Contoh Akhlak Terpuji dan Tercela dalam Islam dalam Kehidupan Sehari hari
Akhlak diartikan sebagai tindakan berulang-ulang yang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari serta ciri orang tersebut. Pengertian akhlak tercermin dalam perbuatan sehari-hari.
3. Syukur
Bersyukur adalah sikap berterima kasih atas semua karunia Allah. Orang yang bersyukur tidak meminta lebih dari yang sudah didapat. Rasa syukur akan membuat seseorang merasa apa yang diberikan Allah cukup untuknya.
4. Tawakal
Sikap tawakal merupakan rasa optimis, berdoa, berusaha dan menyerahkan semua hasilnya kepada Allah. Seseorang yang tawakal tidak akan takut gagal, namun jika terjadi dia akan bangkit dan berusaha kembali semaksimal mungkin.
5. Takut

Advertisement
Rasa takut berbuat dosa harus dimiliki oleh setiap umat Islam. Perasan takut pada Allah adalah perbuatan baik yang harus ditanamkan sejak kecil. Allah sangat menyayangi umatnya yang selalu berbuat baik.
6. Taubat
Taubat merupakan akhlak terpuji. Seseorang dapat saja melakukan kesalahan. Segera menyadari dan bertaubat, yaitu berjanji serta berusaha untuk tidak mengulangi adalah perbuatan yang mulia. Allah Maha pengampun, akan memaafkan hambaNya yang mau bertaubat
Pada Manusia
Pengertian akhlak yang berarti tindakan sehari-hari harus didasari keimanan. Dengan demikian setiap perbuatan selalu benar dimata Allah. Berkata lembut dan saling menolong merupakan cerminan sifat baik pada manusia. Berikut contoh akhlak Karimah kepada sesama manusia:
1. Husnudzon
Husnudzon adalah berprasangka baik. Sikap ini harus dimiliki dan menjadi dasar dalam berhubungan dengan orang lain. Dengan berhusnudzon maka teman atau rekan akan merasa dihormati dan tetap mau berkomunikasi.
2. Menjaga Hubungan Baik
Menjaga hubungan baik dapat dilakukan dengan berbagai cara. Saling berkirim kabar, menyapa ketika bertemu merupakan salah satunya. Selain itu dapat juga dilakukan dengan berbagi rejeki atau membantu kesulitan teman.
3. Berkata Benar
Sebagai seorang muslim, semua informasi atau apa yang disampaikan harus didasari fakta. Jangan menyebar informasi palsu atau hoax. Hal ini akan membuat orang lain sulit percaya kembali dan dapat menimbulkan fitnah.