Advertisement
Source : pixabay.com/@sergeitokmakov 

7 Cara Bermain Saham dengan Modal 100 Ribu, Apa Bisa Menghasilkan Keuntungan Besar?

Uang 100 ribu sudah bisa kamu jadikan dana awal bermain saham, lho. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkah lengkapnya di artikel ini!

19 Juni 2025 Uyo Yahya

4. Perhitungkan berapa besar biaya transaksi

Sama seperti transaksi dalam rekening tabungan konvensional maupun digital, dalam bermain saham pun ada biaya transaksinya. Hal ini tak bisa kamu anggap sepele karena akan menjadi biaya setiap kali kamu membeli atau menjual aset.

Hal ini sudah menjadi hal yang lazim karena pihak sekuritas akan mengenakan biaya tersebut pada setiap kegiatan transaksi kamu sebagai investor baik dalam penjualan maupun pembelian.

Dengan mengetahui berapa besaran biaya transaksi, kamu jadinya bisa memperkirakan seberapa besar potongan yang akan kamu tanggung setiap kali bertransaksi.

Dengan aset yang masih terbatas, sebaiknya hindari melakukan transaksi jual maupun beli karena profitnya terbilang masih kecil sehingga malah banyak terbuang untuk biaya transaksi dengan pihak sekuritas.

Maka dari itu, terus saja lakukan pembelian dengan rajin pada saram yang menjadi pilihanmu saat harganya bagus dan kemudian tetaplah memupuk pengetahuan dunia investasi saham bagaimana kamu bisa mendulang keuntungan dalam periode waktu yang lebih panjang.

10 Perbedaan Reksadana dan Saham, Awas Jangan Sampai Salah Paham Ya

5. Rajin monitor fluktuasi harga saham

Dengan modal hanya 100 ribu, maka tujuanmu bukan hanya untuk mendulang keuntungan besar tapi juga belajar langsung di dunia saham. Maka dari itu, rajinlah untuk memantau fluktuasi harga saham.

Dengan melakukan ini secara rajin, kamu akan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian maupun penjualan saham. Pada awal pertama mungkin kamu banyak bingungnya, namun seiring waktu pasti kamu pun akan lebih piawai.

Fluktuasi atau naik turun harga saham ini bisa berlangsung amat cepat, maka dari itu memantau pergerakannya harus kamu lakukan secara berkala. 

Dengan melakukan hal ini, kedepannya kamu akan bisa memprediksi pergerakan naik atau turunnya harga saham sehingga kamu pun bisa melakukan transaksi yang tepat, menjual atau membeli.

6. Bertransaksi di momen yang tepat

Sebagai penjelasan lebih dalam dari poin sebelumnya, dalam cara bermain saham dengan modal 100 ribu selanjutnya adalah melakukan transaksi pada momen yang tepat.

Tentu, kamu disarankan untuk membeli saham saat harganya sedang turun dan kamu disarankan untuk menjual saham saat harganya sedang naik untuk memperoleh keuntungan yang besar.

Sebagai tambahan informasi, saham lapis kedua dan lapis ketiga biasanya mengalami gejolak harga naik turun yang lebih cepat bisa kita bandingkan dengan saham bluechip. 

Maka dari itu, kamu tetap harus rajin memantau pergerakan ini agar bisa menentukan kapan kamu melakukan transaksi di momen yang tepat.

7. Konsistensi dalam melakukan investasi saham

Cara bermain saham dengan modal 100 ribu yang terakhir adalah konsisten dalam  melakukan investasi saham. Meskipun dengan modal hanya 100 ribu, bila dilakukan secara rajin maka akan terlihat hasilnya.

Modal kecil bukanlah penghalang karena toh kamu tetap bisa melakukan transaksi di pasar saham. Hal ini malah akan mengasah kepiawaianmu dalam memprediksi dan melihat momen tepat kapan bertransaksi.

Setelah kamu cukup mahir bermain saham dengan modal kecil hanya 100 ribu, kamu bisa menaikkan danamu untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi nantinya.

5 Film tentang Investasi Saham yang Seru dan Populer yang Wajib Kamu Tonton

Beberapa Tips Cara Bermain Saham dengan Modal 100 Ribu

Berikut ini berbapa tips yang bisa jadi pedomanmu dalam bermain saham dengan modal awal yang kecil nan terbatas:

1. Ikuti cara bermain saham untuk pemula

Karena kamu masih pemula dan hanya memiliki modal yang kecil, maka selalu usahakan untuk mengikuti cara bermain saham yang cocok untuk pemula.

Meskipun modalnya kecil, namun investasi saham tetap memiliki resiko. Ditambah dengan fluktuasi naik turun harga yang begitu cepat, maka pemantauan atau monitoringnya harus lebih rajin kamu lakukan.

Halaman:

Advertisement