses daftar ulang.Β
Namun, beberapa PTN mungkin menerapkan konsekuensi bagi calon mahasiswa yang tidak mengambilnya, jadi kamu harus lebih teliti lagi dalam membaca semua aturan atau ketentuan yang diterapkan.
Salah satu resiko yang mungkin dapat muncul akibat tidak mengambil Jalur Mandiri PTN yang dinyatakan lolos yaitu resiko untuk terkena blacklist dan tidak bisa mendaftar Jalur Mandiri di PTN yang sama di tahun berjalan ataupun tahun berikutnya.
Halaman:

