Apa Bedanya Can dan Could Bahasa Inggris beserta Cara Penggunaan dan Contohnya yang Benar
Masih bingung perbedaan can dan could bahasa Inggris? Yuk pelajari perbedaan, fungsi, dan contoh penggunaannya agar kamu semakin lancar ngobrol bahasa Inggris!
Kalimat tanya:
- Can you sleep? (Bisakah kamu tidur?)
- Can you help me to add some salt? (Bisakah kamu membantuku untuk menambahkan garam?)
- Can I borrow your eraser for a moment? (Boleh aku pinjam penghapusmu sebentar?)
- Can he cook western food? (Bisakah dia memasak makanan barat?)
- Can they finish this homework before the deadline? (Apakah mereka bisa menyelesaikan pekerjaan rumah ini sebelum tenggang waktu?)
- Can we listen to the song together? (Bisakah kita mendengarkan musik bersama-sama malam ini?)
- Can I sit here? (Bolehkah aku duduk di sini?)
- Can you speak a little bit louder, please? (Bisa tolong bicara sedikit lebih keras?)
Could
Could digunakan untuk menunjukkan kemampuan pada masa lalu, permintaan yang sopan, dan kemungkinan yang kurang pasti.
Contoh-contoh kalimat menggunakan could:
Kalimat positif:
- When I was young, I could work at five different places every day. (Waktu aku masih muda, aku bisa bekerja di lima tempat berbeda setiap hari.)
- He could play the violin beautifully when he was a child. (Dia bisa bermain biola dengan indah saat masih kecil.)
- We could see the beach from this hotel. (Kita bisa melihat pantai dari hotel ini.)
- We could go to Paris if we had enough money. (Kita bisa ke Paris jika punya cukup uang.)
Kalimat negatif:
- I couldn’t find my bag this evening. (Aku tidak bisa menemukan tasku siang ini.)
- She couldn’t lift the box because she was too little. (Dia tidak bisa mengangkat kotaknya karena dia terlalu kecil.)
- I couldn’t sleep last night. (Aku tidak bisa tidur semalam.)
- My mom couldn’t come because she was busy. (Ibuku tidak bisa datang karena sibuk.)
- He couldn’t remember my face. (Dia tidak bisa ingat wajahku.)
Kalimat tanya:
- Could I borrow your pillow for a few minutes? (Boleh aku pinjam bantalmu sebentar?)
- Could we go to the cinema after dinner? (Bisa tidak kita ke bioskop setelah makan malam?)
- Could you tell me where the airport is? (Bisakah kamu memberitahuku di mana bandaranya?)
- Could you close the window? It’s a bit cold in here. (Bisakah kamu menutup jendelanya? Di sini agak dingin.)
Kesalahan-kesalahan Umum Saat Menggunakan Can dan Could
Walaupun sudah memahami teori penggunaan can dan could, kamu bisa saja membuat kesalahan kecil. Apalagi jika pada kalimat tersebut juga digunakan should dan would yang membuat penggunaannya semakin mudah tertukar.
Berikut ini kesalahan umum yang perlu kamu hindari:
- Penggunaan could untuk menunjukkan kemampuan saat ini.
- Banyak yang masih menggunakan could untuk menunjukkan kemampuan saat ini. Contohnya ‘I could cry right now’. Padahal, jika maksudnya ‘aku bisa menangis sekarang’ seharusnya menggunakan can. Sedangkan ‘I could cry right now’ lebih cocok untuk menunjukkan kemungkinan.
- Tidak memperhatikan konteks formal dan informal.
- Jangan lupa untuk menggunakan could saat pembicaraan bersifat formal agar lebih sopan, sedangkan can digunakan untuk percakapan yang lebih santai atau informal.
- Contohnya: ‘could you please help me to bring this file?’ Sedangkan untuk konteks informal, dapat menggunakan ‘can you bring this file?’
- Bingung membedakan could not dan can not, padahal maknanya berbeda.
- Can’t dipakai untuk menyatakan kebiasaan atau masa kini. Contoh: I can’t cook (sekarang aku tidak bisa memasak).
- Couln’t dipakai untuk hal yang sudah terjadi atau di masa lalu. Contoh: I couldn’t cook when I was young. (Saat aku masih muda, aku belum bisa memasak)
- Lupa bahwa could juga dapat menunjukkan kemungkinan dan kesopanan
- Apakah kamu masih menganggap could hanyalah bentuk lampau dari can? Padahal, could sebenarnya dapat digunakan untuk mengekspresikan kemungkinan dan kesopanan pada kalimat. Contoh: ‘It could be a storm tomorrow’ yang artinya mungkin besok akan ada badai yang menunjukkan kemungkinan, bukan ‘dulu bisa’.
Halaman:


