11 Contoh Biaya Overhead Tetap dan Variabel beserta Cara Menghitungnya
Biaya overhead juga termasuk biaya yang terkait langsung dengan kegiatan produksi suatu perusahaan. Meski demikian, biaya ini juga bisa dikatakan sebagai biaya yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan proses produksi.
11 Contoh Biaya Overhead Tetap dan Variabel beserta Cara Menghitungnya – Biaya overhead merupakan salah satu komponen biaya terpenting yang perlu dipelajari.
Nah, biaya overhead ini memiliki beberapa jenis. Dalam sebuah perusahaan atau pabrik, ada berbagai macam contoh biaya overhead tetap dan variabel yang bisa kamu temui.
Adapun biaya overhead yaitu merupakan biaya tambahan atau biaya tidak terduga yang kerap muncul di luar perkiraan kita. 💸✨
Daftar Isi
Berbagai Contoh Biaya Overhead Tetap dan Variabel

Perlu kamu ketahui, biaya overhead merupakan suatu biaya yang tidak berkaitan langsung dengan proses produksi maupun proses jasa.
Jadi, secara umum biaya overhead termasuk suatu beban tambahan atau beban lain-lain.
Biaya yang keluar dalam perusahaan dan tidak termasuk biaya overhead, yaitu biaya bahan baku dan juga upah biaya tenaga kerja.
Sedangkan, yang merupakan biaya overhead antara lain berupa biaya pajak, biaya asuransi, biaya keamanan, biaya ATK, biaya sewa, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Setiap perusahaan wajib mengetahui tentang biaya overhead.
Tujuannya supaya bisa memudahkan dalam hal pengawasan pengeluaran biaya dalam pembukuan. Jadi, nanti bisa lebih memudahkan dalam hal perencanaan anggaran.
Dengan menetapkan biaya overhead, maka perusahaan bisa menjadi lebih mudah mengetahui tentang rincian alokasi dana yang keluar dalam mendukung proses produksi atau jasa.
Adanya rincian biaya overhead ini, maka suatu perusahaan bisa lebih mudah melakukan efisiensi dan menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.
Sebelum membahas tentang contoh biaya overhead tetap dan variabel, maka kita bahas dahulu tentang pengertian biaya overhead tetap dan juga biaya overhead variabel.
Biaya Overhead Tetap (Fixed Expenses)
Biaya overhead tetap merupakan biaya-biaya yang memiliki sifat tetap dan harus dipenuhi dalam setiap bulannya.
Jadi, kamu harus tetap menetapkan biaya ini dan memberikannya tanpa harus memperhitungkan perubahan volume produksi perusahaan.
Adapun contoh biaya overhead tetap antara lain seperti biaya sewa atau hipotek, depresiasi atau penurunan nilai yang ada pada aset tetap.
Misalnya seperti peralatan kantor dan kendaraan dan juga gaji semua karyawan perusahaan.
Perlu kamu tahu, masih ada lagi contoh pengeluaran yang termasuk biaya overhead tetap, antara lain seperti biaya asuransi karyawan, biaya jasa hukum, hingga biaya konsultasi akuntansi.
Biaya overhead tetap ini tidak berkaitan dengan besarnya produksi perusahaan. Selain itu, nilainya juga tidak berubah walaupun volume produksi perusahaan tersebut mengalami perubahan.
Biaya Overhead Variabel
Berbeda dengan biaya overhead tetap, biaya overhead variabel merupakan suatu biaya yang akan terus mengalami perubahan karena adanya berbagai macam faktor.
Antara lain seperti aktivitas penjualan dan faktor eksternal seperti keadaan perekonomian negara atau faktor musim.
Berbagai macam biaya yang dikeluarkan tersebut seringkali tidak dapat diperhitungkan. Hal ini disebabkan karena jumlahnya akan terus mengalami perubahan meskipun masih dalam satu periode yang sama.
Contoh biaya overhead variabel bisa berupa biaya tagihan listrik dan air. tagihan telepon, gaji lembur karyawan, hingga anggaran untuk pemasaran.
Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini adalah contoh biaya overhead tetap dan variabel dalam pabrik atau perusahaan yang perlu kamu tahu!
1. Tagihan Listrik, Air, dan Telepon
Berbagai macam jenis tagihan seperti tagihan listrik, air, dan telepon merupakan contoh biaya overhead perusahaan atau pabrik.
Tagihan-tagihan tersebut masuk ke dalam biaya overhead variabel atau mixed variable cost.
Sebab, pada saat perusahaan kamu tidak ada aktivitas, perusahaan tetap mempunyai kewajiban untuk membayar berbagai macam jenis tagihan tersebut.
Kemudian, ketika aktivitas dalam perusahaan kau padat dan meningkat, maka berbagai macam jenis tagihan tersebut juga akan mengalami kenaikan secara otomatis.
Halaman:

