7 Cerita Liburan Sekolah ke Pantai Bareng Keluarga atau Teman Singkat
Ingin tahu bagaimana cara membuat cerita liburan sekolah ke pantai bareng keluarga atau teman? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh singkatnya untuk kamu!
Contoh 2: Liburanku bersama Keluarga ke Pantai Kuta
Bulan lalu, aku dan keluargaku pergi ke Bali untuk menghabiskan waktu liburan akhir tahun di sana.
Kami pergi dari Jakarta pukul enam pagi dan tiba di Bandara Ngurah Rai dua jam setelahnya. Setibanya di pintu keluar, kami dijemput oleh supir yang mengantar kami ke penginapan.
Kami menginap di hotel yang dekat dengan Pantai Kuta. Perjalanan kami menuju Pantai Kuta berlangsung singkat, tidak ada setengah jam. Saat itu, cuaca masih belum terlalu panas.
Setibanya di penginapan, aku dan adikku tidak langsung beristirahat, tapi segera berjalan-jalan ke Pantai Kuta. Dengan langit yang berwarna biru dan semilir angin sepoi-sepoi yang terasa sejuk, kami menikmati waktu berjalan di sekitar tepi pantai.
Meskipun terbilang masih pagi, tapi sudah cukup banyak orang yang berada di pantai. Sebagian menikmati waktu berjemur, dan sebagian lainnya dengan aktivitas olahraga air.
Aku ingin berenang, tapi aku hanya berdua bersama adikku dan adikku itu belum bisa berenang. Jadi, kami hanya menikmati ombak laut di tepi pantai yang menjilat kaki kami.
Tidak lama berselang, ibu dan ayahku menghampiri kami berdua. Mereka sempat terlihat kesal karena khawatir kami berjalan-jalan sendirian dan tidak membawa ponsel.
Aku pun meminta maaf pada orang tuaku. Setelahnya, kami sekeluarga bermain di pantai.
Ibuku menemani adikku bermain pasir, sedangkan ayahku menemaniku berenang.
Meskipun aku bisa berenang, aku tetap khawatir dengan ombak laut, sehingga aku meminta ayahku menemaniku.
Setelah puas berenang, aku kembali ke pantai dan duduk di bawah payung yang disewa ibuku.
Saat itu, ibuku sedang memesan makanan, dan aku yang kelaparan segera ikut memesan beberapa menu kesukaanku.
Makanan yang disajikan dari restoran pinggir pantai tempat kami memesan sangat enak.
Dengan perut kenyang, aku berjalan-jalan santai di pinggir pantai sambil menyalakan kameraku dan mengambil beberapa video.
Puas berjalan-jalan, aku kembali ke tempat ibu, ayah, dan adikku duduk.
Aku lalu meminta mereka untuk berfoto bersama. Kami mengambil banyak foto dengan latar belakang Pantai Kuta yang indah.
Menjelang sore, kami memutuskan kembali ke hotel. Dalam perjalanan menuju hotel, kami melipir sebentar ke toko cinderamata khas Bali.
Aku dan adikku membeli topi kembaran. Kami tidak lupa berfoto di cermin yang dipajang di toko dan berpose dengan topi yang kami beli tersebut.
Setelah selesai berbelanja, kami pun kembali ke hotel untuk membersihkan diri dan beristirahat.
Kami berlibur ke Bali selama tiga hari. Berbagai pengalaman selama aku di Bali, terutama di Pantai Kuta, tidak akan pernah kulupakan.
Aku berharap bisa mengunjungi Bali kembali, terutama menyusuri keindahan pantai-pantainya yang lain.
Sumber: Kumparan.id
Contoh 3: Liburan ke Pantai Tanjung Tinggi
Liburan akhir pekan kemarin, aku bersama keluargaku memutuskan untuk mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi di Belitung. Kami berangkat dari rumah pukul enam pagi dengan menggunakan mobil pribadi. Perjalanan menuju pantai memakan waktu sekitar empat jam.
Sesampainya di pantai, pemandangan bebatuan granit raksasa dan pasir putih yang bersih langsung menyambut kami. Aku sangat kagum melihat air laut yang jernih dan biru, begitu memikat untuk berenang.
Ayah menyarankan agar kami mendirikan tenda di dekat bibir pantai untuk tempat beristirahat. Aku dan adikku segera berlari ke tepi pantai sambil bermain ombak. Ibu menyiapkan bekal makanan di tenda.
Setelah puas bermain air, kami duduk bersama menikmati bekal yang dibawa. Ibu membuatkan sandwich dan jus segar yang sangat nikmat. Sambil menikmati makanan, kami bercakap-cakap tentang pengalaman liburan ini.
Menjelang sore, aku dan ayah menyewa perahu kecil untuk berkeliling pantai dan melihat batu-batu besar dari dekat. Sensasi angin laut dan suara ombak membuat hatiku senang dan damai.
Sore itu, kami kembali ke tenda, mengambil foto bersama, dan mengabadikan momen liburan ini. Aku merasa sangat bersyukur bisa menikmati liburan akhir pekan dengan keluarga di tempat seindah Pantai Tanjung Tinggi.
Contoh 4: Liburan Sekolah ke Pantai Pangandaran
Liburan semester kali ini aku dan teman-teman sekolah pergi ke Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Kami berkumpul di sekolah pukul tujuh pagi dan berangkat menggunakan bus sekolah. Perjalanan memakan waktu sekitar enam jam.
Setibanya di Pantai Pangandaran, kami disambut oleh deburan ombak yang menenangkan dan pasir pantai yang lembut. Kami segera menaruh tas di penginapan dekat pantai untuk beristirahat sebentar.
Setelah beristirahat, aku dan teman-teman langsung menuju ke bibir pantai untuk bermain pasir dan mengamati kerang-kerang yang tersapu ombak. Beberapa dari kami mencoba bermain banana boat dan berenang di laut yang tenang.
Siang hari, kami makan siang bersama di warung pinggir pantai. Aku memesan ikan bakar yang rasanya sangat lezat dan segar. Setelah makan, kami bermain voli pantai dan berlarian mengikuti ombak yang menghampiri kaki.
Menjelang sore, kami mengambil banyak foto untuk diunggah di media sosial dan sebagai kenangan. Saat matahari mulai terbenam, pemandangan langit jingga di Pantai Pangandaran sungguh menakjubkan.
Aku merasa sangat senang bisa menghabiskan liburan sekolah dengan teman-teman sambil menikmati keindahan alam pantai. Pengalaman ini membuatku lebih menghargai kebersamaan dan alam sekitar.
Halaman:

