5 Contoh Lukisan Aliran Realisme Beserta Penjelasan dan Nama Pelukisnya

5 Contoh lukisan aliran realisme – Lukisan realisme adalah salah satu jenis lukisan klasik yang sampai sekarang masih banyak digemari.

Bagaimana tidak? Lukisan ini memberikan karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan jenis-jenis lukisan lainnya.

Tertarik mengetahui tentang lukisan realisme? Yuk simak penjelasan dan contoh lukisan aliran realisme berikut ini!

Pengertian Lukisan Realisme

https://www.freepik.com/author/freestockcenter

Lukisan realisme adalah aliran seni rupa yang menekankan akurasi dan keakuratan dalam menggambarkan subjeknya. 

Dalam seni ini, seniman berusaha untuk mereproduksi objek atau adegan sebagaimana adanya dalam dunia nyata dengan tingkat detail yang luar biasa. 

Tujuannya adalah menciptakan gambar yang hampir sulit dibedakan dari objek aslinya, menggambarkan proporsi, tekstur, dan warna dengan presisi tinggi. 

Lukisan realisme menolak interpretasi, distorsi visual, atau ekspresi emosional yang berlebihan, dan lebih memilih untuk menampilkan subjek secara objektif. 

Karya seni realisme sering mencerminkan kehidupan sehari-hari, potret manusia, atau isu-isu sosial dan politik pada saat itu. 

Pencahayaan yang akurat juga menjadi aspek penting dalam mencapai realisme yang sempurna dalam lukisan ini.

Karakteristik Utama Lukisan Realisme

Lukisan realisme memiliki sejumlah karakteristik khas yang membedakannya dari aliran seni rupa lainnya.

Berikut adalah beberapa karakteristik utama lukisan realisme:

Akurasi Visual

Salah satu ciri paling mencolok dari lukisan realisme adalah upaya untuk menciptakan gambar yang sangat akurat dan mirip dengan subjek aslinya.

Seniman berusaha untuk menangkap detail-detail kecil, seperti warna, tekstur, dan bentuk, dengan sejelas mungkin.

Objektivitas

Seniman realisme berusaha melukis dengan menjauhi interpretasi subjek atau transformasi visual yang signifikan.

Mereka tidak menciptakan distorsi yang sengaja atau menghadirkan subjek dalam cara yang simbolis.

Lukisan realisme bertujuan untuk merekam dunia sebagaimana adanya.

Pencahayaan yang Akurat

Penggunaan pencahayaan yang realistis adalah kunci dalam lukisan realisme.

Seniman berusaha untuk menangkap efek pencahayaan alami, termasuk refleksi, bayangan, dan nuansa pencahayaan yang dapat mengubah tampilan subjek.

Detail yang Tinggi

Lukisan realisme sering menghadirkan detail dengan tingkat presisi tinggi. Ini mencakup pemahaman yang mendalam tentang anatomi manusia dalam potret, tekstur pada objek, dan elemen-elemen lingkungan yang rumit.

Subjek Manusia dan Kehidupan Sehari-hari

Banyak lukisan realisme menggambarkan manusia dalam berbagai aktivitas sehari-hari atau situasi sosial.

Ini bisa berupa potret realistis, adegan sehari-hari, atau gambaran kehidupan sosial dan politik pada masanya.

Teknik Lukisan Tradisional

Seniman realisme sering menggunakan cara melukis tradisional, seperti cat minyak atau pensil warna, untuk mencapai tingkat detail yang tinggi.

Mereka memperhatikan penggunaan palet warna yang akurat dan teknik menggambar yang cermat.

Konteks Sejarah dan Sosial

Lukisan realisme sering mencerminkan situasi sosial dan politik pada masanya.

Misalnya, selama periode realisme abad ke-19, banyak seniman menggunakan seni mereka untuk menyuarakan isu-isu sosial seperti ketidaksetaraan, kondisi buruh, dan ketidakadilan.

Kehadiran Emosi

Meskipun realisme menekankan akurasi visual, beberapa seniman realisme juga mencoba mengekspresikan emosi atau perasaan subjek dalam karyanya.

Ini terkadang terlihat dalam ekspresi wajah atau postur tubuh yang dipilih.

Tokoh Pelukis Lukisan Realisme

Berikut adalah beberapa tokoh pelukis terkenal dalam aliran lukisan realisme:

Gustave Courbet (1819-1877)

Courbet sering dianggap sebagai salah satu bapak aliran seni realisme. Dia terkenal dengan karyanya yang menggambarkan kehidupan pedesaan dan sosial di Prancis pada abad ke-19.

Jean-François Millet (1814-1875)

Millet adalah seorang seniman realisme Prancis yang terkenal dengan lukisannya tentang kehidupan petani dan pekerja pedesaan. Salah satu karyanya yang paling ikonik adalah “The Gleaners.”

Honore Daumier (1808-1879)

Daumier adalah seorang seniman asal Prancis yang dikenal karena lukisan-lukisannya yang menggambarkan satire sosial dan politik. Dia juga seorang karikaturis yang sangat terkenal.

John Constable (1776-1837)

Constable adalah seorang seniman realisme asal Inggris yang terkenal dengan lukisannya tentang pemandangan alam Inggris, terutama gambar-gambar awan dan langit yang indah.

Thomas Eakins (1844-1916)

Eakins adalah seorang seniman realisme Amerika yang dikenal dengan potret-potret realistisnya dan penggambaran akurat tentang kehidupan sehari-hari di Amerika pada abad ke-19.

Andrew Wyeth (1917-2009)

Wyeth adalah seorang seniman realisme Amerika yang terkenal dengan lukisannya tentang kehidupan pedesaan dan alam. 

Edward Hopper (1882-1967)

Hopper adalah seorang seniman realisme Amerika yang dikenal dengan lukisannya tentang kehidupan perkotaan dan interior.

Dia sering menggambarkan kesendirian dan isolasi dalam karya-karyanya.

Caravaggio (1571-1610)

Meskipun hidup pada abad ke-16, Caravaggio dianggap oleh beberapa ahli sebagai seorang pelopor realisme dalam seni rupa.

Dia terkenal dengan penggunaan pencahayaan dramatis dan detail yang akurat dalam potret-potretnya.

Ivan Shishkin (1832-1898)

Shishkin adalah seorang seniman realisme Rusia yang terkenal dengan lukisannya tentang pemandangan alam Rusia yang indah, terutama hutan dan pohon-pohon.

Diego Velázquez (1599-1660)

Velázquez adalah seorang seniman realisme Spanyol yang terkenal dengan potret-potretnya yang akurat dan penggunaan cemerlang pencahayaan. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah “Las Meninas.”

Contoh Lukisan Aliran Realisme 1

https://commons.wikimedia.org/

Judul Lukisan: “The Gleaners” (Les Glaneuses) 

Pelukis: Jean-François Millet 

Tahun: 1857

Penjelasan: “Lukisan “The Gleaners” oleh Jean-François Millet adalah salah satu karya realisme yang paling ikonik dalam sejarah seni.

Lukisan ini menggambarkan tiga wanita petani yang membungkuk untuk mengumpulkan sisa-sisa tanaman yang tersisa di ladang setelah panen. 

Millet dengan cermat menggambarkan detail kehidupan pedesaan pada abad ke-19, mulai dari pakaian petani hingga pose tubuh yang realistis.

Dalam lukisan ini, Millet memberikan perhatian khusus pada pencahayaan dan kontras, sehingga menimbulkan kesan tiga dimensi yang mendalam. 

Ia menggambarkan panen yang keras dan pekerjaan yang melelahkan, menciptakan rasa kerja keras dan kehidupan yang sederhana dalam lukisannya. 

“The Gleaners” juga memiliki pesan sosial yang kuat, menggambarkan ketidaksetaraan sosial pada masa itu, di mana pekerja keras harus bekerja keras untuk mencari sisa-sisa makanan di ladang.

Lukisan ini menjadi simbol perjuangan kelas pekerja pada abad ke-19 dan terus dihargai sebagai salah satu contoh terbaik dari realisme dalam seni rupa. 

Karya ini sekarang dapat ditemukan di Musée d’Orsay di Paris dan tetap menjadi karya seni yang sangat penting dalam sejarah seni realisme.”

Contoh Lukisan Aliran Realisme 2

https://upload.wikimedia.org/

Judul Lukisan: “The Song of the Lark”

Pelukis: Jules Breton

Tahun: 1884

Penjelasan: “Lukisan “The Song of the Lark” oleh Jules Breton adalah salah satu karya realisme dalam seni rupa yang menggambarkan seorang wanita muda yang sedang bekerja di ladang.

Lukisan ini menampilkan seorang petani perempuan yang tengah bekerja keras di tengah lapangan gandum, dengan bungkusan gandum di tangannya.

Wanita tersebut tampak kelelahan namun penuh semangat dalam pekerjaannya.

Ekspresi wajahnya mencerminkan keterhubungannya dengan alam dan kehidupan pedesaan.

Latar belakangnya menciptakan nuansa alam yang luas dengan cahaya matahari terbenam yang lembut.

Karya ini menciptakan suasana yang damai dan mendalam. Jules Breton dengan cermat menggambarkan tekstur pakaian, ekspresi wajah, dan alam sekitar dengan detail yang tinggi, menciptakan kesan realisme yang kuat. Ia juga menangkap keindahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“The Song of the Lark” adalah salah satu karya yang menghargai kerja keras dan kekuatan wanita dalam kehidupan pedesaan.

Lukisan ini mengundang pemirsa untuk merenungkan tentang hubungan manusia dengan alam dan nilai kerja keras dalam kehidupan sehari-hari.”

Contoh Lukisan Aliran Realisme 3

https://commons.wikimedia.org/

Judul Lukisan: “The Birth of Venus” (La Nascita di Venere)

Pelukis: Sandro Botticelli

Tahun: Diperkirakan sekitar tahun 1484-1486

Penjelasan: Meskipun sering dikaitkan dengan aliran seni Renaissance, lukisan “The Birth of Venus” oleh Sandro Botticelli juga memiliki elemen realisme yang mencolok dalam penggambaran tubuh manusia dan alam.

Lukisan ini menggambarkan dewi Venus yang sedang lahir dari laut, diapit oleh angin-angin dan makhluk-makhluk laut.

Lukisan ini menciptakan nuansa realisme dalam bentuk tubuh wanita yang idealisasi dan proporsi yang sangat proporsional.

Botticelli dengan cermat menggambarkan anatomi tubuh Venus, menghadirkannya dengan keindahan yang halus.

Pencahayaan yang halus pada lukisan ini memberikan kesan kedamaian dan keindahan alam.

Meskipun memiliki unsur-unsur mitologis dan idealisasi, “The Birth of Venus” tetap menciptakan perasaan kenyataan dan realisme dalam visualisasi manusia dan alam.

Lukisan ini adalah salah satu karya paling ikonik dalam sejarah seni rupa Barat dan menjadi contoh penting dari seni rupa realisme yang menggabungkan elemen-elemen mitologis dan keindahan yang realistis.

Lukisan ini saat ini disimpan di Galeri Uffizi di Florence, Italia. Maka tak heran, ia selalu menjadi perbincangan dalam proses kritik seni rupa.

Contoh Lukisan Aliran Realisme 4

Pinterest/@JackieSwensen

Judul Lukisan: “Nighthawks” 

Pelukis: Edward Hopper 

Tahun: 1942

Penjelasan: Lukisan ini menggambarkan adegan seorang pelayan di sebuah diner pada malam hari, dengan beberapa pelanggan duduk di dalamnya. 

Diner tersebut terletak di persimpangan jalan kota besar yang sepi, dan seluruh adegan diselimuti oleh cahaya neon yang memberikan nuansa misterius dan kesepian.

Salah satu aspek yang menarik dari lukisan ini adalah cara Hopper menggambarkan isolasi dan ketidakberdayaan manusia di tengah keramaian kota. 

Pelanggan-pelanggan dalam lukisan terlihat terpisah satu sama lain, tidak saling berbicara, menciptakan atmosfer yang menegangkan. Pelayan di balik meja juga tampak kesepian dan tidak bersemangat.

Edward Hopper sangat terampil dalam menggunakan pencahayaan dan kontras untuk menciptakan mood yang khas dalam karyanya. 

Cahaya neon menciptakan bayangan-bayangan yang dramatis, dan Hopper dengan cermat menangkap detail interior diner, termasuk barisan kursi dan meja.

“Lukisan “Nighthawks” telah menjadi simbol kehidupan perkotaan pada masa itu dan tetap menjadi salah satu karya seni paling terkenal dalam sejarah seni realisme Amerika. 

Karyanya menggambarkan perasaan kesepian dan ketidakpastian di tengah gemerlapnya kota besar.”

Contoh Lukisan Aliran Realisme 5

Pinterest/@Zazzle

Judul Lukisan: “Gassed”

Pelukis: John Singer Sargent

Tahun: 1919

Penjelasan: “Lukisan “Gassed” oleh John Singer Sargent adalah salah satu karya realisme yang kuat yang menggambarkan pengalaman Perang Dunia I.

Lukisan ini menggambarkan sekelompok prajurit yang terluka sedang diobati setelah serangan gas mustard di medan perang.

Dalam lukisan ini, Sargent menggambarkan prajurit-prajurit yang berjalan dengan lamban, tersandung, dan beberapa bahkan terbaring di tanah.

Mereka memakai pakaian pelindung gas dan menggambarkan ekspresi sakit dan kepayahan.

Sebagian besar dari mereka tidak dapat melihat sesuatu yang sejauh pandangan matahari terbenam yang terlihat di latar belakang.

Lukisan ini sangat mengesankan dalam penggambaran detail. Sargent dengan cermat menggambarkan setiap elemen dalam adegan ini, termasuk prajurit yang merawat sesama prajurit yang terluka, tenda-tenda medis, dan kepulan asap dari serangan gas yang baru saja terjadi.

“Gassed” menggambarkan ketidakmanusiaan perang dan dampak mengerikan dari senjata kimia pada prajurit.

Karya ini menciptakan suasana yang kuat tentang penderitaan dan kegagalan manusia di tengah kekacauan perang.

Lukisan ini dapat ditemukan di Imperial War Museum di London dan tetap menjadi salah satu karya seni paling terkenal yang menggambarkan pengalaman perang dalam sejarah seni rupa.”

Penutup

Itulah beberapa contoh lukisan aliran realisme yang harus kamu ketahui! Jadi, apa sekarang kamu makin tahu tentang lukisan realisme melalui contoh lukisan aliran realisme di sini?

Kamu bisa menyimak artikel sejenis di website Mamikos secara gratis loh! Yuk baca juga artikel-artikel lain dari Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta