Cara Menjadi Moderator yang Baik Beserta Tugas-Tugasnya yang Harus Dipenuhi

Cara Menjadi Moderator yang Baik Beserta Tugas–Tugasnya yang Harus Dipenuhi – Pentingnya peranan moderator mengharuskan seseorang yang hendak bertugas harus memahami cara menjadi moderator yang baik. Lihatlah nama–nama terkenal seperti Najwa Sihab atau Karni Ilyas, hadirnya kedua orang tersebut membuat diskusi semakin terarah dan asyik. 

Tanpa hadirnya moderator yang kompeten proses diskusinya tidak akan berjalan secara optimal, contohnya terjebak pada debat kusir, pembahasan melenceng, atau banyak topik terlewat. Diperlukan berbagai kompetensi dan persiapan matang sebelum menjadi moderator. 

Cara Menjadi Moderator yang Baik

unsplash.com/@matthewosborn

Namun sayangnya pemahaman demikian masih belum berkembang, tidak sedikit yang menganggap bahwa peran moderatornya hanyalah sebatas mengatur waktu dan alokasi diskusi saja. Agar tidak terjebak pada kondisi demikian, perlu pemahaman mendalam mengenai perannya. 

Pengertian dan Definisi Moderator serta Fungsinya

Untuk memahami pengertian secara utuh bisa menggunakan berbagai metode, pertama secara kebahasaan dan kedua berdasarkan pengamatan realitas seseorang yang berperan sebagai moderator. Berdasarkan kedua metode tersebut nantinya didapati pengertian yang tepat. 

Secara kebahasaan, berasal dari Bahasa Inggris “moderate” yang berarti “tengah”. Istilah ini kemudian diperkuat dengan definisi dari KBBI, yang memiliki arti penengah atau pemimpin diskusi, bertujuan untuk menjadi pengarah jalannya dialog atau diskusi tersebut. 

Sekarang coba mengamati dari salah satu moderator populer, contohnya seperti Najwa Sihab atau akrab dipanggil dengan nama Mbak Nana. Ketika Beliau menjadi moderator, hal pertama yang dilakukannya adalah memperkenalkan topik dan para narasumbernya. 

Memulai diskusi, membuka forum dialog, hingga mengarahkan apabila pembicaraannya sudah melenceng dari topik utama. Tidak jarang mencoba memperdalam berbagai penjelasan narasumber, sehingga audiens dapat memahami topik diskusinya hingga jelas. 

Perannya berakhir ketika topik diskusinya telah tuntas atau alokasi waktu diskusinya telah usai. Pada akhir forum tak lupa menjelaskan berbagai inti pembahasan hingga menutup forumnya secara resmi. 

Berdasarkan pengamatan tersebut dapat diketahui bahwa memang moderator adalah peran dalam mengatur seluruh jalannya dialog atau diskusi, mulai dari awal hingga forumnya berakhir. Sehingga tidak hanya sebatas mengatur dan mengelola waktu diskusinya saja. 

Perbedaan Moderator dan Pembawa Acara

Perannya sebagai pemimpin, pengatur, dan penengah terjadinya kegiatan diskusi membuat banyak orang menyamakannya dengan pembawa acara. Padahal keduanya memiliki peranan, keterampilan, dan tugas sangat berbeda. 

Pembawa acara atau MC memang juga memiliki peran mengatur dalam sebuah acara, tetapi sifatnya tidak menjadi penengah antara audiens dengan narasumber. Perannya lebih terfokus pada memastikan acaranya dapat berjalan dengan lancar dan sesuai agenda. 

Selain peranannya, keterampilannya juga berbeda seorang MC atau pembawa acara harus luwes dalam berkomunikasi. Kedekatan dengan audiens menjadi daya tarik dan mampu membuat suasana acara menjadi lebih hangat dan mengalir. 

Berbeda dengan keterampilan moderator, tidak hanya mampu berkomunikasi tetapi juga harus memiliki pengetahuan tentang topik bahasannya. Hal ini dikarenakan apabila moderatornya tidak menguasai materi, maka jalannya diskusi menjadi kurang optimal. 

Karena itu salah satu cara menjadi moderator adalah harus menguasai topik pembahasannya terlebih dahulu. Kekurangan ketika moderatornya tidak menguasai topik adalah sulit menilai apakah diskusinya sudah melenceng dari topik atau tidak. 

Berdasarkan kedua hal tersebut dapat ditarik kesimpulan mengenai perbedaan MC dengan moderatornya. Pertama peranan moderatornya adalah sebagai pengatur dan pemimpin pada sesi diskusi saja, sedangkan MC pada seluruh acara. 

Kedua keterampilan pendukungnya berbeda, sebagai MC kemampuan berkomunikasi secara luwes merupakan persyaratan utama. Sedangkan ketika moderatornya, kemampuan analisis dan membaca informasi secara mendetail adalah keterampilan utamanya. 

Tugas–Tugas Seorang Moderator Diskusi

Setelah memahami pengertian moderatornya secara mendalam, maka tugas moderator adalah langkah yang harus dilakukan selanjutnya. Melalui tugas – tugas tersebut akan tergambar lebih jelas peranan seorang moderatornya dalam sebuah diskusi, berikut beberapa tugasnya: 

1. Pembuka dan Penutup Diskusi

Sebagaimana Najwa Sihab ketika memulai acaranya, awal kali adalah membuka diskusinya dengan cara menunjukkan judul, memperkenalkan narasumber, dan pentingnya membahas topik tersebut. Selain itu juga memberitahukan peserta tujuan dari pengadaan forum. 

Dengan demikian setiap peserta dapat memahami wujud forum diskusinya, diharapkan akan terjadi diskusi aktif serta kondusif. Ketika menutup forum juga demikian, selain menyampaikan rangkuman juga membacakan ulang tujuan forumnya, sehingga audiens tidak mudah lupa. 

2. Memastikan Pembicaraan Terarah

Permasalahan ketika sedang mengadakan sebuah forum diskusi adalah pembicaraannya bisa berpotensi melenceng dari fokusnya, contohnya terlalu banyak membahas fenomena – fenomena terkait, tetapi tidak membahas ke topik utamanya. 

Tanya jawab juga berpotensi terjadi masalah demikian, hal ini mengingat peserta memiliki latar belakang berbeda – beda dan ketertarikan yang sangat beragam. Karena itu potensi pembicaraan keluar topik sangat besar sekali, di sinilah peranan moderator sangat penting. 

3. Mengendalikan Alur Komunikasi

Salah satu cara menjadi moderator adalah ahli dalam mengatur jalannya sebuah diskusi. Kendala utama ketika sedang ada dialog adalah porsi antar pembicara terkadang kurang seimbang, untuk mengatasinya harus benar – benar ketat membagi waktunya. 

Selain itu juga harus mampu mengendalikan arus pertanyaan dan jawaban dari audiens ke narasumber. Sehingga tidak terjadi debat kusir atau saling menyalahkan pendapat. Moderatornya harus bisa menjadi penengah yang bersikap adil. 

4. Menghidupkan Forum

Tugas utamanya adalah memastikan forumnya hidup, hidup tidak berarti harus ada pertanyaan atau dialog, sesuai dengan tujuan forumnya. Apabila tujuannya mendapatkan kesimpulan, maka audiens harus aktif dalam berdiskusi, maka moderatornya harus bisa memberikan stimulus. 

Berbeda ketika tujuannya adalah sosialisasi, tidak harus setiap orang bertanya. Tetapi terkadang ada pertanyaan – pertanyaan atau penjelasan yang wajib diketahui peserta tetapi tidak disadari, di sinilah peran moderatornya. 

Hal yang Harus Dimiliki Sebelum Menjadi Seorang Moderator

Mengingat beratnya tugas dan cara menjadi moderator, maka harus dibarengi dengan kompetensi dasar. Hal ini terkadang diremehkan oleh sebagian besar panitia, sehingga meskipun topik diskusinya menarik tetapi bila moderatornya kurang cakap menjadi tidak optimal. 

1. Komunikasi Luwes dan Tegas

Komunikasi adalah kunci dari berjalannya sebuah forum, peserta akan kebingungan memahami maksud pengadaan forumnya apabila pembicara kurang mampu menjelaskannya secara baik. Begitu juga ketertarikan mengikuti forumnya, bisa perlahan mulai hilang. 

Selain itu komunikasinya juga harus tegas, sehingga dapat mengendalikan jalannya sebuah diskusi. Apabila kurang tegas, narasumber atau audiens bisa menguasai forumnya dan tujuan forumnya juga tidak dapat tercapai. 

2. Pemahaman Tentang Materi Diskusinya

Syarat menjadi moderator adalah memahami materi diskusinya, minimal dasar – dasarnya. Akan lebih baik lagi apabila moderatornya juga memiliki pemahaman atau ahli di bidang tersebut, dengan demikian mampu mengarahkan dan menghidupkan diskusi sesuai tujuannya. 

Hal ini biasanya diabaikan oleh para panitia, karena berbagai alasan tertentu memilih moderator yang kurang menguasai materi meskipun keterampilan komunikasinya sangat bagus sekali. Namun untuk mengatur jalannya diskusi komunikasi bagus saja masih kurang. 

3. Kemampuan Analisis dan Pengamatan

Seorang pengatur dan pemimpin jalannya sebuah forum harus memiliki kejelian dalam pengamatan serta melakukan analisis data. Harus cepat dalam menangkap sebuah pertanyaan, jawaban, dan respons dari audiens, sehingga bisa menimbang apakah pertanyaannya masuk topik atau tidak. 

Tips dan Cara Menjadi Moderator yang Baik

Menjadi seorang pemimpin sebuah forum menjadi momen berharga serta membanggakan, selain mampu bertemu juga bisa dialog langsung para narasumber. Agar debut atau penampilan Kamu sebagai seorang pemimpin diskusi semakin optimal, maka lakukanlah hal berikut : 

1. Mempersiapkan Materi Sebelum Pelaksanaan Diskusi

Agar bisa memimpin serta mengarahkan diskusinya secara optimal harus mempersiapkan materi – materi pendukungnya sebelum pelaksanaannya. Meskipun sudah ahli ada baiknya memperkaya pengetahuan tentang topiknya, agar pemahaman tentang topiknya semakin dalam. 

Kamu juga bisa mempersiapkan berbagai daftar pertanyaan, fungsinya tidak hanya sebagai pertanyaan langsung tetapi sebagai stimulus bagi para peserta. Selain itu juga bisa membantu bertanya tentang topik penting tetapi terlewat dari penjelasan narasumber.  

2. Bersikaplah Netral

Mengingat tugas moderatornya adalah seorang penengah dalam sebuah forum diskusi, maka harus bisa bersikap netral. Jangan terlihat condong pada satu pihak, karena keputusannya bisa jadi bias karena sudah terpengaruh pada salah satu narasumber. 

3. Mampu Bersikap Tenang Tetapi Tetap Tegas

Dialog dan diskusi tidak selalu berjalan secara lancar, tidak sedikit forum berjalan ricuh karena perdebatan tak kunjung usai. Agar bisa menghadapi situasi demikian, kamu harus tetap bersikap tenang tetapi tetap tegas. 

Tipsnya adalah ketika forum sudah terlihat kurang sehat, maka langkah pertama adalah mengingatkan kembali tujuan dari diskusinya. Setelah itu bisa memandu dengan memberikan batasan waktu dalam menyampaikan pendapat serta mengatur alur komunikasinya. 

4. Tampillah dengan Percaya Diri

Tips terakhir adalah percaya diri ketika tampil di depan umum, kepercayaan diri yang tinggi juga akan tersalurkan pada peserta. Sehingga suasana forum akan terasa lebih hangat, santai, serta nyaman. Agar bisa percaya diri, cobalah sebelum tampil berlatih terlebih dahulu. 

Menghindari Kesalahan Adalah Salah Satu Cara Menjadi Moderator yang Baik

Ada banyak sekali kesalahan – kesalahan ketika seseorang sedang menjalankan perannya sebagai moderator, hal ini juga banyak sekali terulang. Karenanya agar tidak terjebak pada masalah yang sama, ada  baiknya mempelajari beragam masalahnya kemudian menghindarinya. 

1. Ice Breaking Terlalu Berlebihan

Memang perlu untuk mencairkan suasana agar kegiatan diskusinya dapat berjalan lancar dan peserta tetap fokus pada pembahasan. Tetapi moderator dalam diskusi titik tekannya tidak hanya membangkitkan semangat peserta saja, tetapi memastikan tujuan forumnya tercapai. 

Terkadang ice breaking berlebihan membuat audiens kurang fokus terhadap topik pembahasannya. Karenanya ukurlah porsi ice breakingnya, fokuskan pada memberikan pengertian pada audiens tentang tujuan forumnya. 

2. Mengambil Alih Peran Narasumber

Tidak jarang seorang pemimpin jalannya diskusi mengambil alih juga peran dari narasumber, biasanya terjadi ketika terdapat sesi tanya jawab. Karena sama – sama memiliki latar belakang dan pemahaman terkait topik, secara otomatis menjawab pertanyaan audiens. 

Idealnya sebagai seorang profesional memberikan kesempatan bagi moderator untuk memberikan sudut pandangnya. Pemahaman tentang topik arahkan untuk mengamati dan memilah berbagai macam pertanyaan dari audiens. 

3. Terlalu Condong Pada Salah Satu Pendapat

Hindari terlalu condong atau membenarkan salah satu pendapat narasumber saja, memang terkadang satu topik menjadi pembahasan dua pembicara atau lebih. Fungsinya adalah memperkaya khazanah pengetahuan dari berbagai sudut pandang. 

Memihak ke salah satu narasumber atau memberikan penilaian buruk pada pendapat lainnya adalah kesalahan terbesar bagi seorang moderator. Ingat fungsinya adalah sebagai pemimpin dan penengah jalannya diskusi. Forum atau diskusi memiliki tujuan untuk mengembangkan khazanah keilmuan atau mencari solusi atas masalah tertentu. Agar forumnya berjalan optimal diperlukanlah seorang moderator, namun pastikan bahwa diisi oleh orang yang memahami cara menjadi moderator.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah