13 Contoh Panggilan Sayang Bahasa Jawa untuk Pasangan yang Unik dan Tidak Lebay

Panggilan sayang yang unik kepada pasangan dinilai dapat merawat cinta. Di dalam bahasa Jawa, ada beberapa panggilan sayang unik yang dapat kamu coba.

02 Desember 2022 Zuly Kristanto

13 Contoh Panggilan Sayang Bahasa Jawa untuk Pasangan yang Unik dan Tidak Lebay – Sebenarnya apabila dicermati, setiap pasangan pastilah memiliki panggilan khusus kepada kekasih hatinya. Hanya saja kita kerap kali mengabaikannya.

Mengenai alasan kita mengabaikannya pun beragam. Ada yang merasa iri, risih, atau bisa juga karena belum memiliki pasangan.

Dalam artikel ini mamikos akan menampilkan beberapa contoh panggilan sayang bahasa Jawa, lengkap dari berbagai daerah Jawa!

Beberapa Panggilan Sayang Bahasa Jawa yang unik dan Tidak Lebay

13 Contoh Panggilan Sayang Bahasa Jawa untuk Pasangan yang Unik dan Tidak Lebay
okezone.com

1. Baba dan Bibi

Panggilan sayang ini berasal dari kata Bapa dan Biyung yang memiliki makna Bapak dan Ibu dalam bahasa Jawa.

Baba mulanya berasal kata Bapa yang memiliki makna bapak atau ayah dalam bahasa Jawa.

Sementara, Bibi di sini bukan berarti tante karena Bibi di sini diambil dari kata Biyung yang memiliki makna ibu dalam bahasa Jawa.

Bagi kamu yang baru menikah panggilan sayang ini dapat kamu gunakan agar terlihat unik.

Kemungkinan banyak yang mengira panggilan sayang ini bukanlah berasal dari bahasa Jawa.

Padahal bapa dan biyung merupakan panggilan sayang bagi suami dan istri yang telah dikenal oleh masyarakat Jawa sejak ratusan tahun yang lalu.

2. Kakek dan Ninek

Di daerah Trenggalek, sebutan ini lumrah digunakan untuk menyebut pasangan suami dan istri yang sudah lama menikah. Meski belum dikaruniai cucu, tapi sebutan ini tetap dapatlah digunakan.

Sebab, kaya kakek di sini digunakan sebagai panggilan sayang kepada suami. sementara Ninek di sini digunakan sebagai panggilan sayang kepada istri.

3. Wo dan Jo

Di sebagian daerah Tulungagung sebutan ini sering digunakan oleh pasangan suami dan istri yang telah menikah cukup lama.

Panggilan sayang ini hanya dapat digunakan bagi mereka yang sudah menikah saja. Sementara bagi mereka yang masih pacaran. Panggilan sayang ini belumlah dapat digunakan.

Kata Wo di sini berasal dari kata Siwo yang dalam bahasa Jawa memiliki makna paman atau orang laki-laki yang dihormati. Sementara Jo sendiri berasal dari kata bojo.

Nah, sebutan Jo di sini digunakan untuk panggilan sayang dari istrinya Siwo tadi.

Close