7 Ceramah Singkat beserta Hadisnya Berbagai Tema yang Menarik dan Inspiratif
Pelajari contoh ceramah singkat beserta hadisnya berikut supaya kamu bisa membuat teks ceramahmu sendiri, ya!
Ceramah Singkat beserta Hadisnya tentang Marah
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Marah merupakan hal yang sangat manusiawi yang kita rasakan apabila ada hal yang menyinggung atau membuat batin kita terluka.
Namun, sebagai umat muslim kita harus memiliki kontrol atas kemarahan yang kita rasakan.
Allah membenci umatnya yang suka berbuat keji termasuk yang melampiaskan marah dengan melakukan pengrusakan, mengumpat, dan hal buruk lainnya.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda seperti diriwayatkan oleh Abu Dawud:
إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ
Artinya: “Sesungguhnya marah itu dari setan dan sesungguhnya setan itu diciptakan dari api, sementara api bisa dipadamkan oleh air. Karena itu, jika salah seorang di antara kalian sedang marah, hendaklah dia berwudhu.”
Dalam hadis ini Rasulullah sudah memberikan kita tuntunan yang benar saat merasa marah, ambillah wudhu untuk menurunkan tensi yang tinggi.
Ingat, umat islam haruslah memberikan kesejukan bagi orang-orang di sekitarnya. Dengan mengendalikan kemarahan insyaAllah suasana muamalah di masyarakat dan keluarga tetap terjaga.
Ceramah Singkat beserta Hadisnya tentang Mendidik Anak
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Betapa mirisnya jika kita cermati berita yang terjadi akhir-akhir ini. Banyak anak yang terlibat tawuran, tergabung dalam geng, menjadi begal, bahkan punya perilaku menyimpang. Naudzubillah min zalik.
Mirisnya, anak-anak dengan perilaku negatif banyak muncul akibat kehilangan pengawasan orang tua. Entah karena orang tuanya sudah bercerai, sibuk bekerja, hingga memang berniat menelantarkan anak.
Sebagai orang tua maupun calon orang tua kelak, kita harus ingat bahwa mendidik anak adalah kewajiban orang tua sejak anak itu lahir.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ، أَوْ يُنَصِّرَانِهِ، أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
Artinya: “Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW Bersabda: Setiap yang lahir itu menetapi kefitrahan sedang kedua orang tuanyalah yang menjadikannya yahudi, nasrani atau majusi”. (HR. Bukhari)
Kita harus memperhatikan pendidikan anak-anak kita dengan baik. Bukan hanya pendidikan formal, bukan hanya pendidikan dunia tapi juga akhiratnya.
Mari, kita tuntun anak-anak kita menjadi muslim dan muslimah yang berakhlak mulia.
Sebab kelalaian kita dalam mendidik anak bisa menyebabkan kita masuk neraka. Sementara doa anak yang saleh bisa menghindarkan kita dari api neraka.
Halaman:

