Advertisement
Source : Canva/@oduaimages

Contoh Cerita tentang Pengalaman Mengikuti MPLS Singkat dan Menarik

Jika kamu ingin mencari contoh cerita pengalaman menarik pada waktu mengikuti MPLS, temukan contohnya dengan membaca artikel ini sampai selesai.

10 Juni 2026 Zuly Kristanto

Contoh Cerita Tentang Pengalaman Mengikuti MPLS 2

Larangan Unik

Kegiatan MPLS yang diadakan di sekolah saya sungguh menarik. Salah satu yang menurut saya menarik sekaligus lucu adalah saat kami diminta untuk membawa makanan khas dari daerah masing-masing.

Beberapa teman ada yang membawa makanan yang unik seperti geti, manco, bolu kukus, roti lapis, dan lain-lain.

Jajanan itu kemudian dikumpulkan di depan kelas. Setelah itu jajanan itu dibagikan lagi secara acak. Dan setelah dibagikan secara acak kami diminta untuk mendeskripsikan rasa makanan yang didapat.

Saat itu ada teman saya yang bernama Syaiful. Ia asalnya dari Lamongan. Ia sekolah di sini karena ikut ayahnya yang pindah tugas. Syaiful saat itu mendapat makanan berupa abon lele.

Ketika diminta untuk mencoba rasa abon lele yang didapatnya Syaiful tampak keberatan.

Awalnya banyak diantara kami yang mengira kalau Syaiful tidak mau memakan abon lele karena memiliki alergi terhadap makanan yang berbahan dasar ikan.

Namun, perkiraan kami ternyata salah. Syaiful tidak mau memakan abon lele karena di daerahnya Lamongan, ada semacam larangan untuk memakan ikan lele.

Awalnya, banyak yang tidak percaya dengan yang dikatakan Syaiful. Dan tidak sedikit yang mengira kalau yang dikatakan Syaiful hanyalah mengada-ada.

Kami baru percaya saat Syaiful menunjukkan salah satu hasil laporan dari sebuah portal berita yang memberikan laporan bahwa ada salah satu daerah di Lamongan yang memiliki larangan memakan daging ikan lele.

Konon, bagi penduduk yang berani melanggar larangan tersebut akan mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Demi menghormati keyakinan tersebut, akhirnya Syaiful diperkenankan untuk menukar abon lele yang didapatnya itu dengan kue geti yang saya peroleh.

Saat itu saya sadar bahwa Indonesia ini memiliki beragam budaya yang berbeda-beda.

Sehingga untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah menghargai setiap perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia.

Contoh Cerita Tentang Pengalaman Mengikuti MPLS 3

Lauk buat Lauk?

Kegiatan MPLS yang saya ikuti selain menyenangkan juga ada banyak kejadian yang lucu.

Salah satu kejadian lucu yang saya alami pada waktu ikut MPLS ini terjadi sekitar dua hari yang lalu.

Pada waktu itu karena MPLS diadakan sampai sore, kami diminta untuk membawa bekal makan siang dari rumah.

Sekitar jam 12 siang, peserta MPLS diperbolehkan menyantap bekal yang dibawa dari rumah. Pada waktu saat menyantap bekal ini saya duduk dengan Imam, yang berasal dari Bojonegoro.

Ia sekolah di sini karena ikut ayahnya yang pindah tugas. Selain membawa bekal makan siang yang berupa nasi sambal dengan lauk ayam dan telor dadar. Imam juga membawa banyak sekali semangka.

Awalnya saya mengira kalau semangka ini nantinya digunakan pencuci mulut. Namun, ternyata perkiraan saya salah.

Bukannya menjadikan semangka yang dibawanya sebagai pencuci mulut. Imam justru menggunakan semangka yang dibawanya sebagai lauk.

Saya yang baru melihat tentu merasa aneh. Apalagi saat Imam mencocol semangka yang dibawanya ke sambal.

“Mam, kamu itu yang benar saja. Mosok semangka kok dipakai lauk dan dicocol ke sambal?” tanya saya.

Imam hanya tersenyum. Setelah menelan makanan yang dikunyahnya. Imam kemudian menjawab.

Halaman:

Advertisement