3 Contoh Artikel tentang Sekolah SMA, SMK, SMP yang Menarik
Untuk bisa menulis artikel dengan baik, salah satu caranya adalah membaca serta mengamati contoh artikel yang sudah tersedia.
Struktur Penulisan Artikel tentang Sekolah
Semua teks tentu memiliki struktur untuk pembentuknya. Begitu juga dengan penulisan artikel tentang sekolah.
Secara umum, struktur penulisan dalam artikel terdiri atas 3 bagian, yakni tesis, argumentasi, dan pernyataan ulang atau reiterasi. Berikut ini penjelasan lengkap tentang 3 bagian tersebut.
1. Bagian Tesis
Sebagai bagian awal dalam struktur penulisan artikel, tesis memiliki fungsi untuk membuka pembahasan.
Pada artikel sekolah, bagian ini memaparkan pengenalan dari seluruh isi yang akan dibahas.
Maka dari itu, tesis umumnya memberi penjelasan secara aktual. Serta memiliki poin penting sebagai pondasi suatu artikel.
2. Bagian Argumentasi
Argumentasi menjadi bagian kedua setelah tesis. Pada bagian ini, informasinya memuat perihal penjelasan pokok.
Terutama segala permasalahan yang akan coba dibahas dan dipecahkan. Struktur penulisannya sendiri harus faktual dan informatif.
3. Bagian Reiterasi atau Pernyataan Ulang
Kemudian yang terakhir adalah bagian reiterasi atau pernyataan ulang. Bagian reiterasi berfungsi untuk penutup artikel.
Isinya memuat kalimat kunci yang akan menjabarkan rangkuman penjelasan dalam bentuk kesimpulan.
Kaidah Bahasa dalam Artikel tentang Sekolah
Kaidah kebahasaan juga harus diperhatikan dalam membuat artikel tentang sekolah. Kaidah ini juga biasa disebut dengan ciri bahasa.
Sama seperti tulisan lain, artikel sekolah juga memiliki rangkaian kaidah kebahasaan. Agar semakin jelas, silakan simak uraian kaidahnya berikut ini.
1. Kata Keterangan
Kata keterangan sangat umum dipakai dalam sebuah artikel.
Dalam artikel sekolah sendiri, kata keterangan berfungsi untuk menjelaskan atau mendeskripsikan suatu ekspresi. Terutama perihal sikap dari penulis artikel itu sendiri.
Hal ini berkaitan erat dengan penguasaan materi. Ketika penulis artikel sekolah mampu mendeskripsikan gagasannya secara maksimal dan logis, siswa juga semakin mudah memahami materi yang dipaparkan.
2. Kalimat Aktif
Penulisan sebuah artikel biasanya menggunakan kalimat aktif untuk menjelaskan sesuatu. Rangkaian kalimat ini pada dasarnya mempunyai subjek aktif.
Selain itu, untuk menulis artikel tentang sekolah yang menarik dan berkualitas. Penulis biasanya menggunakan banyak kosa kata tambahan. Ada juga yang menyisipkan istilah ilmiah untuk menarik atensi para siswa.
