5 Contoh Gerak Parabola beserta Pengertian, Ciri-ciri, Rumus, dan Contoh Soal Plus Jawaban
Jika kamu ingin mempelajari gerak parabola lengkap pengertian hingga contoh soalnya, sebaiknya simak artikel Mamikos ini selengkapnya!
5 Contoh Gerak Parabola beserta Pengertian, Ciri-ciri, Rumus, dan Contoh Soal Plus Jawaban – Gerak dalam fisika adalah salah satu topik yang menarik untuk dipelajari karena ada banyak jenis gerakan yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu jenis gerak yang sering kita temui yaitu gerak parabola.
Gerakan ini merupakan perpaduan dari gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan sehingga menghasilkan lintasan yang melengkung.
Penasaran ingin tahu lebih banyak tentang gerak parabola? Simak artikel Mamikos ini selengkapnya!
Pengertian Gerak Parabola
Daftar Isi [hide]

Gerak parabola adalah salah satu jenis gerakan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika melempar bola atau melihat peluru yang ditembakkan, lintasan yang terbentuk merupakan contoh gerak parabola.
Dalam fisika, gerak sering kali digunakan untuk menggambarkan gerak proyektil, yaitu benda yang dilemparkan atau diluncurkan dengan kecepatan awal tertentu. Gerakan tersebut akan membentuk lintasan melengkung menyerupai parabola, yang disebabkan oleh pengaruh dari gaya gravitasi bumi.
Lalu yang menjadi pertanyaan mengapa hal ini bisa terjadi? Yups, singkatnya Gerak parabola terjadi karena adanya dua jenis gerak yang terjadi secara bersamaan yaitu gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

Advertisement
GLB adalah gerakan dengan kecepatan konstan yang terjadi pada sumbu horizontal (x), sedangkan GLBB adalah gerakan dengan percepatan yang terjadi pada sumbu vertikal (y).
Ketika sebuah benda dilemparkan, kecepatan awal yang diberikan pada arah horizontal akan berpadu dengan efek dari gravitasi bumi yang menarik benda tersebut ke bawah, sehingga akan menciptakan lintasan berbentuk parabola.
Ciri-ciri Gerak Parabola
Dalam fisika, dijelaskan bahwa gerak parabola memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis gerakan lain, yaitu:
- Pertama, benda yang bergerak dengan pola parabola akan mengikuti lintasan melengkung, mirip seperti huruf U yang terbalik. Gerakan ini merupakan gabungan dari dua jenis gerak, yaitu gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan kecepatan berubah.
- Ketika bergerak dengan gerak parabola, benda akan membentuk suatu sudut tertentu terhadap permukaan datar. Hal ini juga dikarenakan adanya gravitasi bumi, terutama ketika benda bergerak mulai turun. Ketika benda mencapai titik tertingginya, maka arah gerak dari benda pun akan berbalik dari naik menjadi turun.
- Kecepatan benda selama gerak parabola tidak konstan. Benda akan bergerak paling cepat saat berada di titik terendah lintasannya. Selain itu, arah gerak benda akan berbalik dari naik menjadi turun setelah mencapai puncak lintasan.
- Gerak parabola memiliki kecepatan yang sangat bervariasi, artinya gerak tidak konstan. Kecepatan pada gerak ini dapat berubah seiring dengan posisi di lintasannya. Kecepatan akan mencapai tingkat maksimum jika benda meluncur di titik paling rendah lintasan.
- Gerak parabola merupakan kombinasi ari gerak lurus beraturan atau GLB dan juga gerak lurus berubah beraturan atau GLBB. Dikarenakan kombinasi kedua Gerakan inilah kemudian akan membuat percepatan atau perlambatan dalam satu arah.