Advertisement
Source : unsplash.com/@rakadwiwicaksana

Contoh Ceramah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadan beserta Hadistnya bagi Umat Islam

Ingin menyampaikan ceramah tentang keutamaan 10 hari pertama Ramadan dan hadisnya? Simak artikel berikut ini.

20 Februari 2026 Lailla

Hadirnya bulan Ramadan disambut umat muslim di berbagai belahan dunia dengan penuh sukacita, seperti dengan menggelar pawai Ramadan, berbagi rezeki, mengadakan kegiatan amal, dan aktivitas positif lainnya. ๐ŸŽ

Setiap hari di bulan Ramadan dipenuhi rahmat. Tidak jarang para pendakwah memberikan contoh ceramah keutamaan 10 hari pertama Ramadan yang disampaikan untuk menjaga kestabilan iman.

Simak informasi contoh ceramahnya berikut ini, ya. ๐Ÿ’ฌ๐Ÿ“ข

Contoh Ceramah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadan

Contoh Ceramah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan Beserta Hadistnya Bagi Umat Islam
unsplash.com/@rakadwiwicaksana
Puasa tapi Kerja Shift Malam? Ini 11 Tips agar Tetap Kuat dan Tidak Tumbang

Judul: Meraih Kasih Sayang Allah di Awal Ramadan

Assalamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya, kita bisa berada di sini, berjumpa dengan bulan Ramadan. Tidak lupa shalawat dan salam kita haturkan pada Rasulullah SAW. Semoga syafaatnya mengalir pada kita kelak.

Jamaah yang dirahmati Allah sekalian,
Kita termasuk yang beruntung karena berjumpa dengan 10 hari pertama bulan Ramadan. Insya Allah.
Sepuluh hari awal ini sebenarnya adalah fase perpindahan yang paling menantang.
Sebelumnya, kita makan teratur tiga kali sehari, makan camilan, minum air kapan pun kita butuh.

Tapi, sekarang kita sedang membuat tubuh beradaptasi dengan rasa lapar. Mental kita pun juga diuji untuk tetap menahan lapar dan haus. Tidak hanya itu, kita juga harus mengelola emosi dengan tidak mudah marah, menjaga lisan agar tidak berkata yang sia-sia, dan memperbanyak membaca firman Allah SWT.

Di balik tantangan itu, Allah SWT sudah menjanjikan hal yang luar biasa. Fase di 10 hari pertama ini dikenal sebagai fase Rahmat (kasih sayang Allah). Rasulullah SAW bersabda mengenai pembagian fase Ramadan:

ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ุณูŽุทูู‡ู ู…ูŽุบู’ููุฑูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุขุฎูุฑูู‡ู ุนูุชู’ู‚ูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

Latin: Awwalu syahri ramadhaana rahmah, wa awsathuhu maghfirah, wa aakhiruhu โ€˜itqun minan naar.
Arti: โ€œAwal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.โ€ (HR. Al-Baihaqi).

Mengapa fase 10 hari pertama tersebut disebut rahmat? Karena di sini lah waktunya pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya, sedangkan pintu neraka ditutup rapat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŠู’ู‡ู ูˆุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุŒ ุตููู‘ูุฏูŽุชู ุงู„ุดู‘ูŽูŠูŽุงุทููŠู†ู ุŒ ูˆูŽู…ูŽุฑูŽุฏูŽุฉู ุงู„ู’ุฌูู†ู‘ู ุŒ ูˆูŽุบูู„ู‘ูู‚ูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠููู’ุชูŽุญู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุจูŽุงุจูŒ ุŒ ูˆูŽููุชูุญูŽุชู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุบู’ู„ูŽู‚ู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุจูŽุงุจูŒ ุŒ ูˆูŽู†ูŽุงุฏูŽู‰ ู…ูู†ูŽุงุฏู : ูŠูŽุง ุจูŽุงุบููŠูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ุฃูŽู‚ู’ุจูู„ู’ ุŒ ูˆูŽูŠูŽุง ุจูŽุงุบููŠูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ุฃูŽู‚ู’ุตูุฑู’ ุŒ ูˆูŽู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุนูุชูŽู‚ูŽุงุกู ุŒ ูˆูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู.

Latin: โ€˜An Abii Hurairata, โ€˜an Rasuulillaahi shallallaahu โ€˜alaihi wa sallama qaala: Idzaa kaanat awwalu lailatin min Ramadhaana, shuffidatis syayaathiinu wa maradatul jinni, wa ghulliqat abwaabun naari, falam yuftah minhaa baabun, wa futihat abwaabul jannati falam yughlaq minhaa baabun, wa naadaa munaadin: yaa baaghiyal khairi aqbil, wa yaa baaghiyas syarri aqshir, wa lillaahi โ€˜utaqaa-u, wa dzaalika fii kulli lailatin.

Arti: โ€œDari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda: Ketika tiba awal malam bulan Ramadan, para setan dan pemimpin-pemimpinnya dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada yang dibuka. Pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada yang ditutup, lalu ada penyeru yang berseru, โ€˜Hai orang yang mencari kebaikan, teruskanlah. Hai orang yang mencari keburukan, berhentilah. Sesungguhnya Allah membebaskan orang-orang dari neraka, dan itu terjadi pada setiap malamโ€™.โ€

Jika di 10 hari pertama kita sudah โ€˜kalahโ€™, tidak bisa menahan hawa nafsu, membuang-buang waktu, tidak semakin dekat kepada-Nya, siapa yang akan menjamin langkah-langkah menuju hari Ramadan berikutnya lebih mudah?

Jamaah yang dirahmati Allah,
oleh karena itu, mari kita manfaatkan Ramadan, terutama di 10 hari pertama ini dengan baik. Misalnya dengan:

1. Memperbaiki kualitas shalat fardhu dan sunnah. Tidak ada kata terlambat untuk belajar kembali sekaligus merenungi makna bacaan shalat, sehingga kita bisa merasa berkomunikasi dengan Allah SWT saat beribadah.

2. Memperbanyak sedekah. Misalnya dengan melakukan sedekah subuh, memberi makan orang yang berbuka puasa, dan kegiatan berbagi lainnya.

3. Menjaga lisan. Walaupun terdengar mudah, menjaga lisan sebenarnya sulit apalagi jika kita terbiasa berinteraksi secara langsung dengan orang lain. Namun, kita harus meluruskan niat agar puasa yang dijalani tidak hanya berakhir sebagai ritual menahan haus dan lapar saja karena lisan yang tidak terjaga.

Demikian ceramah yang bisa saya sampaikan. Mari kita maksimalkan kesempatan Ramadan yang diberikan Allah SWT. Belum tentu besok kita masih hidup, dan belum tentu kita masih diberi waktu untuk menjumpai Ramadan tahun depan.

Kurang lebihnya mohon maaf jika ada kesalahan kata-kata ataupun ucapan.

Wassalamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Judul: Mengatasi Tantangan di Awal Ramadan

Hadits tentang Keutamaan 10 Hari Pertama, Kedua, dan Ketiga Bulan Ramadan

Assalamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya, kita bisa berada di sini, berjumpa dengan bulan Ramadan. Tidak lupa shalawat dan salam kita haturkan pada Rasulullah SAW. Semoga syafaatnya mengalir pada kita kelak.

Jamaah yang dirahmati Allah sekalian,
Pada momen yang berbahagia ini saya akan menyampaikan ceramah tentang tantangan yang sering muncul di awal Ramadan dan cara menghadapinya.

Jangan sampai kita lalai dan menyia-nyiakan pahala berlimpah di 10 hari pertama bulan yang suci ini. Sebagaimana dalam berbagai riwayat, disebutkan bahwa fase di 10 hari pertama bulan Ramadan dikenal sebagai fase Rahmat (kasih sayang Allah).

ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ุณูŽุทูู‡ู ู…ูŽุบู’ููุฑูŽุฉูŒุŒ ูˆูŽุขุฎูุฑูู‡ู ุนูุชู’ู‚ูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

Latin: Awwalu syahri ramadhaana rahmah, wa awsathuhu maghfirah, wa aakhiruhu โ€˜itqun minan naar.
Arti: โ€œAwal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.โ€ (HR. Al-Baihaqi).

Oleh karena itu, sebagai umat muslim yang diberi kesempatan untuk bertemu Ramadan, kita wajib memanfaatnya dengan baik.
Apa saja tantangan yang sering dihadapi umat muslim pada awal Ramadan?

1. Kantuk yang berlebihan. Ini lumrah terjadi, apalagi saat awal Ramadan tubuh kita sedang menyesuaikan diri. Mulai dari bangun sahur, mendirikan shalat malam, dan menunaikan ibadah lain yang jarang kita lakukan di hari biasa.

2. Belanja berlebihan. Kekhawatiran pada stok pakaian yang akan habis di akhir Ramadan tidak jarang membuat orang-orang justru fokus berbelanja di 10 hari pertama. Selain itu, ada pula yang fokus untuk berbelanja menu sahur dan berbuka sampai berlebihan. Padahal, di momen untuk adaptasi ini, seharusnya fokus pada investasi akhirat adalah hal yang perlu ditekankan.

3. Tidak menjaga emosi. Membiasakan diri dengan kondisi perut yang lapar ternyata tidak mudah. Hal ini yang seringkali membuat emosi mudah tersulut sampai marah. Selalu ingat bahwa ini lah momen ujian sabar yang sesungguhnya dan akan diganti pahala oleh Allah SWT.

Demikian ceramah yang bisa saya sampaikan. Mari kita maksimalkan kesempatan Ramadan yang diberikan Allah SWT. Mohon maaf jika ada kesalahan kata-kata ataupun ucapan.

Wassalamuโ€™alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tips Menyampaikan Ceramah di Bulan Ramadan

Ceramah yang disampaikan bulan Ramadan memiliki tujuan untuk menjaga iman agar tidak turun, apalagi bulan ini sangat mulia dan hadir setahun sekali.

Ada beberapa tips yang dapat kamu terapkan agar audiens tidak bosan, mengantuk, apalagi justru sibuk melakukan aktivitas yang lain.

  1. Hindari menyampaikan ceramah terlalu lama karena fokus jamaah yang singkat perlu dipertahankan.
  2. Gunakan teknik bercerita atau story telling dibandingkan hanya satu arah. Kamu bisa menambahkan cerita Nabi atau analogi dalam kehidupan sehari-hari seperti โ€œpromo besar-besaranโ€ di toko untuk menggambarkan pahala Ramadan yang melimpah ruah.
  3. Apabila memungkinkan, kamu bisa melakukan tanya jawab dan interaksi dua arah lainnya
  4. Sampaikan dengan tidak bertele-tele dan keluar dari tema ceramah yang disampaikan. Terkadang, menyisipkan candaan yang tidak berkaitan dengan inti ceramah justru membuat jamaah tidak fokus pada inti bahasan.
  5. Gunakan pemilihan kata yang dekat dengan jamaah agar lebih akrab tanpa mengurangi rasa hormat.
Lengkap! Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan 2026 Gratis di Hari Pertama Sampai Terakhir

Rekomendasi Amalan di 10 Hari Pertama Ramadan

Ada banyak sekali amalan bulan Ramadan yang bisa kamu tunaikan di 10 hari pertama. Apalagi setiap perbuatan baik pasti akan diberi pahala yang berlipat ganda.

Jika kamu bingung dengan amalan apa yang harus dikerjakan pada 10 hari pertama di bulan Ramadan, simak referensinya berikut ini:

1. Menjaga Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah bisa menjadi rutinitas baru yang kamu lakukan setiap waktu shalat wajib pada bulan Ramadan. Jika pada hari biasa pahala shalat berjamaah sudah 27 derajat lebih tinggi dibandingkan shalat sendiri (sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim), tentu pada bulan Ramadan pahalanya akan lebih banyak.

Cobalah untuk menjaga shalat berjamaah 5 waktu di masjid selama 10 hari pertama. Dengan membentuk kebiasaan baru, ke depannya kamu akan lebih mudah menjalaninya, bahkan tidak sulit untuk konsisten.

2. Membaca Al Quran dengan Target

Jangan takut untuk membuat target yang tinggi pada awal Ramadan saat membaca Al Quran. Misalnya saja dengan berniat untuk khatam 3 kali dalam satu bulan. Hal tersebut tidak mustahil, apalagi jika kamu bisa membagi waktu dengan baik.

Misalnya membaca 1 juz atau lebih setiap selesai shalat wajib. Dengan demikian, pada hari ke-10 Ramadan, kamu bisa mengkhatamkan Al Quran yang pertama kali.

3. Melakukan Iโ€™tikaf Setelah Subuh

Berdiam diri sejenak di masjid setelah menunaikan shalat subuh bisa kamu lakukan di 10 hari pertama Ramadan. Kamu bisa berdzikir, membaca Al Quran, kemudian menunaikan shalat sunnah syuruq yang pahalanya setara haji dan umrah. ๐Ÿ•‹

11 Cara Menolak Ajakan Makan saat Sedang Puasa Ramadhan dengan Sopan dan Tidak Menyinggung

Penutup

Setelah membaca contoh ceramah keutamaan 10 hari pertama Ramadan, apakah sudah membuatmu terinspirasi?

Sebenarnya, kamu juga bisa menyampaikan ceramah berdasarkan kondisi yang ada di lingkungan sekitar agar lebih relevan.

Terapkan tips-tips menyampaikan ceramah di atas agar sukses. Selamat berdakwah! ๐Ÿ•Œ

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah

Advertisement