Advertisement
Source : pexels.com/Coy

13 Contoh Organisme Bersel Satu beserta Jenis-jenisnya Lengkap

Memahami apa saja contoh organisme bersel satu beserta jenisnya lengkap dapat menambah wawasan dan persiapan menghadapi tugas maupun ujian harian.

6 Agustus 2026 Nana
  • Perbedaan Peran:
  1. Amoeba proteus: Hidup bebas di air tawar, memakan bakteri dan protozoa kecil, serta berperan penting dalam rantai makanan mikro.
  2. Entamoeba histolytica: Parasit spesifik manusia yang dapat menembus mukosa usus besar, menyebabkan penyakit disentri amuba dan dapat menyebar ke hati.

7. Paramecium caudatum

  • Taksonomi: Protista–Protozoa (Kelas Ciliata).
  • Struktur Seluler Kompleks:
  1. Memiliki dua inti sel: Mikronukleus (untuk reproduksi seksual/konjugasi) dan Makronukleus (mengontrol metabolisme harian).
  2. Memiliki vakuola kontraktil berstruktur bintang yang berdenyut memompa kelebihan air keluar sel (osmoregulasi).
  • Reproduksi:
  • Aseksual: Membelah diri secara melintang (transverse binary fission).
  • Seksual: Konjugasi (pertukaran materi genetik antar dua sel).
Unit atau Bagian Terkecil yang Menyusun Tubuh Makhluk Hidup Disebut?

8. Trypanosoma gambiense

  • Taksonomi: Protista – Protozoa (Kelas Flagellata/Kinetoplastida).
  • Siklus Hidup Dua Inang:
  1. Hidup dan berkembang biak di saluran pencernaan lalat tsetse (Glossina).
  2. Berpindah ke darah dan cairan otak manusia melalui gigitan lalat, menyebabkan Penyakit Tidur Afrika (African Trypanosomiasis).
  3. Mekanisme Pertahanan: Mampu mengubah protein membran luarnya secara berkala (antigenic variation), sehingga sulit dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh manusia.

9. Plasmodium falciparum

  • Taksonomi: Protista – Protozoa (Kelas Sporozoa/Apicomplexa).
  • Siklus Hidup Kompleks:
  1. Fase Seksual (Sporogoni): Terjadi di dalam tubuh nyamuk Anopheles betina.
  2. Fase Aseksual (Skizogoni): Terjadi di dalam sel hati dan sel darah merah (eritrosit) manusia.
  • Dampak Klinis: Merusak sel darah merah secara masif, memicu demam tinggi berkala, anemia berat, dan dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah otak (malaria cerebral).

10. Euglena viridis

  • Taksonomi: Protista – Alga Uniseluler / Protozoa (Kelas Flagellata).
  • Karakter Mixotrof (Ganda):
  1. Mixonutrisi: Jika ada cahaya, bereaksi sebagai autotrof dengan kloroplasnya. Jika gelap, bereaksi sebagai heterotrof menyerap nutrisi organik dari lingkungan.
  2. Organel Khusus:
  • Stigma (Bintik Mata): Mengandung pigmen peka cahaya untuk mengarahkan gerakan (fototaksis) menuju sumber cahaya.
  • Memiliki pelikel (lapisan protein fleksibel di bawah membran sel) sehingga bentuk selnya bisa sedikit berubah saat berenang.

11. Diatom (misal: Navicula)

  • Taksonomi: Protista – Alga Uniseluler (Kelas Bacillariophyceae).
  • Cangkang Silika (Frustula): Dinding sel nya tembus pandang berbahan hidrated silicon dioxide (SiO2) dan terdiri dari dua bagian (katup atas/epiteka dan katup bawah/hipoteka) seperti kotak perhiasan.
  • Manfaat Ekonomi dan Ekologis:
  1. Menyumbang 20-40% fotosintesis global laut.
  2. Fosil Diatom yang mengendap di dasar laut membentuk tanah diatom (diatomaceous earth), digunakan untuk bahan penyaring, isolator panas, dan bahan penggosok/ampelas halus.

12. Chlorella vulgaris

  • Taksonomi: Protista–Alga Hijau Uniseluler (Divisi Chlorophyta).
  • Kandungan Nutrisi: Mengandung sekitar 50–60% protein, vitamin B-kompleks, zat besi, dan asam lemak esensial.
  • Kelebihan Ekologis: Laju fotosintesisnya sangat efisien dibanding tumbuhan tingkat tinggi.
  • Aplikasi:
  1. Protein Sel Tunggal (PST): Diproduksi secara massal sebagai makanan kesehatan alternatif.
  2. Fitoremediasi: Digunakan dalam pengolahan limbah cair untuk menyerap logam berat dan nutrisi berlebih.

13. Saccharomyces cerevisiae

  • Taksonomi: Fungi–Jamur Uniseluler (Kelas Ascomycetes).
  • Metabolisme Fermentasi: Dalam kondisi anaerobik, ragi memecah glukosa menjadi etanol dan karbon dioksida.
  • Cara Reproduksi: Utama secara aseksual melalui pembentukan tunas (budding), di mana sel induk membentuk penonjolan kecil yang membesar lalu memisah.
  • Peran Industri:
  1. Gas CO2 yang dihasilkan berfungsi mengembangkan adonan roti.
  2. Etanol yang dihasilkan digunakan dalam industri minuman beralkohol dan untuk produksi bioetanol.

Informasi Tambahan Mengenai Organisme Bersel Satu

Selain klasifikasi dan contoh-contoh organisme bersel satu secara spesifik yang sudah dibahas di atas, ada beberapa konsep kunci dan aspek fundamental yang sangat penting untuk melengkapi pemahaman kamu di artikel ini.

Berikut Mamikos uraikan juga beberapa poin informasi tambahan yang krusial untuk kamu ketahui sebagai berikut:

1. Mekanisme Osmoregulasi (Menjaga Keseimbangan Air)

Karena tubuhnya hanya terdiri dari satu sel, organisme air tawar (seperti Amoeba dan Paramecium) terus-menerus kemasukan air dari lingkungannya melalui proses osmosis.

Lalu, kenapa mereka tidak pecah/meledak?

Organisme ini memiliki organel khusus bernama vakuola kontraktil. Organel sat ini bekerja layaknya “pompa air” bawaan sel yang bertugas mengumpulkan kelebihan air dari dalam sitoplasma, lalu berdenyut mengeluarkannya ke luar sel secara berkala.

Halaman:

Advertisement