Bedanya QRIS Bayar, QRIS Transfer, dan QRIS Tarik Tunai yang Wajib Kamu Tahu untuk Hindari Penipuan
Jangan sampai terjebak penipuan, ketahui dulu apa bedanya QRIS bayar, QRIS transfer, dan QRIS tarik tunai dalam artikel ini. Baca penjelasannya selengkapnya, yuk!
Apa Saja Modus Penipuan Menggunakan QRIS yang Sering Terjadi?
Seperti yang sudah Mamikos ingatkan di awal, bahwa di tengah maraknya penggunaan QRIS, muncul modus baru penipuan yang memanfaatkan QRIS, pengguna yang tidak hati-hati tidak sedikit yang terjebak dalam modus penipuan ini.
Lalu, seperti apa sajakah modus penipuan yang sering terjadi menggunakan QRIS akhir-akhir ini? Mengutip dari Antaranews, berikut ini adalah beberapa modus penipuan menggunakan QRIS yang harus kamu waspadai:
- Kode QR Bayar Palsi: Melalui modus penipuan ini, penipu mengubah kode bayar QR penjual atau merchant yang asli dengan kode QR milik mereka sendiri sehingga dana yang dibayarkan oleh pembeli tidak masuk ke rekening penjual tetapi ke rekening penipu. Bagi pengguna yang tidak jeli, hal ini seringkali tidak dapat dikenali secara langsung karena prosesnya yang sama seperti proses pembayaran QRIS pada umumnya.Â
- Salah Kirim Karena QR Transfer yang Palus: Melalui modus penipuan ini, biasanya penipu akan meminta QR transfer kepada pembeli dan menyamar sebagai merchant.
- Screenshot Bukti Pembayaran Palsu: Untuk modus penipuan ini biasanya dilakukan oleh pembeli, mereka akan memberikan bukti pembayaran palsu kepada penjual, padahal mereka belum membayar sepeserpun dan tidak masuk ke rekening penjual atau merchant.
- Kode QR Phishing: Modus penipuan ini menggunakan kode QR yang sebenarnya bukan kode QRIS, mereka menggunakan kode QR yang isinya akan mengarahkan pengguna ke web phishing untuk mencuri data pribadi atau OTP.
Apa Bedanya QRIS Bayar, QRIS Transfer, dan QRIS Tarik Tunai?
Di atas sudah dijelaskan bahwa terdapat modus penipuan menggunakan QRIS yang sering terjadi. Salah satu tips untuk menghindari penipuan tersebut yaitu dengan lebih teliti lagi saat menggunakan QRIS dan tau perbedaan layanan QRIS.
Sehingga, ketika ada kode QR yang mencurigakan atau mengarahkan pengguna ke transaksi yang tidak seharusnya, kamu bisa lebih tanggap lagi dalam menghindari penipuan.
Seperti yang sudah diketahui bersama, saat ini QRIS memiliki beberapa layanan yang dapat digunakan oleh penggunanya. Beberapa layanan tersebut adalah QRIS bayar, QRIS transfer, dan yang terbaru QRIS tarik tunai.
Nah, untuk mengetahui apa bedanya QRIS bayar, QRIS transfer, dan QRIS tarik tunai, berikut ini Mamikos berikan penjelasan mengenai perbedaannya yang penting untuk kamu ketahui sebagai salah satu usaha menghindari risiko penipuan.
Bedanya QRIS Bayar, QRIS Transfer, dan QRIS Tarik Tunai
1. QRIS bayar (Customer Presented Mode)
Layanan QRIS yang pertama adalah QRIS Bayar atau Customer Presented Mode. Ini merupakan fitur yang dapat digunakan oleh pengguna untuk melakukan transaksi pembayaran kepada merchant baik itu di toko, restoran, ataupun yang lainnya.
Berikut adalah detail informasi dari QRIS bayar yang membedakannya dengan layanan QRIS lain:
- Dipakai oleh pembeli untuk membayar kepada merchant atau penjual
- Pembeli harus menampilkan kode QR yang ada pada aplikasi M-Banking atau E-Wallet, setelah itu merchant atau penjual yang akan memindai kode tersebut untuk memproses pembayaran.
- Saat kode QR dipindah, aplikasi akan menunjukan nama usaha dari merchant, bukan nama pribadi.
- Biasanya layanan QR ini sering digunakan di supermarket, restaurant, atau merchant lain dengan kode QR yang terverifikasi.
Halaman:
