10 Contoh Besaran Turunan dan Satuannya Lengkap

Ketika mempelajari ilmu fisika, maka jangan hanya mencari tahu tentang besaran pokok. Ada besaran turunan yang juga penting dijadikan pengukur sesuatu.

01 Januari 2024 Mamikos

7. Usaha

Contoh besaran turunan berikutnya adalah usaha. Usaha atau kerja merupakan energi yang bisa disalurkan ke suatu benda agar benda tersebut dapat bergerak.

Dalam ilmu fisika, usaha merupakan besaran turunan yang diperoleh dari besaran pokok panjang (gaya x jarak). 

Kemudian, untuk satuannya adalah joule (J) = kg m2/s2. Usaha juga bisa didefinisikan sebagai suatu integral garis yang kerap dijumpai dalam perhitungan matematika, khususnya fokus kalkulus.

Penerapan perhitungan usaha bisa dijumpai pada gerak rotasi benda tegar. 

8. Daya

Berikutnya ada daya. Daya adalah jumlah usaha yang bisa dilakukan oleh setiap satu satuan waktu tertentu.

Pada ilmu fisika, daya menjadi kecepatan untuk bisa melakukan kerja. Daya juga dapat disamakan dengan besaran jumlah energi yang bisa dihabiskan per satuan waktu. 

Jika dilihat dari cara pemerolehannya, daya didapatkan dari besaran pokok yaitu waktu (usaha : waktu). Satuan besaran turunan ini adalah watt (W) = kg m2/s3 .

Integral daya terhadap besaran waktu akan mendefinisikan kerja yang sudah dilakukan. Integral ini juga tergantung dari lintasan gaya dan torsi benda. 

9. Tekanan

Contoh besaran turunan berikutnya adalah tekanan. Tekanan ialah besaran turunan yang bentuknya diperoleh dari suatu besaran pokok  yaitu gaya : luas.

Tidak heran jika satuan tekanan adalah pascal (Pa) = N/m2. Satuan ini kerap dipakai untuk melakukan pengukuran terhadap kekuatan gas atau cairan.

Satuan tekanan kerap dihubungkan dengan satuan suhu dan volume. Kian tinggi tekanan pada suatu tempat dengan isi sama, maka suhu di dalamnya akan semakin tinggi.

Hal ini sekaligus menjadi pembuktian bahwa mengapa suhu pegunungan lebih rendah dibandingkan dataran rendah. 

10. Momentum

Terakhir adalah momentum. Momentum adalah besaran turunan yang kerap dihubungkan dengan massa benda dan kecepatan.

Hal ini membuat momentum mempunyai satuan kg.m/s.  Pada mekanika klasik, momentum mampu menghasilkan vektor. 

Bahkan dalam ilmu fisika juga dikenal yang namanya Hukum Kekekalan Momentum dengan sejumlah notasi yang mendetail.

Salah satunya total momentum yang akan selalu kekal hanya saat resultan gaya bekerja bernilai sama dengan 0. 

Contoh besaran turunan sangat beragam. Mulai dari luas, volume, massa jenis, kecepatan, percepatan, gaya, usaha, daya, tekanan hingga momentum.

Tentunya besaran-besaran turunan diperoleh dari penjabaran besaran pokok . Begitu juga dengan satuan masing-masing besaran turunan tersebut. 

Close