Advertisement
Source : Getty Images/Ilyas Al Aziz

Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Tulisan Arab Latin dan Artinya sesuai Sunnah

Bagi kamu yang ingin mengetahui bacaan dzikir pagi dan petang dalam tulisan Arab, Latin, beserta terjemahannya. Baca dalam artikel ini, yuk!

25 Februari 2025 M Ansor

Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Tulisan Arab Latin dan Artinya sesuai Sunnah – Salah satu amalan ibadah yang bisa kamu lakukan untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT, adalah berdzikir. Berdzikir merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Berdzikir tentunya memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi seorang muslim. Beberapa diantaranya seperti dapat membantu menghapus dosa hingga mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Berdzikir dapat dilakukan setiap hari, salah satunya di pagi dan petang. Nah, dalam artikel ini Mamikos akan bagikan beberapa bacaan dzikir pagi dan petang dalam Bahasa Arab, Latin, beserta terjemahannya bagi kamu yang ingin mengamalkan. Cek selengkapnya di bawah ini!📿🤲✨

Apa Itu Dzikir?

Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Tulisan Arab Latin dan Artinya Sesuai Sunnah
Thirdman / Pexels.com

Sebagai seorang muslim, kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah dzikir. Namun, apakah kamu tahu apa sebenarnya makna dari dzikir itu sendiri? Sebelum mengulik lebih lanjut bacaan dzikir pagi dan petang, Mamikos akan ulas secara singkat terlebih dahulu pengertian dzikir.

Mengutip dari Liputan6, dzikir secara bahasa artinya yaitu mengingat dan secara istilah yaitu mengingat kepada Allah SWT dengan membacakan tasbih, tahmid dan takbir.

Lebih jauh, dzikir sendiri dapat kita pahami sebagai usaha yang dilakukan oleh umat muslim untuk mendekatkan diri dan selalu mengingat Allah SWT.

Bacaan Saat Takbir 7x Sholat Idulfitri Ramadan dan Artinya

Apa Saja Keutamaan dan Manfaat Berdzikir?

Dzikir juga tentunya memiliki banyak sekali keutamaan dan manfaatnya bagi seorang muslim, berikut adalah beberapa keutamaannya:

  • Untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
  • Untuk menguatkan iman
  • Untuk menenangkan hati
  • Untuk meningkatkan kebahagiaan
  • Untuk membantu mengendalikan diri dari hawa nafsu
  • Untuk meningkatkan kesabaran diri
  • Untuk mencegah perbuatan keji serta munkar
  • Dan masih banyak lagi yang lainnya

Seperti Apa Bacaan Dzikir Pagi dan Petang?

Salah satu waktu yang dianjurkan untuk berdzikir adalah pagi dan petang hari setelah melaksanakan shalat wajib.

Pada pagi hari, kamu dapat membaca dzikir saat waktu subuh datang sampai terbit matahari. Kemudian pada petang hari, kamu dapat membaca dzikir saat waktu ashar sampai tenggelamnya matahari.

Anjuran mengenai waktu berdzikir ini tertuang dalam Quran Surah Ali Imran ayat 41 yang berbunyi:

وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Wadzkur rabbaka kaṡīraw wa sabbiḥ bil-‘asyiyyi wal-ibkaar

Yang artinya:

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari.”

Lalu, apa saja bacaan dzikir pagi dan petang yang bisa diamalkan setiap harinya? Nah, bagi kamu yang ingin menghafalnya, berikut Mamikos berikan daftar bacaan dzikir pagi dan petang dalam tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya. Simak dan recipe baik-baik, ya!

Daftar Bacaan Dzikir Pagi dan Petang yang Bisa Kamu Amalkan

Bacaan Dzikir Ke-1: Ta’awudz 

Bacaan dzikir pagi dan petang pertama yang bisa kamu amalkan adalah ta’awudz. Kamu dapat membaca ta’awudz masing-masing satu kali pada pagi dan petang. Berikut adalah bacaannya.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim.

Yang artinya:

 “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

Bacaan Dzikir Ke-2: Ayat Kursi 

Setelah ta’awudz, kamu dapat melanjutkan dzikir dengan membacakan Ayat Kursi masing-masing 1 kali di pagi dan petang, berikut bacaannya:

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ

الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allahu la ilaha illa huw, al-hayyul-qayyum, la ta’khuzuhu sinatuw wa la na’um, lahu ma fis-samawati wa ma fil-ard, man zallazi yasyfa’u ‘indahu illa bi’iznih, ya’lamu ma baina aidihim wa ma khalfahum, wa la yuhituna bisyai’im min ‘ilmihi illa bima sya’, wasi’a kursiyyuhus-samawati wal-ard, wa la ya’uduhu hifzuhuma, wahuwal-‘aliyyul-‘azim

Yang artinya: 

“Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) di hadapan mereka, dan di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS Al Baqarah: 255)

Bacaan Dzikir Ke-3: Surat Al-Ikhlas 

Bacaan dzikir ketiga yaitu Surat Al-Ikhlas, kamu dapat membaca surat ini sebanyak tiga kali pada pagi atau petang, berikut adalah bacaannya:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ۝ اللَّهُ الصَّمَدُ۝ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ۝ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ۝

Qul huwal laahu ahad Allah hus-samad lam yalid wa lam yoolad wa lam yakul-lahu kufuwan ahad

Yang artinya: 

“Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.” (QS Al Ikhlas: 1–4)

Bacaan Dzikir Ke-4: Surat Al-Falaq 

Selanjutnya kamu dapat membacakan Surat Al-Falaq masing-masing 3 kali saat berdzikir pada pagi atau petang, berikut ini adalah bacaannya:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ۝ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ۝

Qul a’uzuu bi rabbil-falaq min sharri ma khalaq wa min sharri ghasiqin iza waqab wa min sharrin-naffaa-thaati fil ‘uqad wa min shar ri haasidin iza hasad

Yang artinya: 

“Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki’.” (QS Al Falaq: 1–5)

Tulisan Bacaan Hasbunallah Wanikmal Wakil Arab Latin dan Artinya Lengkap

Bacaan Dzikir Ke-5: Surat An-Nas 

Bacaan dzikir selanjutnya adalah Surat An-Nas, kamu dapat membacakan sura ini sebanyak 3 kali pada pagi dan petang, berikut ini adalah bacaannya:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَهِ النَّاسِ ۝ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ۝

Qul a’uzu birabbin naas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min sharril was waasil khannaas. Al lazii yuwas wisu fii suduurin naas. Minal jinnati wan naas.

Artinya: “Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia’.” (QS An-Nas: 1–6)

Halaman:

Advertisement