Ciri-Ciri Iklan Slogan dan Poster beserta Pengertian dan Strukturnya, Lengkap dengan Manfaatnya
Iklan memiliki berbagai tujuan dan struktur yang harus kamu pahami sebelum membuatnya di media massa.
3. Imperatif
Imperatif adalah sebuah kalimat atau pesan yang bersifat memerintah atau mengkomando. Suatu iklan bisa bersifat memerintah publik untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
Caranya, perintah untuk membeli harus bersifat tersirat atau berdasarkan interpretasi para konsumen.
Jangan berikan kalimat perintah secara langsung kena akan membuat konsumen tidak nyaman. Sebaliknya, kamu harus memberi kalimat perintah secara implisit atau pesan tersembunyi.
Bisa melalui slogan atau tagline yang membangun pola pikir konsumen terhadap ketertarikan produk kamu.
4. Mengandung Pesan Positif
Ciri-ciri iklan slogan dan poster adalah mengandung pesan positif. Sebuah produk yang diiklan tentu akan memiliki banyak kompetitor.
Sehingga, kamu harus menggunakan kata atau kalimat positif yang dapat menjelaskan keunggulan dan diferensiasi produk atau jasa yang lebih baik dari pesaing.
Pesan positif ini penting sebagai citra atau branding produk kamu.
Jika menggunakan kata-kata negatif, produk kamu mungkin akan lebih cepat terkenal tapi akan lebih banyak menimbulkan kerugian. Sebab, masyarakat akan menilai buruk terhadap produk yang kamu pasarkan.
5. Singkat dan Jelas
Iklan melalui kata-kata harus singkat dan jelas. Kalimat yang singkat ini menentukan ciri-ciri iklan slogan dan poster.
Iklan yang baik adalah iklan yang tidak bertele-tele, singkat, padat dan jelas. Konsumen hanya akan tertarik melihat iklan dengan visualisasi atau opening menggugah.
Sehingga informasi harus disampaikan dengan singkat. Berlaku untuk tulisan, foto, dan video.
Untuk konten foto, juga harus menyimpan makna yang singkat dan mudah dimengerti masyarakat yang melihatnya. Untuk video dan tulisan bisa disiasati dengan durasi masyarakat dalam memahami produk tersebut.
6. Mengandung Fakta atau Bukan Kebohongan
Ciri-ciri iklan slogan dan poster harus sesuai dengan fakta dan dapat dibuktikan dengan opini atau review konsumen yang telah menggunakan produk.
Sehingga, konsumen yang belum mencoba akan tertarik untuk membeli. Fakta yang disajikan bisa berupa riset terhadap bahan produk atau testimoni.
Iklan dilarang memuat unsur kebohongan secara nyata.
Misal jika memasarkan sebuah produk kendaraan otomotif dengan menggaungkan kecepatan kendaraan yang dapat melampaui ratusan kilometer per jam, namun nyatanya kendaraan tersebut hanya bisa berjalan lambat. Hal ini sangat tidak dianjurkan, ya.
Halaman:

