11 Contoh Cerpen beserta Nama Pengarang dan Penerbitnya [Lengkap]
Ingin tahu bagaimana contoh cerpen beserta nama pengarang dan penerbitnya secara lengkap? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan 11 contohnya untuk kamu.
Apa Saja Ciri-ciri Cerpen?
Cerpen memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan karya sastra lain.
Adapun beberapa ciri-ciri dari cerpen adalah sebagai berikut:
- Biasanya cerpen bersifat fiktif atau karangan penulis.
- Cerpen berisi tidak lebih dari sepuluh ribu kata.
- Cerpen dapat dibaca hingga selesai dalam sekali duduk.
- Cerpen berbentuk cerita yang sangat singkat.
- Diksi atau pemilihan kata yang digunakan tidaklah rumit dan mudah dipahami.
- Hanya memiliki satu jalan cerita atau alur cerita tunggal.
- Biasanya cerita yang dikisahkan dalam cerpen seputar kehidupan sehari-hari.
- Karakter yang ada di dalam cerpen biasanya sangat sederhana.
- Biasanya pada akhir bagian cerpen akan disisipkan pesan moral yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran oleh pembaca.
Apa Saja Fungsi Cerpen?
Cerpen memiliki beberapa fungsi yang meliputinya.
Adapun fungsi-fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
- Fungsi rekreatif: Cerpen bersifat untuk menghibur para pembaca.
- Fungsi estetis: Cerpen dapat memberikan nilai estetika atau keindahan yang dapat memuaskan pembaca.
- Fungsi didaktif: Cerpen dapat memberikan pendidikan yang bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.
- Fungsi moralitas: Cerpen memberikan pesan moral agar pembaca dapat mengetahui apa saja hal yang baik dan buruknya dari cerita yang disampaikan.
- Fungsi religiusitas: Cerpen memberikan pembelajaran religi yang bisa dijadikan sebagai contoh oleh pembaca.
Apa Saja Unsur-unsur yang Ada dalam Cerpen?
Cerpen memiliki dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Adapun kedua unsur tersebut adalah sebagai berikut:
1. Unsur Intrinsik
- Tema Cerita: Garis besar dalam kisah yang diceritakan dalam cerpen.
- Alur atau Plot Cerita: Jalan cerita atau urutan peristiwa dalam kisah cerpen.
- Setting: Penjelasan mengenai latar cerita mulai dari latar tempat, waktu, dan suasana.
- Tokoh: Pemeran yang diceritakan dalam cerpen, di mana ada pemeran utama dan pemeran pendukung.
- Watak: Sifat yang dimiliki oleh para tokoh atau pemeran dalam cerpen, di mana biasanya ada tiga watak yaitu protagonis, antagonis, dan netral.
- Sudut Pandang: Cara pengarang dalam menceritakan kisah dalam cerpen.
- Amanat: Pesan moral yang dapat diambil sebagai pembelajaran oleh pembaca mengenai cerita.
2. Unsur Ekstrinsik
- Memiliki latar belakang dari pengarang. Umumnya latar belakang tersebut diambil pengalaman pribadi yang pernah dialami oleh pengarangnya ataupun dari kisah yang dialami oleh orang lain.
- Memiliki latar belakang dari masyarakat yang akan membantu bagaimana berlangsungnya jalan cerita sekaligus mempengaruhi isi cerita.
- Ada sebuah biografi yang memaparkan biodata, riwayat hidup dan pengalaman secara menyeluruh dan lengkap dari pengarang yang menulis cerpen.
- Ada sebuah aliran sastra yang dapat mempengaruhi gaya bahasa atau gaya penulisan yang digunakan oleh pengarang saat menyampaikan ceritanya dalam bentuk cerpen kepada para pembaca.
- Di dalamnya terdapat beberapa kondisi psikologis seperti perasaan senang, sedih, suka maupun duka yang dapat mempengaruhi mood pengarang ketika menulis cerita pendek.
Halaman:
