10 Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran agar Dompet Tetap Aman & Stabil
Untuk membantu kamu agar dapat mengelola keuangan dengan bijaksana setelah Lebaran, Mamikos akan memberikan beberapa tips.
8. Menentukan Tujuan Keuangan Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Menentukan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang yang spesifik dan realistis merupakan hal yang dapat membantu mengatur keuangan setelah Lebaran.
Tujuan ini bisa berupa menabung untuk liburan berikutnya, merencanakan investasi jangka panjang, membayar cicilan hutang, atau bahkan biaya untuk Lebaran berikutnya.
Dengan memiliki tujuan yang jelas, kamu akan lebih termotivasi untuk mengelola keuangan dengan baik.
Yang seharusnya kamu lakukan adalah memastikan bahwa ada bagian dari pendapatan yang dialokasikan untuk ditabung atau dialihkan dalam produk investasi. Bagian inilah yang akan menjadi simpanan kamu di masa depan.
9. Batasi Pengeluaran Sehari-hari
Setelah Lebaran selesai, inilah saatnya kembali ke realita. Pengeluaran sehari-hari perlu dikendalikan supaya kondisi keuangan cepat pulih. Mulailah berhemat dalam setiap kebutuhan, dari yang kecil sampai besar.
Misalnya, memasak di rumah daripada makan di luar, kurangi kebiasaan makan di luar, dan manfaatkan promo atau diskon dengan bijak. Jika tidak terlalu penting, tunda dulu pembelajaran.
Ingat ya, hemat bukan berarti pelit, melainkan mengatur keuangan dengan cerdas agar tidak semakin tertekan setelah banyak pengeluaran saat Lebaran.
10. Cari Peluang Tambah Pendapatan
Untuk memperbaiki arus kas pemasukan, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencari peluang untuk menambah pendapatan. Ini bisa dicapai melalui dua jalan.
Pertama, kamu bisa mencari tambahan penghasilan dari pekerjaan sampingan. Kedua, langkah selanjutnya kamu juga bisa mencari pekerjaan baru yang menawarkan gaji lebih tinggi.
Nah, di atas tadi merupakan informasi tentang cara mengatur keuangan setelah Lebaran yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu.💰💸
Buat kamu yang ingin mengulik lebih banyak seputar informasi bermanfaat dan menarik lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
FAQ
Berikut ini merupakan tiga langkah yang dapat kamu lakukan, pertama bisa meninjau kembali pengeluaran selama bulan puasa. Lakukan evaluasi keuangan. Buat Rencana Pengeluaran.
40% untuk kebutuhan pokok. 30% untuk keinginan dan gaya hidup. 20% untuk tabungan atau membayar utang. 10% untuk donasi atau tujuan keuangan lainnya.
Menghitung hasil tabungan sebenarnya cukup sederhana. Kalau kamu menabung Rp10.000 setiap hari, maka dalam sebulan kamu akan terkumpul sekitar Rp300.000 (asumsi 30 hari). Dalam 3 bulan, jumlahnya bisa mencapai Rp900.000.
Vilfredo Federico Damaso Pareto atau Vilfredo Pareto, seorang ekonom dalam publikasinya (1896) menjelaskan bahwa prinsip 80 20 menyebutkan bahwa sekitar 80% konsekuensi berasal dari 20% penyebab. Secara umum, prinsip Pareto menyatakan bahwa adanya ketimpangan hubungan antara input dan output.
Pada dasarnya, Prinsip Pareto ialah prinsip yang mengedepankan penggunaan aset terbaik dalam suatu entitas secara efisien untuk memberikan nilai yang maksimal. Namun sering kali prinsip yang juga disebut Prinsip 20-80 ini disalahartikan.
Sekadar pengingat atau perkenalan singkat buat yang belum familier, aturan 50/30/20 adalah metode budgeting pribadi bulanan yang membagi dana ke dalam tiga kategori, yaitu kebutuhan, keinginan, dan masa depan atau utang.
Referensi:
Tips Mengatur Keuangan Setelah Lebaran agar Kembali Stabil [Daring]. Tautan: https://kumparan.com/berita-hari-ini/tips-mengatur-keuangan-setelah-lebaran-agar-kembali-stabil-24qnBqhA7C2/full
Begini Tips Mengatur Keuangan Pasca Lebaran, Lakukan Penghematan! [Daring]. Tautan: https://www.allianz.co.id/explore/begini-tips-mengatur-keuangan-pasca-lebaran-lakukan-penghematan.html
Halaman:
