Advertisement

10 Bahasa Favorit Anak Kuliahan yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menjadi Mahasiswa Baru!

Di masa perkuliahan nantinya kamu akan menemukan berbagai tingkah anak kuliahan dari yang teladan dan patut dicontoh hingga anak kuliahan yang tidak patut untuk dicontoh. Semuanya tentu memiliki istilah masing-masing.

18 Januari 2021 Mamikos

6. SKS

Pernah mendengar istilah SKS? Mungkin yang kamu ketahui tentang SKS ini adalah singkatan dari Satuan Kredit Semester. Biasanya istilah SKS ini digunakan dalam perguruan tinggi untuk menyebut hak mahasiswa yang boleh menentukan sendiri mata kuliah apa yang diambil dalam satu semester. Perlu kamu ketahui pula, bahwa di dalam bahasa anak kuliahan sebenarnya SKS ini memiliki makna lain yakni sistem kebut semalam.

Biasanya para mahasiswa menggunakan istilah ini ketika mereka memborong belajar mengerjakan tugas dalam satu malam ketika akan menghadapi ujian atau dikejar deadline tugas yang harus segera dikumpulkan. Sebenarnya sistem kebut semalam ini bukanlah metode yang baik, namun para mahasiswa terus melakukannya hingga sekarang.

7. KRS

KRS di sini sesungghnya merupakan singkatan dari “Kartu Rencana Studi.” Ibarat di restoran, KRS adalah kertas “order food” yang diberikan waiter/waitress untuk diisi pelanggannya. Nah, kamu harus mengisi KRS dengan daftar mata kuliah yang mau diambil semester itu.

Sebelum kampus-kampus menerapkan sistem online, KRS secara harfiah merupakan kartu. Bentuknya kayak formulir gitu. Sekarang, hampir tiap kampus udah punya KRS online yang memudahkan mahasiswanya mengatur jadwal studi dari rumah.

8. KTM

“Kartu Tanda Mahasiswa.” Gak usah dijelasin lagi pun kamu pasti tau kalo itu mirip dengan Kartu Siswa yang kamu terima di SMA. Kartu itu harus dijaga baik-baik karena dibutuhin ketika kamu mau minjem buku perpus, naik sepeda kampus, berobat gratis di pusat kesehatan mahasiswa, atau memakai fasilitas lain di kampus.

9. SP

Nih! Yang cowok-cowok jangan mikir aneh dulu. SP di dunia perkuliahan tuh singkatan dari “Semester Pendek.” Itu adalah waktu belajar tambahan opsional yang ada di antara semester genap dan semester ganjil. Biasanya, mahasiswa memanfaatkan SP yang durasiinya sekitar 2-3 bulan untuk mengulang matakuliah lalu atau malah ambil matkul baru biar cepet lulus.

Masih bingung? Nih ada penjelasan tambahannya. Jadi, gini. Kamu belum puas kuliah di semester pertama (sekitar September – Desember) dan semester kedua (sekitar Februari – Mei). Terus, kamu ambil semester pendek (sekitar Juli – Agustus) biar cepet lulus.

Halaman:

Advertisement