50 Contoh Majas Kontradiksi Interminus, Pengertian dan Ciri-Cirinya
Ada banyak majas di dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Salah satunya majas kontradiksi interminus. Apa itu dan bagaimana contohnya, simak tulisan ini.
30 Contoh Majas Kontradiksi Interminus, Pengertian dan Ciri-Cirinya – Ada berbagai macam majas yang digunakan dalam Bahasa Indonesia, antara lain adalah majas pertentangan. Majas pertentangan terdiri dari banyak macam, salah satu yang akan Mamikos bahas di artikel ini adalah contoh majas kontradiksi interminus.
Majas pertentangan menggambarkan sesuatu dengan cara memakai kata yang bertentangan atau kebalikan dari makna sebenarnya. Berikut akan dijelaskan mengenai pengertian, ciri-ciri majas kontradiksi interminus serta penggunaannya dalam kalimat.
Daftar Isi
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Majas Kontradiksi Interminus

Pemakaian majas di dalam sebuah karya bertujuan agar penyampaian kalimat menjadi lebih memikat, menarik, dan menjadi karakteristik sebuah tulisan. Salah satu majas yang sering digunakan adalah kontradiksi interminus, inilah penjelasannya.
Apa Itu Majas Kontradiksi Interminus
Ada beberapa jenis majas pertentangan, seperti litotes, paradoks, antitesis, dan lain-lain. Kali ini Mamikos akan membahas mengenai majas kontradiksi interminus.
Majas kontradiksi interminus adalah gaya bahasa dimana terdapat sebuah pernyataan yang merupakan sangkalan dari pernyataan yang telah disebutkan sebelumnya. Bagaimana ciri-cirinya?
Ciri-Ciri Majas Kontradiksi Interminus
Jika ingin menggunakan gaya bahasa kontradiksi interminus di dalam sebuah karya tulis, pahami dulu karakternya. Ciri-ciri majas kontradiksi interminus adalah:
- Adanya kalimat yang menjabarkan beberapa jenis, ragam maupun klasifikasi dan disertai pengecualian. Kalimat pengecualian ini akan berbeda dari hal yang telah dipaparkan sebelumnya.
- Susunan kalimat pada contoh majas kontradiksi interminus biasanya menggunakan kata “akan tetapi”, “kecuali”, “terkecuali”, “tinggal”, dan “hanya”.
50 Contoh Majas Kontradiksi Interminus
Cara membuat kalimat untuk dijadikan majas kontradiksi interminus sama saja dengan majas pertentangan lain. Susunlah kata-kata sebagai pernyataan inti, kemudian buatlah kata-kata lain membentuk pernyataan yang menjadi penyangkalan atas pernyataan inti.
Halaman:


