Contoh Cerita Inspiratif tentang Keluarga Sederhana dengan Ibu dan Ayah
Sedang mencari cerita tentang keluarga yang isnpiratif? Baca artikel ini karena ada tiga kisah inspiratif mengenai keluarga.
Dengan demikian, Ia bisa membantu mengembangkan usaha keluarganya dan bahkan bisa membantu menyekolahkan adik-adiknya.
Ia bersyukur bahwa Ia tidak perlu mengikuti alur hidup yang sama seperti yang lain yaitu sekolah-kuliah-lalu bekerja.
Dengan alur sekolah-bekerja-lalu kuliah, Ia jadi lebih tahu apa yang diinginkannya dan terhindar dari skenario salah jurusan.
Selain itu tentunya Ayah dan Ibu yang selalu mendukung tanpa banyak menuntut, membuat Edwin bebas menentukan arah hidupnya. Ia bisa menikmati masa mudanya sekaligus belajar dan bisa belajar dari kegagalan yang dialaminya.
Itulah contoh cerita inspiratif tentang keluarga yang berkisah tentang keluarga Edwin sebagai anak pertama.
Cerita Inspiratif Keluarga tentang Orang Tua yang Berpisah
Dina adalah seorang murid TK berusia 5 tahun. Ia bersekolah di TK Al-Furqan.
Tak seperti kebanyakan temannya yang bersekolah diantarkan dan ditemani oleh Ibunya masing-masing, Dina pergi, bersekolah, dan pulang sendiri. Meski demikian Ia tidak terlihat murung.
Orang tua Dina sudah lama berpisah dan Dina tidak mengerti apa itu artinya. Banyak yang kasihan padanya namun Ia sungguh tidak mengerti kenapa demikian.
Baginya, Ibu dan Ayahnya selalu ada kapanpun Ia perlu. Saat ingin bertemu Ayahnya, maka Dina pergi ke rumah berwarna putih. Saat ingin bersama Ibunya, maka Dina pergi ke rumah berwarna pink.
Suatu hari, Dina pun pernah bertanya kepada sang Ibu kenapa Ia berpisah dan tidak satu rumah lagi dengan Ayahnya.
Namun, jawabannya adalah Dina tidak akan mengerti bila dijelaskan sekarang. Kata Ibunya, yang terpenting Ibu dan Ayah selalu ada.
Pernah suatu hari Dina diejek oleh temannya karena Ibunya tidak pernah terlihat mengantarnya.
Dina menangis dan tidak mau sekolah beberapa hari. Lalu setelah itu minta diantar oleh Ibunya sesekali untuk memperlihatkan kepada temannya bahwa Dina punya Ibu.Â
Dina pada saat itu tidak mengerti apa-apa. Namun semuanya lebih jelas saat Ia beranjak dewasa.
Perpisahan Ibu dan Bapaknya memang buruk tapi ada baiknya juga dimana itu membentuk Dina jadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.
Di pekerjaannya pun Dina terkenal sebagai salah satu pemimpin yang disegani karena kepiawaiannya dan ketegasannya memimpin. Ia tidak goyah dengan apa yang menjadi prinsip hidupnya.
Semua itu pun berkat kebiasaannya mandiri dari sejak kecil mulai dari usia TK.
Halaman:

