9 Contoh Laporan Hasil Kegiatan Lengkap dan Terbaru
Setiap laporan kegiatan memiliki format berbeda. Jika kamu mengikuti kegiatan kedinasan, laporan yang disusun akan berbeda dengan laporan untuk kegiatan lomba.
2. Lomba menggambar
Kegiatan menggambar dengan tema ‘Budaya Yogyakarta’ dipadukan dengan unsur islami.
Selain untuk melestarikan budaya juga untuk melatih ide kreativitas santri.
Waktu pelaksanaan: 08.00 – 11.00
Tempat : Serambi Masjid
3. Lomba mewarnai
Lomba mewarnai ini salah satu tujuannya yaitu untuk melatih anak yang pada usianya untuk menuangkan ide-ide kreatif dalam keingintahuannya.
Waktu pelaksanaan: 08.00 – 11.00
Tempat : Serambi Masjid
4. Lomba Musabaqah Hifdzul Qur’an (MHQ)
MHQ merupakan Musabaqah membaca Al-Qur’an dengan cara menghafal tartil/murottal yang bacaannya harus mengandung ilmu (tajwid), seni (lagu dan suara), adab (etika) sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Lomba ini diadakan agar santri lebih bersemangat dalam belajar membaca bahkan hingga menghafal Al-Qur’an sebagai kalam illahi yang mulia serta mendorong generasi muda dalam mempelajari, menggali, menangkap, dan menghayati makna dari kalam mulia Al-Qur’an.
Waktu pelaksanaan: 08.00 – 11.00
Tempat : Serambi Masjid
5. Lomba Adzan dan iqomah
Adzan dan iqomah yang merupakan panggilan untuk menunaikan shalat bagi umat islam ialah suatu yang sangat perlu untuk dikenalkan kepada anak sejak dini dan dengan adanya lomba ini kami berharap agar ajang ini menjadi wadah untuk melatih mereka yang nantinya akan sangat bermanfaat di kemudian hari.
Waktu pelaksanaan: 08.00 – 11.00
Tempat : Serambi Masjid
Penutup
Demikian Laporan Pertanggungjawaban Festival Generasi Anak Sholeh ini kami sampaikan dengan harapan bisa dijadikan bahan evaluasi penyelenggaraan kegiatan selanjutnya.
Kami segenap panitia mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak karena telah mendukung keberhasilan dan kesuksesan kegiatan ini. Atas perhatian dan dukungannya kami ucapkan terima kasih.
Billahitaufiqwalhidayah
Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.
2. Contoh Laporan Hasil Kegiatan Pelatihan
Laporan Kegiatan Pelatihan Pembasmian Hama Metode Alami
Latar Belakang
Kegiatan pertanian merupakan kunci ketahanan pangan di Indonesia. Majunya sektor pertanian dipengaruhi proses persiapan dan produksi yang maksimal.
Di Kelurahan Karang, seluruh petani sudah menggunakan metode modern untuk memaksimalkan hasil pertanian.
Namun, adanya hama wereng dan hama belalang membuat hasil panen menjadi menurun.
Selama ini petani menggunakan insektisida untuk membasmi hama tersebut. Namun, penggunaan pestisida tidak efektif karena hama belalang justru mengalami resistensi.
Penggunaan insektisida yang terus-menerus juga dapat berpengaruh pada kesehatan konsumen.
Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat terhadap hama agar tidak merusak kualitas panen. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan predator alami.
