Advertisement
Source : Getty Images/fizkes

Contoh dan Cara Membuat Essay Simak UI yang Baik

Menulis esai untuk proses seleksi masuk universitas memang bukan hal yang umum di Indonesia, tapi kerap diminta oleh kampus-kampus di luar negeri.

28 April 2024 Bella Carla

Kamu Hari ini adalah Gambaran Cita-citamu di Masa Depan

Setiap Manusia memiliki keyakinan dan kemampuan untuk melaksanakan cita-cita nya yang sudah dia rencanakan sejak jauh hari. Cita-cita orang dapat bergeser seiring kebutuhan dan realitas yang ada. Dia sadar bahwa dengan ketekunannya dalam tujuan itu dapat berbuah cita-cita yang diinginkannya.

Tidak peduli seberapa besar atau kecilnya mimpi atau cita-cita kita, semuanya ditentukan oleh faktor kuatnya keinginan. Manusia hidup di dunia ini haruslah mempunyai tujuan dan cita-cita hidup. Manusia yang tidak memiliki itu semua akan bingung menjalani hidupnya.

Cita-cita sendiri bagi saya mempunyai arti suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, Cita-cita sendiri mempunyai arti yang berbeda bagi setiap orang, banyak yang beranggapan cita-cita adalah sebuah mimpi yang sangat sulit diraih, sebetulnya hal tersebut tidak keseluruhan benar, karena sebuah cita-cita pasti bisa diraih apabila kita berusaha dengan bersungguh-sungguh agar cita-cita tersebut tercapai.

Jika ada yang menganggap cita-cita hanya mimpi belaka pastilah ada juga orang yang menganggapnya sebagai tujuan hidupnya, maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi sebuah akselerator pengembangan diri namun bagi yang menganggap cita-cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka.

Tapi, kita pasti setuju bahwa menggapai cita-cita di masa depan yang di damba-dambakan, tidak semudah menjentikkan kaki. Banyak rintangan yang harus dilewati Sejak kecil kita semua pasti sering ditanyai mau jadi apa kalau sudah besar nanti, ingin bekerja apa setelah besar nanti dan ditanyai apa cita-cita kamu kalau sudah besar nanti.

Kalimat-kalimat tadi pasti sering kita dengar saat kita masih di sekolah Taman kanak-kanak (TK). Saat kecil kebanyakan anak yang ditanya seperti itu pasti jawabnya dokter, guru, tentara atau polisi. Hal tersebut sebenarnya karena anak-anak tersebut tidak tau apa yang dimaksud dengan cita-cita.

Dulu saya menjawab ingin menjadi astronot, karena saya belum mengerti tentang cita-cita, dan setelah saya tahu arti tentang sebuah cita-cita maka aku pun berpikir realistis tentang cita-cita di masa depan.

Orang yang tidak dapat meraih cita-cita di masa kecilnya bukan berarti akan gagal di masa depan, akan ada jalan lain dan pasti ada kesempatan lain untuk membuat masa depan kita menjadi apa yang kita inginkan.

Jadi jangan mudah berputus asa karena seiring berjalannya waktu apa yang kita cita-citakan di masa lalu sering berubah saat kita sudah bertambah usia, bahkan kita sering bingung akan jadi apa kita di masa depan nanti? Pertanyaan berganti, maka tujuan/ cita-cita pun berubah, pertanyaan ingin jadi apa di masa depan nanti.

Biasanya timbul saat kita mulai sekolah di tingkat sekolah menengah, saat itulah kita sadar bahwa cita-cita tidak mungkin diraih tanpa adanya usaha keras untuk mencapainya, pada tahap ini cita-cita bisa sangat memotivasi akan tetapi pada tahap ini pula kita sudah berpikir realistis, dan kita akan mulai tau dengan kemampuan kita sehingga kita bisa mengira-ngira apakah yang kita cita-citakan cocok dengan kemampuan kita.

Masa depan kita adalah tujuan hidup kita sekarang, bukan lagi hanya sebuah angan-angan atau sebuah mimpi saja, akan tetapi adalah sebuah tujuan nyata yang akan kita raih.

Memiliki masa depan yang cerah pasti menjadi tujuan hidup semua orang. Sukses dalam pendidikan, karier, dan memiliki keluarga yang bahagia merupakan definisi sebagian besar orang tentang masa depan yang cerah.

Banyak orang berpendapat bahwa masa depan adalah masa yang akan kita raih tanpa melihat juga apa yang kita lakukan dimasa lalu, sebenarnya masa depan adalah resiko dari apa yang kita lakukan sekarang, resiko tersebut bisa sesuai keinginan bisa juga tidak sesuai keinginan, akan tetapi walaupun resiko tersebut tidak sesuai dengan keinginan kita, resiko tersebut sudah pastilah konsekuensi dari apa yang kita lakukan sekarang.

Sebagai contoh kita punya pilihan untuk menjadi rajin dan menjadi pemalas, apabila kita menjadi seorang yang rajin sudah pasti kita akan mendapat sesuatu ganjaran yang pantas dengan apa yang kita lakukan, akan tetapi jika kita memilih menjadi pemalas maka kita akan mendapat pula hasil yang sepadan dengan yang kita lakukan. “Masa depan Kita, karir Kita, serta kehidupan Kiat adalah yang Kita kerjakan hari ini.” maksud dari nasehat ini adalah bahwa masa depan kita adalah potensi yang kita miliki saat ini,jadi misalnya sekarang kita punya potensi satu langkah lebih besar dari orang lain, maka itulah masa depan kita. Dengan bahasa yang lebih sederhana dapat saya artikan bahwa masa depan itu adalah kelanjutan, indikasi atau dampak dari masa sekarang.

Janganlah berhenti bermimpi, jangan biarkan cita-citamu hancur, tetaplah gantung cita-citamu setinggi angkasa. Sedangkan masa depan kita adalah masa sekarang, seperti yang dijelaskan di atas juga bahwa masa depan kita adalah kelanjutan dari apa yang kita lakukan di masa sekarang, jangan sia-siakan waktumu sekarang atau masa depanmu akan tersia-siakan.

Jangan pernah berpikir masa depan akan mengikuti arus hidup kita, karena bukan masa depan yang akan membawa kita tapi kitalah yang membawa masa depan tersebut.

Halaman:

Advertisement