Contoh Ceramah tentang Kebaikan Hati Pendek beserta Strukturnya yang Baik dan Benar
Sedang mencari referensi tentang ceramah dengan tema kebaikan hati yang pendek? Berikut contoh-contoh disertai dengan strukturnya.
Contoh Ceramah tentang Kebaikan Hati 2
Pendahuluan
Assalamualaikum wr. wb.
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah hirabbil’alamin, puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt. karena atas rahmat-Nya lah kita bisa berkumpul di Masjid XXX ini dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun.
Shalawat dan salam juga tercurahkan untuk baginda Rasulullah Muhammad Saw. yang telah membimbing umatnya menuju zaman terang benderang.
Pada kesempatan ini, izinkanlah saya menyampaikan ceramah tentang memanfaatkan peluang kebaikan.
Isi
Pernahkah Saudara mendapati orang yang kesulitan dan tergerak hatinya untuk segera menolong?
Misalnya saat Saudara naik motor dan melewati lampu merah, kemudian mendapati adanya tukang koran yang peluhnya menetes di bawah terik matahari.
Saudara ingin sekali membantunya dengan membeli beberapa eksemplar koran, tetapi menunda berhenti karena terburu-buru ke tempat tujuan.
Saudara ingin kembali menemui tukang koran tadi saat kembali dari tempat yang dituju. Sayangnya, tukang koran sudah tidak ada karena hujan turun deras sekali.
Apakah perasaan Saudara menyesal? Ataukah biasa saja?
Jika Saudara tadi menyempatkan membeli satu koran saja, mungkin Saudara sudah bisa membantu perekonomian sang tukang koran.
Sayangnya, Saudara memutuskan untuk menunda dan justru kehilangan momen untuk menolongnya.
Saudara-saudaraku yang dicintai Allah,
Kesempatan berbuat baik biasanya tidak datang dua kali. Jadi, sebaiknya kita langsung melakukan setiap kebaikan yang terbesit di dalam hati atau pikiran selagi kita mampu.
Kerjakan dengan baik setiap peluang kebaikan yang datang. Bisa jadi Allah Swt. lebih percaya pada kita yang akan melakukannya dibandingkan orang lain.
Kita juga tidak pernah tahu hal-hal baik apa saja yang menanti di belakangnya.
Dengan analogi membeli koran di dari penjualnya di lampu merah, bisa jadi kita sedang membantunya untuk tidak melakukan kejahatan seperti mencuri karena tukang koran mampu membeli makanan.
Bisa jadi kita membantu keluarga tukang koran untuk menyekolahkan anak-anaknya, sehingga mereka tidak dikeluarkan.
Jangan remehkan kebaikan hati sekecil apapun. Justru kita perlu segera mewujudkannya dengan tindakan sambil mengharapkan ridha Allah Swt.
Halaman:
