6 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif Bahasa Indonesia
Dalam Bahasa Indonesia, konjungsi merupakan kata maupun kumpulan kata yang berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih kata, frasa, klausa, kalimat.
Berikut ini adalah contoh pernyataan beserta penjelasannya:
Rani tidak pergi ke pantai tetapi ia pergi ke mall.
Pernyataan tersebut terdiri dari dua klausa yaitu Rani tidak pergi ke pantai dan Ia (Rani) pergi ke mall. Berdasarkan fungsi gramatikalnya, kedua klausa tersebut berkedudukan setara. Sehingga menghasilkan kalimat majemuk setara.
Selain itu, perhatikan juga penerapan contoh kalimat konjungsi koordinatif dan subordinatif menggunakan kata hubung tetapi berikut:
Wawan lulus dengan nilai memuaskan, tetapi ia belum juga mendapatkan pekerjaan.
Pernyataan tersebut terdiri dari dua klausa yang sama-sama berkedudukan setara. Klausa pertama yaitu Wawan lulus dengan nilai memuaskan. Klausa kedua adalah Ia (Wawan) belum juga mendapatkan pekerjaan.
Kedua unsur klause tersebut akan lebih efektif apabila digabungkan karena memiliki hubungan pertentangan. Penggunaan konjungsi tetapi yang menggabungkan dua klausa tersebut bertujuan supaya tercipta koherensi atau keterkaitan.
3. Konjungsi Koordinatif Fungsi Pemilihan
Contoh kalimat konjungsi koordinatif dan subordinatif selanjutnya adalah kata penghubung dengan hubungan pemilihan yaitu atau. Penggunaan atau dalam suatu kalimat berfungsi memberikan alternatif dua pilihan atau lebih.
Berikut adalah contoh penerapan kata hubung memakai atau:
Dani mengumpulkan uang untuk membeli laptop atau membeli sepeda baru.
Pernyataan di atas terdiri dari dua klausa dengan kedudukannya setara. Jika diuraikan, klausa pertama yaitu Dani mengumpulkan uang untuk membeli laptop. Sedangkan klausa keduanya Dani mengumpulkan uang untuk membeli sepeda baru.
Di antara dua klausa tersebut memiliki subjek yang memiliki fungsi sama atau setara. Sehingga menghasilkan kalimat majemuk setingkat. Selain itu, konjungsi atau juga bisa diterapkan pada kalimat tanya, misalnya:
1.Ibu ingin pergi ke pasar tradisional atau supermarket?
2. Pak Restu berangkat ke kantor menggunakan motor atau transportasi online?
4. Konjungsi Subordinatif Hubungan Pengandaian
Pembahasan contoh kalimat konjungsi koordinatif dan subordinatif selanjutnya, kamu akan mempelajari bagaimana penerapan kata hubung subordinatif beserta penjelasannya. Kata hubung subordinatif dibedakan atas beberapa kelompok berdasarkan fungsinya.
Salah satu kelompok konjungsi subordinatif yaitu hubungan pengandaian yang menghubungkan antara dua klausa dengan kedudukan tidak setara (bertingkat). Dengan demikian, penggunaannya diterapkan pada kalimat majemuk bertingkat.
Kata hubung subordinatif dengan hubungan pengandaian yang banyak dipakai yaitu seandainya atau seumpama. Adapun contoh kalimat konjungsi koordinatif dan subordinatif menggunakan kata hubung seandainya misalnya:
Seandainya saya tidak menghambur-hamburkan uang, saya pasti memiliki tabungan yang banyak.
Kalimat majemuk di atas jika diuraikan maka terdiri dari dua klausa bertingkat. Pertama, Seandainya saya tidak menghambur-hamburkan uang. Klausa ini bertindak sebagai anak kalimat karena tidak dapat berdiri sendiri.
Sedangkan klausa saya pasti memiliki tabungan yang banyak bertindak sebagai induk kalimat karena tetap dapat berdiri sendiri. Hubungan pengandaian ini mengandung makna saya tidak memiliki tabungan yang banyak karena menghambur-hamburkan uang.
Contoh kalimat konjungsi koordinatif dan subordinatif lain yang menggunakan kata hubung seandainya dan seumpama misalnya:
1.Seandainya kamu meminum obat dengan rutin, kamu pasti bisa lebih cepat pulih.
2. Seumpama saya memiliki uang 100 juta, saya berjanji akan melunasi utang orang tua.
3. Seandainya ia mengungkapkan perasaannya waktu itu, ia tidak akan semenyesal ini sekarang.
Halaman:


