Cara Hitung Skor Nilai TKA agar Lolos Seleksi SNBP 2026, Seperti Apa?
Sudah tahu cara menghitung nilai TKA agar kamu bisa lolos SNBP 2026? Simak informasinya berikut.
Cara Hitung Skor Nilai TKA agar Lolos Seleksi SNBP 2026, Seperti Apa? – Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu syarat penting yang harus ditempuh oleh siswa pendaftar SNBP 2026.
Skor hasil TKA nantinya dapat digunakan untuk mendaftar kuliah dengan berbagai jalur masuk. Oleh karena itu, sangat penting untuk menguasai materi TKA agar kamu sukses mengerjakan tesnya dan meraih hasil terbaik. 🏆
Pada artikel ini, Mamikos akan memberikan informasi terkait cara menghitung skor nilai TKA agar kamu lebih siap menghadapi seleksi SNBP 2026. Selamat membaca! 📖
Daftar Isi
Cara Hitung Skor Nilai TKA agar Lolos Seleksi SNBP 2026

Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan tes, sehingga nantinya pelaksanaan TKA bisa berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan terstandar.
Bentuk soal TKA berupa soal-soal objektif pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks. 📝
Berdasarkan Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025 terkait Pedoman Penyelenggaraan TKA, terdapat beberapa tahapan penghitungan skor atau nilai hasil TKA:
1. Analisis respons atau jawaban peserta untuk seluruh mata uji
Pada tahap analisis respons, setelah peserta ujian selesai mengerjakan soal TKA, maka sistem akan langsung menganalisis jawaban secara otomatis. Setiap jawaban peserta akan dicocokkan pada kunci jawaban yang benar.
2. Proses penilaian untuk setiap mata uji pada peserta tes
Tahap selanjutnya berupa proses penilaian pada mata uji yang sudah dikerjakan peserta. Skor individual akan diberikan oleh sistem. Pemberian skor tersebut dilakukan pada mata pelajaran wajib dan mata uji pilihan.
Kemungkinan besar, penilaian pada tahap ini menggunakan metode Item Response Theory atau IRT, yaitu sistem penilaian berbasis bobot. Dengan metode ini, perbandingan skor menjadi lebih adil walaupun tingkat kesulitan soal berbeda-beda.
3. Menggabungkan nilai setiap mata uji per peserta tes
Setelah seluruh skor didapatkan, sistem akan menggabungkan hasilnya menjadi satu nilai akhir yang merepresentasikan kemampuan akademis peserta TKA secara keseluruhan.
4. Menampilkan hasil akhir
Hasil TKA dilaporkan dalam rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma.
Analisis dan Rekapitulasi Hasil TKA
Selanjutnya, dilakukan pula proses analisis dan rekapitulasi hasil TKA melalui tahapan-tahapan berikut:
- Penetapan standar (standard setting) untuk menentukan kategori capaian kemampuan hasil TKA.
- Pengelompokan nilai berdasarkan mata pelajaran yang diujikan
- Kategori capaian hasil TKA terdiri dari:
a. Istimewa
b. Baik
c. Memadai
d. Kurang - Rekapitulasi data statistik hasil TKA dilakukan secara menyeluruh
Penyerahan Hasil TKA dan Pelaporan
Sudah mengerjakan TKA dan sedang menunggu pengumuman hasilnya?
Pengumuman hasil TKA akan dilakukan oleh Kementerian Pendidikan sesuai jadwal resmi yang sudah ditetapkan. Jadi, kamu wajib mencatat tanggal-tanggal penting SNBP 2026.
Hasil TKA disampaikan pada satuan pendidikan berbentuk Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA) melalui dinas pendidikan provinsi, kantor wilayah kementerian agama, dinas pendidikan kabupaten/kota, kantor kementerian agama sesuai dengan kewenangannya.
Sebagai peserta, kamu akan mendapatkan hasil dari TKA berbentuk Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang berupa dokumen digital dan/atau cetakan dari satuan pendidikan masing-masing.
Penyiapan Instrumen
Persiapan TKA dilakukan oleh berbagai pihak. Misalnya kerangka asesmen TKA yang ditetapkan oleh Kementerian.
Adapun mata uji TKA yang diperuntukkan bagi kelas 12 SMA/MA/Paket C sederajat dan SMK/MAK serta kelas 13 SMK program 4 tahun terdiri dari:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
- Mata pelajaran pilihan, seperti: Matematika Lanjutan, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Fisika, Kimia, Biologi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Ekonomi, Antropologi, PPKn, Bahasa Arab, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin, dan Produk atau Projek Kreatif serta Kewirausahaan.
Halaman:


