Contoh Dialog Anekdot 2 Orang tentang Pendidikan Singkat
Ingin membuat teks anekdot namun tidak tahu bagaimana caranya? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh teks anekdot 2 orang tentang pendidikan!
C. Struktur Anekdot
Sebagai sebuah teks, anekdot tentu saja memiliki beberapa struktur penulisan yang harus diperhatikan. Adapun struktur tersebut adalah sebagai berikut:
1. Judul
Struktur pertama dan paling awal dalam teks anekdot adalah judul. Judul merupakan bagian dalam teks anekdot yang ditulis dengan singkat, jelas, sekaligus padat.
Judul juga biasanya ditulis secara langsung merujuk pada hal atau topik yang dianekdotkan.
2. Abstrak
Struktur kedua dalam teks anekdot adalah abstrak. Ini merupakan bagian awal setelah judul dalam teks anekdot.
Pada bagian ini, biasanya akan berisikan sebuah gambaran singkat tentang bahasan teks anekdot yang dapat membantu para pembaca untuk mengetahui kemana arah pembahasan atau maksud yang dituju oleh penulis. Bagian ini juga dikenal dengan istilah pembuka.
3. Orientasi
Struktur ketiga dalam teks anekdot adalah orientasi.
Bagian ini berisikan awal kejadian cerita atau bisa juga disebut sebagai latar peristiwa. Penulis biasanya akan menceritakan dengan cukup detail bagaimana cerita bermula.
Orientasi memiliki peranan krusial karena menjelaskan bagaimana penyebab timbulnya suatu konflik, krisis, maupun masalah inti dalam cerita teks anekdot.
4. Krisis
Setelah orientasi, bagian selanjutnya adalah krisis atau komplikasi. Ini merupakan bagian yang akan memunculkan suatu permasalahan unik atau tidak lumrah terjadi.
Struktur ini dimaknai sebagai ketidakpuasan atau kejanggalan dalam cerita.
5. Reaksi
Reaksi merupakan bagian setelah krisis. Bagian ini akan menggambarkan bagaimana cara penulis atau tokoh yang ada dalam cerita menyelesaikan konflik atau permasalahan.
Dimana reaksi dapat berbentuk celaan atau bisa juga menertawakan. Reaksi yang diberikan biasanya tidak terduga dan mengejutkan.
6. Koda
Terakhir adalah koda, ini merupakan bagian akhir dalam cerita teks anekdot. Bagian ini berisikan sebuah kesimpulan dari kejadian-kejadian yang dialami oleh tokoh dalam cerita.
Pada bagian ini juga biasanya akan berisikan penjelasan, komentar, maupun penjelasan terhadap maksud yang disampaikan dalam cerita.
Biasanya, bagian ini akan ditandai dengan kata-kata seperti demikianlah, itulah, memanglah, dan sejenisnya.
D. Tujuan Anekdot
Penulisan teks anekdot tentu saja memiliki tujuan yang ingin dicapai, adapun beberapa tujuan tersebut biasanya:
- Sebagai media untuk membangkitkan tawa kepada para pembaca teks anekdot.
- Sebagai media untuk hiburan.
- Sebagai media untuk mengkritik.
Halaman:

