5 Contoh Kearifan Lokal di Masyarakat Indonesia dalam Kehidupan Sehari-hari

Kearifan lokal adalah bagian budaya yang menjadi tradisi masyarakat setempat. Penasaran dengan contoh kearifan lokal masyarakat Indonesia? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

29 Oktober 2023 Lili Y

Dalam acara ini, biasanya ada tumpeng dan makanan lainnya yang diletakkan di tengah-tengah warga yang sedang menggelar doa bersama.

Doa tersebut ditujukan supaya yang memiliki hajat mendapatkan keselamatan dan keberkahan.

Setelah doa bersama selesai, maka para warga memakan makanan yang telah disediakan secara bersama-sama. Dan biasanya juga dibagikan kepada tetangga di sekitar.

Tujuan dari tradisi selametan ini ialah supaya orang yang punya hajat di limpahkan rezekinya, diberikan keselamatan dan juga keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Selametan adalah tradisi yang memiliki makna mendalam yaitu rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan meminta agar selalu diberi keselamatan.

Dalam Bahasa Jawa, Selamet berarti Selamat, yaitu dalam keadaan baik-baik saja. Dengan begitu orang yang menyelenggarakan selamaten merasa bersyukur atas hidup keluarganya saat ini.

Tradisi ini sudah ada sejak zaman dulu, yang mana waktu itu leluhur kita masih menganut kepercayaan animisme dan dinamisme.

Namun seiring berjalannya waktu, agama-agama seperti Hindu,Budha dan Islam masuk ke masyarakat Indonesia, lalu disesuaikan dengan agama yang dianut sekarang.

Yaitu memanjatkan doa bersama kepada Allah SWT dan memberikan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

4. Awig-Awig (Bali dan Lombok Barat)

Awig-Awig (Bali dan Lombok Barat)
www.goodnewsfromindonesia.id

Setiap suku di Indonesia memiliki kearifan lokal hingga saat ini masih dijalankan, misalnya saja seperti kearifan lokal Awig-Awig dari masyarakat Bali dan Lombok Barat.

Awig-Awig merupakan sebuah aturan adat yang dipegang teguh oleh masyarakat Bali dan Lombok Barat dalam bertindak dan bersikap. Terutama dalam hal berinteraksi serta mengolah sumber daya alam dan lingkungan.

Tradisi Awig-Awig pada dasarnya memuat suatu kewajiban bagi setiap warga desa adat. Jika aturan tersebut dilanggar, maka akan ada reaksi dari orang yang bersangkutan.

Tradisi ini dilaksanakan oleh para prajuru adat desa, karena merekalah yang memiliki wewenang sebagai pengatur keseimbangan dalam kehidupan masyarakat desa.

5. Grebeg Syawal Yogyakarta

Grebeg Syawal Yogyakarta
viva.co.id

Ada istilah “Jogja Istimewa” ya memang betul, Jogja memiliki keistimewaan, baik dari segi tempat wisatanya yang sangat banyak dan juga tradisinya yang hingga saat ini masih dipegang teguh dan dijalankan.

Jogja adalah salah satu kota di Indonesia yang sangat terkenal akan beragam kebudayaan dan kearifan lokalnya. Masyarakat Jogja selalu menjaga kebudayaan leluhur secara turun temurun.

Close