Advertisement
Source : ican-education.com

Cara Menghitung Nilai Rapor SNBP 2026 hingga Contoh yang Diterima

Siapkan dirimu untuk mengikuti SNBP dengan mulai menghitung perkiraan nilai rerata rapor dari semester 1 – semester 5. Baca selengkapnya di sini.

7 Juni 2026 Bella Carla

Contoh Rapor yang Diterima di SNBP 2026

Salah satu cara paling ampuh mengetahui peluangmu lolos SNBP 2026 adalah dengan membandingkan nilai rapor kamu dengan nilai rapor siswa yang tahun lalu diterima.

Bila tahun lalu anak yang nilai rapornya sekian bisa diterima, maka tahun ini jika persaingannya sama maka ada kemungkinan diterimanya juga besar.

Jika di sekolah kamu ada alumni yang tahun lalu diterima di SNBP di PTN yang kamu incar, Mamikos sarankan kamu untuk melihat nilai rapor mereka.

Misalnya, kamu ingin masuk jurusan akuntansi UI, maka bandingkan nilai kamu dengan alumni yang diterima di akuntansi UI tersebut.

Jika nilai kamu sama atau bahkan lebih bagus, tinggal berdoa saja persaingan tahun ini akan sama atau lebih rendah dari tahun lalu.

Dengan membandingkan nilai rapormu dengan nilai rapor alumnimu, bisa dibilang kamu sudah mengeliminasi faktor indeks sekolah karena kalian berasal dari sekolah yang sama. Jadi tinggal bandingin raportnya saja.

1. Mata Pelajaran yang Dinilai

Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua siswa bisa jadi peserta SNBP 2026. Kamu pun akan diseleksi dari sekolah berdasarkan beberapa kriteria yaitu akreditasi sekolah dan nilai rapor semester 1-5.

SMA dengan akreditasi A akan diberikan kuota 40 persen siswa terbaik.

SMA dengan akreditasi B akan diberikan kuota 25 persen siswa terbaik dan akreditasi C untuk 5 persen siswa terbaik. Kriteria nilai rapor semester 1 – 5 berlaku untuk 6 mata pelajaran.

Mata pelajaran yang dinilai, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, dan Biologi untuk jurusan IPA.

Untuk Jurusan IPS, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi.

Untuk Jurusan Bahasa, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan bahasa asing lainnya.

Sementara untuk SMK, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta mata pelajaran teori dan praktik pada kejuruan masing-masing.

2. Peserta yang diperbolehkan mengikuti SNBP 2026

Peserta yang diperbolehkan mengikuti SNBP 2026 ini juga harus siswa lulusan sekolah di tahun penyelenggaraan SNBP 2026.

Jika kamu ingin mengikuti SNBP 2026, maka hanya bisa diikuti oleh siswa lulusan tahun 2026.

Siswa yang mengikuti SNBP 2026 juga hanya bisa memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Jika kamu merupakan siswa SMK, maka kamu hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN.

FAQ

Apakah SNBP 2026 pakai nilai rapor?

Ya, SNBP 2026 tetap berbasis pada nilai rapor (50%). Namun, untuk pemeringkatan internal di PTN, nilai TKA digunakan sebagai validator.

Bagaimana cara menghitung rata-rata nilai rapor untuk SNBP?

Rumus = Total Nilai / Jumlah Data

Nilai raport 75 apakah bagus?

Nilai raport 75 cukup bagus, biasanya masuk kategori “B” namun juga tergantung standar sekolah. Nilai tersebut bisa dijadikan sebagai awal untuk peningakatan.

Nilai SNBP diambil dari nilai apa saja?

Penilaian mencakup nilai rapor semua mata pelajaran (minimal 50%) serta gabungan nilai dua mata pelajaran pendukung, portofolio, dan/atau prestasi akademik maupun non-akademik (maksimal 50%).

Bagaimana cara perhitungan nilai raport?

Nilai rapor biasanya dihitung dari total nilai semua mata pelajaran lalu dibagi jumlah mata pelajaran. Komponen nilainya bisa berasal dari tugas/ulangan, PTS, dan UAS, dengan bobot yang dapat berbeda di tiap sekolah.

Referensi:


Halaman:

Advertisement