4 Contoh Argumentative Text Singkat Bahasa Inggris beserta Struktur dan Terjemahannya
Mempelajari argumentative text dapat dilakukan dengan contoh teksnya. Ini akan membantu kamu memahami cara dan struktur penulisan argumentative text. Simak contohnya di sini!
4 Contoh Argumentative Text Singkat Bahasa Inggris beserta Struktur dan Terjemahannya – Berikut adalah contoh argumentative text yang bisa menjadi referensi untuk memudahkan kamu dalam menulis teks argumentatif dalam bahasa Inggris.
Jenis teks ini digunakan untuk meyakinkan pembaca agar memiliki pemikiran yang sama dengan penulis.
Agar lebih mudah memahami jenis teks ini, kamu bisa menyimak beberapa contoh argumentative text yang telah Mamikos sediakan pada artikel ini, lengkap beserta struktur dan terjemahannya! 📖😊✨
Daftar Isi
Pengertian Argumentative Text

Ada berbagai jenis teks dalam bahasa Inggris yang perlu kamu pelajari, salah satunya adalah argumentative text.
Argumentative text, atau dalam bahasa Indonesia disebut teks argumentasi, merupakan jenis teks yang berisi pendapat atau argumen penulis yang bertujuan meyakinkan pembaca.
Teks ini dibuat untuk mempengaruhi pembaca agar setuju dengan sudut pandang atau opini penulis mengenai suatu topik yang sedang dibahas dan biasanya topik yang dibahas cukup luas dan sedang hangat dibicarakan.
Dalam sebuah teks argumentasi, selain menyampaikan dengan story telling yang baik, penulis biasanya akan menyertakan bukti-bukti, fakta, data, serta alasan yang logis untuk memperkuat argumen yang disampaikan.
Struktur teks ini disusun oleh struktur yang jelas, yaitu diawali dengan pendahuluan (introduction) yang memperkenalkan topik, diikuti oleh isi (body of the paragraph) yang menguraikan argumen dengan dukungan bukti, dan diakhiri dengan kesimpulan (conclusion) yang merangkum argumen sekaligus mempertegas pendapat yang disampaikan penulis.
Struktur Argumentative Text
Sebelumnya telah disebutkan bahwa argumentative text terdiri dari beberapa struktur utama, yaitu pendahuluan (introduction), isi (body of the paragraph), dan kesimpulan (conclusion).
Struktur ini penting untuk memastikan bahwa teks disusun secara sistematis sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing struktur dalam argumentative text :
Pendahuluan (introduction)
Hampir setiap jenis teks dimulai dengan pendahuluan, di mana penulis memperkenalkan topik atau memberikan gambaran umum mengenai hal yang akan dibahas.
Pada argumentative text, pendahuluan sebaiknya disampaikan secara singkat dan langsung ke inti permasalahan atau straight to the point.
Tujuannya adalah untuk menarik perhatian pembaca dan memberikan pemahaman awal tentang topik yang akan diargumentasikan, tanpa terlalu banyak detail yang mendalam.
Pendahuluan ini harus jelas dan fokus, sehingga pembaca langsung memahami apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Detail yang lebih mendalam mengenai argumen dan bukti pendukungnya akan dijelaskan lebih lanjut dalam bagian isi.
Dengan cara ini, pembaca tidak akan merasa bingung oleh informasi berlebihan yang disampaikan di awal teks, tetapi tetap tertarik untuk melanjutkan membaca hingga akhir.
Isi (body of the paragraph)
Pada bagian ini, penulis akan menguraikan argumen-argumen penting yang mendukung pandangannya. Setiap argumen biasanya didukung oleh bukti, fakta, data, serta alasan yang logis dan relevan.
Dalam body of paragraph, struktur bisa dibagi menjadi dua bagian. Dimana pada paragraf pertama, penulis akan memaparkan argumen utama atau pandangan yang akan ditanggapi.
Tujuan dari bagian ini adalah untuk memperkenalkan ide-ide, memicu diskusi, serta memberikan landasan bagi pengembangan argumen lebih lanjut.
Ketika menyusun teks dalam Bahasa Inggris, kamu dapat menggunakan konjungsi pertentangan seperti “although” atau “even though” untuk menunjukkan perbedaan pendapat atau kontradiksi dalam argumen.
Pada paragraf kedua dari bagian isi, penulis dapat membantah argumen yang telah dipaparkan pada paragraf pertama. Bagian ini berfungsi untuk memperkuat pandangan penulis sendiri dengan menunjukkan kelemahan atau kekurangan dari argumen lawan.
Selain itu, penulis juga dapat menggunakan konjungsi tambahan seperti “however,” “on the other hand,” atau “nevertheless” untuk menyusun kalimat dengan argumen yang jelas.
Kesimpulan (conclusion)
Setiap teks yang diawali dengan struktur pendahuluan akan selalu diakhiri dengan bagian kesimpulan dan penutup. Pada bagian ini, penulis akan merangkum kembali argumen utama dan menyajikan ringkasan keseluruhan isi teks.
Tujuan dari kesimpulan adalah untuk memberikan pembaca kesan yang baik, menguatkan argumen yang telah disampaikan, serta memastikan bahwa ide utama yang diusung tetap teringat dengan jelas oleh pembaca.
Contoh Argumentative Text Singkat Bahasa Inggris
Setelah menyimak ringkasan materi di atas, kini saatnya mempelajari contoh argumentative text. Dengan begitu, kamu akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang teks ini dan dapat menyusunnya dengan tepat.
Argumentative Text tentang Pendidikan
Should Higher Education Be Free?
Introduction
The issue of free higher education has become an interesting debate in various countries, including in Indonesia. Many argue that higher education should be free to ensure equal access for all levels of society.
Body of the paragraf
Free higher education can increase access to education for low-income communities, thus creating more equal opportunities. In addition, the country will gain long-term benefits in the form of improved quality human resources ready to compete in the job market. However, opponents of free education believe that quality education requires significant costs, which, if free, could burden the state budget and lower the quality of education.
Conclusion
Higher education should be accessible to everyone, but funding methods need to be considered so as not to burden the state without sacrificing quality. Solutions such as scholarships and education subsidies could be a more realistic middle ground.
Haruskah Pendidikan di Perguruan Tinggi Gratis?
Pendahuluan
Isu pendidikan gratis di perguruan tinggi telah menjadi perdebatan yang menarik di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Banyak yang berpendapat bahwa pendidikan tinggi seharusnya gratis untuk memastikan akses yang setara bagi semua lapisan masyarakat.
Halaman:


