Advertisement
Source : Canva@arinahabich

Berapa Tabungan Ideal saat Umur Mendekati 30? Berikut Rekomendasi dan Saran dari Para Ahli

Tabungan yang kamu miliki sudah cukup belum ya? Berapa sih nominal yang ideal? Temukan jawabannya lengkap di artikel ini, yuk!

4 September 2025 Lintang Filia

2. Gunakan Metode Persentase (50-30-20)

Metode persentase ini mudah untuk diterapkan, lho. Misalnya, ketika uang gaji atau pendapatan masuk, pisahkan 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk gaya hidup, dan 20% langsung masuk tabungan atau investasi.

Namun lalu kondisi belum memungkinkan, kamu bisa menyesuaikan besaran persentasenya, ya. Asalkan masih ada nominal yang bisa ditabung.

3. Mulai dengan Investasi Ringan

Menabung di rekening biasa memang aman, tetapi nilainya bisa tergerus inflasi, lho. Oleh karena itu, sisihkan sebagian dana ke instrumen ringan seperti reksa dana pasar uang, emas, atau SBN.

4. Disiplin dalam Budgeting

Sekecil apa pun pendapatanmu, disiplin adalah hal yang harus diutamakan, ya. Catat arus kas, tentukan batas pengeluaran, dan lakukan evaluasi tiap bulan. Kalau budgeting-mu rapi, maka peluang tabungan bocor bisa ditekan.

5 Kesalahan Umum saat Menabung

Banyak anak muda sebenarnya sudah punya niat untuk menabung, tetapi praktiknya sering tidak berjalan sesuai harapan. Bukannya saldo bertambah, justru tabungan cepat habis atau malah tidak terkumpul sama sekali. Apakah kamu mengalami juga?

Nah, hal ini biasanya bukan karena tidak mampu, melainkan karena ada kebiasaan kecil yang sering diabaikan, seperti:

  1. Tidak Punya Tujuan Jelas
    Menyisihkan uang tanpa tahu mau dipakai untuk apa justru membuat tabungan mudah sekali β€œbocor.” Kalau tidak ada target, misalnya untuk dana darurat atau DP rumah, uang tabungan terasa tidak terlalu penting sehingga gampang terpakai lagi.
  2. Menyatukan Rekening Tabungan dan Harian
    Begitu gaji masuk ke satu rekening yang sama, tabungan seringkali ikut terpakai untuk kebutuhan bulanan. Memisahkan rekening khusus tabungan akan jauh lebih efektif agar komitmen tetap terjaga.
  3. Mengabaikan Investasi
    Banyak yang merasa menabung di bank saja sudah cukup. Padahal, tanpa investasi, nilai uang bisa tergerus inflasi. Apalagi sudah banyak tersedia tips atau cara investasi reksadana untuk pemula yang mudah untuk diikuti, lho.
  4. Kurang Konsisten
    Semangat menabung biasanya akan tinggi di awal, tapi lama-lama menurun. Padahal, konsistensi lebih penting dibanding jumlah. Menyisihkan Rp100 ribu tiap bulan secara rutin lebih berdampak dibanding menabung Rp1 juta sekali lalu berhenti.
  5. Menunggu Gaji Naik Baru Mulai Menabung
    Kesalahan yang satu ini juga kebiasaan yang sering terjadi, nih. Banyak yang menunda dengan alasan penghasilan masih kecil. Faktanya, menabung bukan soal besar kecilnya gaji, tapi kebiasaan. Lebih baik mulai dari nominal kecil daripada tidak sama sekali.
11 Cara Menabung 10 Juta dalam 3 Bulan, Emang Bisa? Ini Rahasianya yang Bisa Kamu Coba

Penutup

Nah, dari pembahasan Mamikos tadi pada akhirnya menentukan berapa tabungan ideal saat umur mendekati 30 tentu tidak bisa disamaratakan. Setiap orang punya kondisi finansial yang berbeda, mulai dari besar penghasilan, gaya hidup, hingga prioritas keuangan.

Kalau kamu merasa bingung bagaimana harus mengelola keuanganmu untuk mencapai target tabungan, Mamikos memiliki berbagai artikel menarik lainnya yang bisa membantu, lho. πŸŽ€

FAQ

Usia 30 harus punya tabungan berapa?

Menurut banyak perencana keuangan, idealnya di usia 30 kamu sudah memiliki tabungan setara dengan penghasilan tahunanmu. Misalnya, kalau penghasilanmu Rp120 juta per tahun, maka target tabungan yang sehat berada di kisaran Rp120 juta.

Umur 25 tahun harus punya tabungan berapa?

Di usia 25, biasanya seseorang baru mulai mapan dengan penghasilan tetap. Idealnya, tabungan yang sudah terkumpul berada di kisaran setengah dari penghasilan tahunan. Jadi, jika penghasilanmu Rp60 juta setahun, sebaiknya sudah ada tabungan sekitar Rp30 juta.

Referensi:


Halaman:

Advertisement