Cara Menghitung Weton Jawa untuk Menikah dan Arti Hasilnya Dilengkapi Contoh Perhitungannya
Dalam kepercayaan Jawa, sebelum melangsungkan sebuah acara sakral seperti pernikahan, kita harus menghitung terlebih dahulu weton kedua calon mempelai. Tidak sembarangan, weton tersebut harus dihitung oleh orang yang sudah pakar.
Tinari
Untuk hasil jumlah perhitungan 5, 14, 23, dan 32
Hasil weton Tinari akan dapat menemukan kebahagiaan di awal pernikahan. Pasangan ini juga akan diberi kemudahan dalam mencari rezeki atau nafkah. Selain itu, hidup pasangan Tinari juga akan sering memperoleh keberuntungan.
Padu
Untuk hasil jumlah perhitungan 6, 15, 24, dan 33
Weton Padu nampaknya bukanlah pasangan yang akan diberkahi dengan kedamaian sebab dalam berumah tangga pasangan Padu akan sering berselisih paham bahkan bertengkar.
Meskipun akan sering saling salah paham hingga bertengkar, pasangan ini tidak akan sampai berujung pada perpisahan atau perceraian. Masalah pertengkaran diantara pasangan Padu juga bisa dari hal-hal remeh.
Sujanan
Untuk hasil jumlah perhitungan 7, 16, 25, dan 34
Hasil weton Sujanan ini dalam berumah tangga akan sering bertengkar dan tidak berhenti sampai di pertengkaran saja. Akan ada juga problem kesetiaan bahkan hingga perselingkuhan. Entah dari pihak lelaki atau perempuan yang mengawali perbuatan tersebut.
Pesthi
Dalam perhitungan weton, pasangan ini digambarkan memiliki ikatan yang kuat dan selaras. Kehidupan rumah tangganya diprediksi berjalan rukun, tentram, dan penuh kasih, bahkan hingga menapaki usia tua. Meski kelak akan ada cobaan dan persoalan yang mewarnai perjalanan mereka, keseimbangan batin dan kecocokan watak yang dimiliki keduanya membuat hubungan ini sulit tergoyahkan.
Kekuatan pasangan ini terletak pada kemampuan untuk saling memahami dan menghargai, serta keberanian menghadapi masalah secara bersama-sama, bukan saling menyalahkan. Selama mereka tetap menjaga komunikasi dan ketulusan hati, fondasi rumah tangga akan tetap kokoh, dan keharmonisan akan terpelihara sepanjang perjalanan hidup mereka.
Dengan kata lain, berdasarkan hitungan weton, pasangan ini membawa peruntungan baik dalam hal kelanggengan dan keharmonisan.
Tips Menggunakan Weton untuk Menentukan Hari Pernikahan
Setelah menghitung kecocokan weton, pasangan biasanya memilih tanggal pernikahan yang dianggap paling membawa keberuntungan. Beberapa tips praktis:
- Pilih tanggal yang neptunya mendukung Pesthi, Ratu, atau Jodoh.
- Hindari tanggal dengan hasil Pegat atau Sujanan untuk mencegah potensi masalah.
- Konsultasikan dengan ahli atau sesepuh Jawa jika ingin hasil lebih akurat.
Penutup
Setelah kamu menemukan hasil dari perhitungan weton di atas, kamu boleh percaya atau tidak. Sebab terlepas apapun hasilnya, setiap problem hidup akan selalu ada dan muncul. Jadi, mustahil jika ada kehidupan yang akan mulus, lancar tanpa ujian sama sekali.
Namun kembali lagi pada pribadi masing-masing bagaimana akan menghadapi dan menanggapi setiap problem atau konflik yang bisa saja terjadi. Semoga kita senantiasa diberkahi dan tetap jalani hidup dengan semangat dan teruslah berusaha yang terbaik.
Dengan demikian, usai sudahlah penjelasan yang dapat Mamikos sampaikan pada kali ini mengenai cara menghitung weton Jawa untuk menikah yang mudah dan cepat.
Semoga cara dan informasi menghitung weton tadi bermanfaat dan dapat kamu jadikan inspirasi untuk menghitung weton sebelum menentukan tanggal baik pernikahan.
Mamikos juga ingin menyarankan untuk mengakses aplikasi pencari kos Mamikos apabila kamu memerlukan info hunian terkini. Sebab, ribuan hunian kos dapat kamu temukan dan pilih sesuai dengan keinginan. Yuk, segera unduh dan nikmati kemudahan mencari dan menemukan kosan.
FAQ
Cara untuk mencari neptu weton adalah dengan cara neptu lahir ditambahkan dengan neptu pasaran.
Weton 23 itu Tinari (angka 5, 14, 23, dan 32.)
Cara menghitung hari akad nikah Jawa adalah dengan menjumlahkan neptu kedua pasangan, kemudian hasilnya dibagi dengan angka tertentu untuk mengetahui peruntungannya, seperti Jodoh (10), Tinari (8, 16, 24), dan Pesthi (8, 16, 24, 32).
Hitungan Jawa 24 adalah Tibo Padu.
Sisa 4 adalah Tibo Lara atau Tibo Pati, tergantung perhitungan spesifiknya.
Tibo Lara: berarti hubungan yang akan penuh dengan cobaan, kesulitan, dan sering bertengkar.
Tibo Pati: berarti hubungan yang tidak baik, penuh dengan masalah, perselisihan, dan banyak ketidakberuntungan.
Referensi:
Tata Cara Hitungan Weton Jawa Untuk Pernikahan: Makna, Contoh, dan Ramalan [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/jateng/budaya/d-6608082/tata-cara-hitungan-weton-jawa-untuk-pernikahan-makna-contoh-dan-ramalan
Tata Cara Menghitung Weton Pernikahan [Daring]. Tautan: https://kumparan.com/kabar-harian/tata-cara-menghitung-weton-pernikahan-23mdkOip4AM
Cara Menghitung Weton Jawa Beserta Penafsirannya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/cara-menghitung-weton-jawa/
Halaman:


