Advertisement
Source : unsplash.com/@positivemoslemattitude

7 Bacaan Surat Pendek Juz Amma untuk Dibaca Saat Sholat 5 Waktu

Kamu masih kesulitan untuk menghafal dan membaca surat pendek ketika sholat? Simak bacaan surat pendek Juz Amma berikut.

25 Februari 2024 Asrul A

Bacaan Sholat Lima Waktu

Surat-surat pendek menjadi andalan bagi setiap laki-laki muslim, ketika mengerjakan sholat lima waktu.

Selain karena ayat-ayatnya tidak terlalu panjang, surat ini mudah dibaca dan dihafalkan, makanya cocok untuk digunakan saat sedang sholat berjamaah.

Membaca surat-surat pendek setelah membaca surat Al Fatihah itu wajib, dan sangat dianjurkan. Kamu bisa memilih membacakan surat pendek yang kamu inginkan, dan yang kamu hafalkan, termasuk memilih bacaan surat pendek Juz Amma.

Bacaan surat pendek Juz Amma yang dipenuhi banyak surat pendek menjadi pilihan baik bagi kamu yang ingin mengahafal surat-surat pendek.

Bacaan Surat Pendek Shalat Tarawih 11 dan 23 Rakaat dan Witirnya Lengkap

Bacaan Surat Pendek Juz Amma 

Bacaan surat pendek Juz Ammamerupakan juz terakhir dalam Al-Qur’an yaitu juz 30.

Ada berbagai bacaan surat pendek Juz Amma yang biasanya digunakan saat menunaikan sholat lima waktu.

Juz Amma terdapat surat yang paling banyak yaitu An-Nazi’at dengan jumlah ayat sebanyak 46. Sementara yang paling sedikit  yaitu Al-Kautsar yang hanya berjumlah 3 ayat saja.

Kamu bisa memilih pilihan surat dalam Juz Amma setelah membaca surat Al-Fatihah. Biasanya, saat sholat kebanyakkan orang membaca surat yang pendek dan mudah untuk dihafalkan.

Berikut ini beberapa bacaan surat pendek Juz Amma yang bisa kamu gunakan saat sholat :

1. An Nas

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُور النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Tulisan latin surat An Nas :

Qul a’udzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wannas.

Artinya katakanlah :

“Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

2. Al Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنشَرِّحَاسِدٍ إِذَا حَسَدَْ 

Tulisan latin surat Al Falaq :

Qul a’uudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarri naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri hasidin idzha hasad.

Artinya katakanlah :

“Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

Halaman:

Advertisement