8 Contoh Konflik dalam Kehidupan Sehari-hari dan Cara Mengatasinya
Ada beberapa konflik dalam kehidupan sehari-hari yang tentu saja terdapat solusi untuk mengatasinya. Penjelasan selengkapnya ada di sini.
5. Konflik Ekonomi
Konflik ekonomi juga sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, konflik ekonomi terjadi dalam kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi masyarakat.
Biasanya konflik ini terjadi karena adanya persaingan, pada proses kegiatan ekonomi baik antara individu maupun kelompok.
Contoh konflik ekonomi pada kehidupan sehari-hari, bisa ditemui ketika seorang pengusaha kalah saing dengan kompetitornya.
Sehingga berniat untuk menjelek-jelekkan produk milik kompetitornya, dan menyebarkan berita palsu untuk menghasut para konsumen.
Agar tidak lagi menggunakan produk tersebut dan beralih menggunakan produk buatannya.
Ini sering kali ditemui di berbagai bidang bisnis, baik bisnis berskala besar maupun kecil. Konflik seperti ini sulit dihindari dan tidak bisa hilang begitu saja.
6. Konflik Hukum
Konflik Hukum biasanya terjadi karena ada individu atau kelompok yang merasakan ketidakadilan.
Rasa ketidakadilan tersebut muncul, akibat hukum yang diberikan tidak sesuai dan terjadi penyalahgunaan hukum pada suatu kasus pidana.
Contoh konflik hukum yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, yaitu unjuk ras yang dilakukan oleh mahasiswa.
Di mana mereka menuntut bahwa hukuman yang diterima oleh para koruptor, tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.
Mereka merasa hukuman untuk para koruptor tersebut terlalu ringan dan terkesan tidak adil kepada rakyat kecil, serta tidak sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan oleh para koruptor.
7. Konflik Ras
Sejatinya konflik ras ini jarang terjadi di Indonesia dan lebih sering terjadi di luar negeri.
Konflik ras timbul karena adanya rasa ketidakadilan yang didapatkan oleh sekelompok ras dari perlakuan kelompok ras yang lebih unggul.
Contoh konflik ras yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, adalah peristiwa pembunuhan yang dilakukan ras kulit hitam di Amerika.
Sebagai bentuk proses dan menyalurkan rasa kekecewaannya terhadap ras kulit putih yang menganggap mereka dari golongan rendah.
8. Konflik Agama
Konflik agama juga sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, konflik ini terjadi karena perbedaan agama.
Konflik satu ini biasanya terjadi pada penganut agama minoritas, yang merasa disisihkan. Meskipun konflik agama di Indonesia tidak terjadi terlalu signifikan.
Namun pastinya ada saja konflik agama dalam hal masalah kecil, contohnya seperti pembubaran peribadahan di salah satu rumah ibadah yang dilakukan oleh salah satu oknum.
Karena tempat ibadah tersebut belum mendapatkan izin membangun tempat ibadah.
Untuk menghindari adanya konflik yang berkelanjutan, konflik harus diselesaikan secepatnya dengan kepala dingin.
Melalui diskusi dan memperjelas pokok permasalahannya untuk menemukan solusi dan titik tengah.
Setelah mengetahui contoh konflik dalam kehidupan sehari hari pada penjelasan Mamikos di atas, Mamikos harap sekarang kamu bisa lebih memahami tentang apa saja konflik yang terjadi di sekitar kamu.
Halaman:
